Senin, 27 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Susahnya Padamkan Kebakaran Gudang Plastik di Cengkareng, Api Bertahan Berhari-hari

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
26 Mei 2026
in Megapolitan
A A
0
Susahnya Padamkan Kebakaran Gudang Plastik di Cengkareng, Api Bertahan Berhari-hari

Foto: dok. kompas.com

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Kebakaran hebat yang melanda gudang plastik di kawasan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, menjadi salah satu insiden paling sulit ditangani petugas pemadam kebakaran dalam beberapa waktu terakhir. Hingga memasuki hari keempat setelah api pertama kali muncul pada Senin (18/5/2026), proses pemadaman masih terus berlangsung.

Kebakaran terjadi di gudang plastik yang berada di Jalan Peternakan Raya, Gang Semut, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Material plastik dalam jumlah besar membuat api sulit dipadamkan dan terus memunculkan titik bara di bawah reruntuhan bangunan.

Petugas dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat menghadapi tantangan besar karena sebagian bangunan gudang ambruk dan menimpa tumpukan plastik di dalamnya.

Kepala Seksi Operasi Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, menjelaskan bahwa api masih tersembunyi di bawah puing-puing sehingga semprotan air sulit menjangkau pusat kebakaran.

Artikel Terkait

Usai Bentrokan Maut di Menteng, Jalan Tambak Jakarta Pusat Masih Dijaga Aparat

Kasus Intimidasi Satpam Bundaran HI Berakhir Damai, Proses Hukum dan Etik Tetap Berlanjut

Pria di Bekasi Diduga Cabuli Anak 12 Tahun, Korban Diiming-imingi Bakso dan Uang

“Masih pendinginan, lama. Ini kan plastik, tumpukannya juga tinggi yang ambruk, jadi harus diurai dulu pakai beko,” ujar Syaiful.

Karakteristik material plastik yang mudah terbakar dan meleleh juga membuat bara api terus muncul meski permukaan tampak sudah padam.

Untuk mempercepat proses pemadaman, petugas akhirnya menggunakan alat berat berupa ekskavator atau beko guna mengurai reruntuhan bangunan dan membuka akses menuju titik api.

Selain itu, pemantauan udara menggunakan drone dilakukan secara berkala untuk mendeteksi titik panas yang masih aktif di bawah material bangunan.

“Masih ada api yang sembunyi di balik reruntuhan bangunan itu,” kata Syaiful.

Sebanyak 18 unit armada pemadam dan sekitar 90 personel masih disiagakan di lokasi selama proses pendinginan berlangsung. Pada awal kejadian, total pengerahan mencapai 27 armada dan 135 personel.

Kebakaran gudang plastik tersebut juga memunculkan asap hitam pekat yang membumbung tinggi dan terlihat dari berbagai wilayah di Jakarta Barat. Sejumlah rekaman warga memperlihatkan kobaran api besar disertai suara ledakan dari dalam gudang.

Beruntung, petugas berhasil melokalisasi api agar tidak merembet ke permukiman warga di sekitar lokasi.

Meski demikian, beberapa petugas dilaporkan mengalami gangguan kesehatan akibat proses pemadaman yang berlangsung lama, termasuk terkena semburan nozzle dan sesak napas karena paparan asap tebal.

Hingga kini, pihak pemadam kebakaran belum dapat memastikan kapan proses pemadaman benar-benar selesai. Banyaknya titik asap di bawah reruntuhan membuat proses pendinginan membutuhkan waktu lebih panjang dari perkiraan awal.

“Saya enggak bisa prediksi,” ujar Syaiful terkait target pemadaman total.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran gudang plastik di Cengkareng masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.(dhil)

Topik: cengkarenggudangb plastikKebakaran

TerkaitBerita

Usai Bentrokan Maut di Menteng, Jalan Tambak Jakarta Pusat Masih Dijaga Aparat
Megapolitan

Usai Bentrokan Maut di Menteng, Jalan Tambak Jakarta Pusat Masih Dijaga Aparat

oleh Editor : Affandy
27 Juli 2026
Kasus Intimidasi Satpam Bundaran HI Berakhir Damai, Proses Hukum dan Etik Tetap Berlanjut
Megapolitan

Kasus Intimidasi Satpam Bundaran HI Berakhir Damai, Proses Hukum dan Etik Tetap Berlanjut

oleh Editor : Affandy
26 Juli 2026
Megapolitan

Pria di Bekasi Diduga Cabuli Anak 12 Tahun, Korban Diiming-imingi Bakso dan Uang

oleh Editor : Affandy
25 Juli 2026
Pemprov DKI Perkuat Pasokan Cabai, Bawang, dan Telur untuk Jaga Inflasi Tetap Terkendali
Megapolitan

Pemprov DKI Perkuat Pasokan Cabai, Bawang, dan Telur untuk Jaga Inflasi Tetap Terkendali

oleh Editor : Affandy
24 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

PNJ Dorong Daya Saing UMKM Perempuan Lewat Smart Budgeting

PNJ Dorong Daya Saing UMKM Perempuan Lewat Smart Budgeting

27 Juli 2026
iPhone 18 Series Dirumorkan Meluncur September 2026, Ini Bocoran Fitur dan Jadwal Rilisnya

iPhone 18 Series Dirumorkan Meluncur September 2026, Ini Bocoran Fitur dan Jadwal Rilisnya

27 Juli 2026
Penampakan Klinik Tempat Ditemukannya Sutrimo Tak Bernyawa di Jaksel, Kini Dipasang Garis Polisi

Penampakan Klinik Tempat Ditemukannya Sutrimo Tak Bernyawa di Jaksel, Kini Dipasang Garis Polisi

27 Juli 2026
Usai Bentrokan Maut di Menteng, Jalan Tambak Jakarta Pusat Masih Dijaga Aparat

Usai Bentrokan Maut di Menteng, Jalan Tambak Jakarta Pusat Masih Dijaga Aparat

27 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4072 shares
    Share 1629 Tweet 1018
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    601 shares
    Share 240 Tweet 150
  • Bocoran iPhone 18 Series Makin Lengkap, Ini Perbedaan iPhone 18, iPhone 18 Pro, dan iPhone 18 Pro Max

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Bocoran iPhone 18 Pro: Kamera Disebut Bakal Jadi yang Tercanggih Sepanjang Sejarah Apple

    327 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Subsidi Motor Listrik 2026 Bikin Harga Makin Terjangkau, Ada yang Mulai Rp6 Jutaan

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya