Senin, 10 Agustus 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Olahraga

Keputusan Wasit Bikin Gaduh Seri Final IBL 2026

Editor : Memoarto oleh Editor : Memoarto
26 Juni 2026
in Olahraga
A A
0
SARAT KONFLIK: Game 4 digelar pada hari ini Jumat (26/6/2026), pukul 19.00 di GOR Laga Tangkas, Pakansari, Bogor, Jawa Barat. (Foto: Dok./IBL)

SARAT KONFLIK: Game 4 digelar pada hari ini Jumat (26/6/2026), pukul 19.00 di GOR Laga Tangkas, Pakansari, Bogor, Jawa Barat. (Foto: Dok./IBL)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA – Seri Final Indonesian Basketball League (IBL) 2026 kembali menjadi sorotan publik. Khususnya berbagai keputusan wasit yang terus menjadi bahan perdebatan di kalangan pendukung, pengamat, dan insan basket nasional.

Salah seorang pendukung Pelita Jaya, Danny, mengatakan, dirinya berharap pertandingan ditentukan oleh kualitas permainan pemain dan pelatih. “Sayangnya, setelah hampir setiap game yang ramai dibahas justru keputusan wasit. Final sebesar ini seharusnya dikenang karena basketnya, bukan karena kontroversinya,” kata Danny, tegas.

Sementara itu, pendukung Bogor Hornbills, Tedi, menginginkan pertandingan berjalan adil dan konsisten untuk kedua tim. “Menurut saya, masih ada beberapa keputusan yang membingungkan penonton,” ungkap Tedi.

Sebagaimana telah diberitakan, IBL 2026 telah memasuki pertandingan keempat. Hingga tiga laga yang telah berlangsung, Pelita Jaya unggul sementara dengan kedudukan 2-1 atas Bogor Hornbills. Game 4 digelar pada hari ini Jumat (26/6/2026), pukul 19.00 di GOR Laga Tangkas, Pakansari, Bogor, Jawa Barat.

Artikel Terkait

Dorong Ekonomi Lokal & Sport Tourism, Indomaret Run 2026 Siap Digelar 22 November

ASICS Rayakan Semangat Bergerak Lewat GEL-STRATUS MC™ Pop Up Experience

Fermin Aldeguer Absen di MotoGP Inggris Karena Retak Tulang Belakang

Pada Final Game 1 dan Game 2, Pelita Jaya harus kehilangan salah satu pemain asingnya, Darious Motten, akibat foul out. Sebaliknya, pada Game 3, pemain Bogor Hornbills sekaligus MVP IBL 2026, Travin Thibodeaux, juga harus mengakhiri pertandingan lebih cepat setelah dinyatakan foul out, termasuk melalui dua offensive foul.

IBL pada babak Final menggunakan format kepemimpinan pertandingan yang terdiri dari dua wasit asing rekomendasi FIBA dan satu wasit lokal. Pada Game 3, pertandingan dipimpin oleh Urushima (Jepang), Alhejaili (Arab Saudi), serta Budi Marfan, salah satu wasit lokal Indonesia.

Namun demikian, beberapa keputusan dalam pertandingan kembali memunculkan tanda tanya besar di kalangan pecinta basket Indonesia. Salah satu momen yang paling banyak diperbincangkan adalah pemberian technical foul kepada pelatih Bogor Hornbills.

Selain itu, terdapat insiden ketika Travin Thibodeaux melakukan gerakan hook terhadap pemain Pelita Jaya, Jeff Withey. Pada awalnya, insiden tersebut hanya diputus sebagai personal foul, sebelum akhirnya ditinjau melalui Coach’s Challenge yang diajukan oleh pelatih Pelita Jaya, Dave Singleton, dan kemudian di-upgrade menjadi unsportsmanlike foul.

Peristiwa tersebut kembali memunculkan diskusi mengenai konsistensi penerapan aturan permainan. Berdasar Official Basketball Rules FIBA dan Peraturan Pelaksanaan IBL, tindakan hooking yang berlebihan atau memenuhi unsur tindakan berbahaya dapat dipertimbangkan sebagai disqualifying foul, bergantung pada penilaian wasit dan hasil evaluasi liga. (rls/why/mmr)

 

TerkaitBerita

Dorong Ekonomi Lokal & Sport Tourism, Indomaret Run 2026 Siap Digelar 22 November
Olahraga

Dorong Ekonomi Lokal & Sport Tourism, Indomaret Run 2026 Siap Digelar 22 November

oleh Editor : Akula
7 Agustus 2026
ASICS Rayakan Semangat Bergerak Lewat GEL-STRATUS MC™ Pop Up Experience
Olahraga

ASICS Rayakan Semangat Bergerak Lewat GEL-STRATUS MC™ Pop Up Experience

oleh Editor : Affandy
1 Agustus 2026
CEDERA SERIUS: Fermin Aldeguer absen di MotoGP Inggris. (Foto: AFP/EVARISTO SA)
Olahraga

Fermin Aldeguer Absen di MotoGP Inggris Karena Retak Tulang Belakang

oleh Editor : Memoarto
1 Agustus 2026
Aston Villa Datang ke Jakarta Bawa Trofi Liga Europa, Garnacho Siap Debut Lawan Indonesia All Stars
Olahraga

Aston Villa Datang ke Jakarta Bawa Trofi Liga Europa, Garnacho Siap Debut Lawan Indonesia All Stars

oleh Editor : Affandy
29 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

LPDB Koperasi Perluas Akses Pembiayaan Dana Bergulir ke Koperasi Sektor Riil dengan Proses Transparan dan Akuntabel

LPDB Koperasi Perluas Akses Pembiayaan Dana Bergulir ke Koperasi Sektor Riil dengan Proses Transparan dan Akuntabel

10 Agustus 2026
JBL Perbarui Sound Curve Tour ONE M3, Hadirkan Audio Lebih Natural dan Antarmuka Lebih Intuitif

JBL Perbarui Sound Curve Tour ONE M3, Hadirkan Audio Lebih Natural dan Antarmuka Lebih Intuitif

10 Agustus 2026
Ananta Rispo Keluar dari Zona Nyaman demi Ersya Aurelia di Film Ketok Magic

Ananta Rispo Keluar dari Zona Nyaman demi Ersya Aurelia di Film Ketok Magic

10 Agustus 2026
Peneliti IPB Prediksi Fenomena Kuantum Baru, Geometri Celah Ganda Bisa Kendalikan Ketidakpastian

Peneliti IPB Prediksi Fenomena Kuantum Baru, Geometri Celah Ganda Bisa Kendalikan Ketidakpastian

10 Agustus 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4281 shares
    Share 1712 Tweet 1070
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    678 shares
    Share 271 Tweet 170
  • Manchester United Siapkan Skuad Baru Jelang Musim Depan

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, 784 Personel Gabungan Disiagakan

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Arsenal Tak Sabar Boyong Bruno Guimaraes Dari Newcastle

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya