Jumat, 26 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Olahraga

Keputusan Wasit Bikin Gaduh Seri Final IBL 2026

Editor : Memoarto oleh Editor : Memoarto
26 Juni 2026
in Olahraga
A A
0
SARAT KONFLIK: Game 4 digelar pada hari ini Jumat (26/6/2026), pukul 19.00 di GOR Laga Tangkas, Pakansari, Bogor, Jawa Barat. (Foto: Dok./IBL)

SARAT KONFLIK: Game 4 digelar pada hari ini Jumat (26/6/2026), pukul 19.00 di GOR Laga Tangkas, Pakansari, Bogor, Jawa Barat. (Foto: Dok./IBL)

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA – Seri Final Indonesian Basketball League (IBL) 2026 kembali menjadi sorotan publik. Khususnya berbagai keputusan wasit yang terus menjadi bahan perdebatan di kalangan pendukung, pengamat, dan insan basket nasional.

Salah seorang pendukung Pelita Jaya, Danny, mengatakan, dirinya berharap pertandingan ditentukan oleh kualitas permainan pemain dan pelatih. “Sayangnya, setelah hampir setiap game yang ramai dibahas justru keputusan wasit. Final sebesar ini seharusnya dikenang karena basketnya, bukan karena kontroversinya,” kata Danny, tegas.

Sementara itu, pendukung Bogor Hornbills, Tedi, menginginkan pertandingan berjalan adil dan konsisten untuk kedua tim. “Menurut saya, masih ada beberapa keputusan yang membingungkan penonton,” ungkap Tedi.

Sebagaimana telah diberitakan, IBL 2026 telah memasuki pertandingan keempat. Hingga tiga laga yang telah berlangsung, Pelita Jaya unggul sementara dengan kedudukan 2-1 atas Bogor Hornbills. Game 4 digelar pada hari ini Jumat (26/6/2026), pukul 19.00 di GOR Laga Tangkas, Pakansari, Bogor, Jawa Barat.

Artikel Terkait

Cari Bintang Baru dari Semua Cabang Olahraga, Kratingdaeng Red Bull Next Generation Resmi Diluncurkan

Lepaskan Bagnaia, Ducati Pilih Pedro Acosta Jadi Tandem Marc Marquez

Hari Hidrasi Nasional Jadi Momentum Membangun Kebiasaan Hidrasi yang Lebih Baik dan Konsisten

Pada Final Game 1 dan Game 2, Pelita Jaya harus kehilangan salah satu pemain asingnya, Darious Motten, akibat foul out. Sebaliknya, pada Game 3, pemain Bogor Hornbills sekaligus MVP IBL 2026, Travin Thibodeaux, juga harus mengakhiri pertandingan lebih cepat setelah dinyatakan foul out, termasuk melalui dua offensive foul.

IBL pada babak Final menggunakan format kepemimpinan pertandingan yang terdiri dari dua wasit asing rekomendasi FIBA dan satu wasit lokal. Pada Game 3, pertandingan dipimpin oleh Urushima (Jepang), Alhejaili (Arab Saudi), serta Budi Marfan, salah satu wasit lokal Indonesia.

Namun demikian, beberapa keputusan dalam pertandingan kembali memunculkan tanda tanya besar di kalangan pecinta basket Indonesia. Salah satu momen yang paling banyak diperbincangkan adalah pemberian technical foul kepada pelatih Bogor Hornbills.

Selain itu, terdapat insiden ketika Travin Thibodeaux melakukan gerakan hook terhadap pemain Pelita Jaya, Jeff Withey. Pada awalnya, insiden tersebut hanya diputus sebagai personal foul, sebelum akhirnya ditinjau melalui Coach’s Challenge yang diajukan oleh pelatih Pelita Jaya, Dave Singleton, dan kemudian di-upgrade menjadi unsportsmanlike foul.

Peristiwa tersebut kembali memunculkan diskusi mengenai konsistensi penerapan aturan permainan. Berdasar Official Basketball Rules FIBA dan Peraturan Pelaksanaan IBL, tindakan hooking yang berlebihan atau memenuhi unsur tindakan berbahaya dapat dipertimbangkan sebagai disqualifying foul, bergantung pada penilaian wasit dan hasil evaluasi liga. (rls/why/mmr)

 

TerkaitBerita

Cari Bintang Baru dari Semua Cabang Olahraga, Kratingdaeng Red Bull Next Generation Resmi Diluncurkan
Olahraga

Cari Bintang Baru dari Semua Cabang Olahraga, Kratingdaeng Red Bull Next Generation Resmi Diluncurkan

oleh Editor : Akula
25 Juni 2026
AKHIR PETUALANGAN: Francesco Bagnia melakukan selebrasi. Ducati resmi berpisah dengan Francesco Bagnaia. Sebagai gantinya, Ducati merekrut Pedro Acosta sebagai tandem baru Marc Marquez. (Foto: motogp.com)
Olahraga

Lepaskan Bagnaia, Ducati Pilih Pedro Acosta Jadi Tandem Marc Marquez

oleh Editor : Memoarto
25 Juni 2026
Hari Hidrasi Nasional Jadi Momentum Membangun Kebiasaan Hidrasi yang Lebih Baik dan Konsisten
Olahraga

Hari Hidrasi Nasional Jadi Momentum Membangun Kebiasaan Hidrasi yang Lebih Baik dan Konsisten

oleh Editor : Affandy
23 Juni 2026
SANKSI BERAT: Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi mencium motor Aprilia RS-GP25. (Foto Ilustrasi: ANTARA/X/MotoGP)
Olahraga

Marco Bezzecchi Kena Sanksi Berat Setelah Pukul Marshal

oleh Editor : Memoarto
21 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Lebih dari Pelindungan Finansial: Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjadi Sahabat di Tengah Risiko

Lebih dari Pelindungan Finansial: Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjadi Sahabat di Tengah Risiko

26 Juni 2026
Harga Bitcoin Anjlok ke Rp1,05 Miliar, Investor Pilih Berlindung dari Risiko Pelemahan

Harga Bitcoin Anjlok ke Rp1,05 Miliar, Investor Pilih Berlindung dari Risiko Pelemahan

26 Juni 2026
Kasus Pengamen Bakar Pagar Rumah di Bekasi Berakhir Damai, Diselesaikan Lewat Restorative Justice

Kasus Pengamen Bakar Pagar Rumah di Bekasi Berakhir Damai, Diselesaikan Lewat Restorative Justice

26 Juni 2026
Mendikti Bungkam Soal Mahasiswa UBK Terima Rp20 Juta dan Keterlibatan Eks Ketua BEM UGM

Mendikti Bungkam Soal Mahasiswa UBK Terima Rp20 Juta dan Keterlibatan Eks Ketua BEM UGM

26 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3578 shares
    Share 1431 Tweet 895
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    447 shares
    Share 179 Tweet 112
  • Marco Bezzecchi Kena Sanksi Berat Setelah Pukul Marshal

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Dua Pabrik Komponen Otomotif Jepang di Jatim Dikabarkan Bakal PHK Ribuan Karyawan, Produksi Disebut Pindah ke Vietnam

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya