Koranindopos.com, Jakarta – VM Pictures mulai menyiapkan proyek film perdananya yang ditargetkan masuk tahap produksi pada akhir 2026. Rumah produksi yang digawangi Viola Harahap, Muhtar Mili, Kicky Herlambang, dan Lukman Hqeem itu kini tengah mematangkan sejumlah kebutuhan sebelum kamera mulai digunakan.
Viola Harahap mengatakan, film menjadi salah satu langkah awal VM Pictures untuk memperkenalkan karya mereka kepada publik. Karena itu, proses persiapan menjadi perhatian sebelum proyek tersebut benar-benar masuk ke tahap pengambilan gambar.
“Buat kami, VM Pictures bukan hanya soal mendirikan sebuah perusahaan. Kami ingin mulai dari karya. Karena itu, film menjadi salah satu langkah pertama yang kami persiapkan,” ucap Viola dalam keterangan resminya.
Saat ini, sejumlah kebutuhan produksi masih disiapkan, mulai dari pengembangan cerita, pemilihan kru dan pemain hingga kebutuhan teknis. Menurut Viola, setiap film memiliki proses yang berbeda sehingga persiapan perlu dilakukan secara matang.
“Setiap film punya prosesnya sendiri. Kami sedang mempersiapkan semuanya supaya ketika masuk produksi, tim sudah memiliki arah yang jelas,” katanya.
VM Pictures sendiri tidak hanya menempatkan film sebagai bidang usahanya. Rumah produksi ini juga menyiapkan sejumlah lini lain, yakni periklanan, multimedia digital, podcast, serta produksi musik dan video klip.
Muhtar Mili menjelaskan, berbagai bidang tersebut memang menjadi bagian dari rencana kerja VM Pictures. Namun untuk tahap awal, mereka ingin memastikan proyek yang sudah disiapkan bisa benar-benar diwujudkan.
“Film menjadi salah satu fokus utama kami. Tetapi kami juga melihat ada advertising, multimedia, podcast, dan music. Lima bidang ini menjadi bagian dari kegiatan VM Pictures,” kata Muhtar.
“Yang paling penting sekarang adalah kita produksi dulu. Kita buktikan bahwa proyek yang sudah disiapkan bisa diwujudkan menjadi karya,” lanjutnya.
Dalam menjalankan proyeknya, VM Pictures juga membuka peluang kerja sama antara pekerja kreatif yang sudah berpengalaman dengan talenta baru. Pola tersebut diharapkan dapat mempertemukan berbagai pengalaman dan gagasan dalam satu produksi.
Bagi Viola, keberadaan sebuah rumah produksi pada akhirnya akan dikenal melalui karya yang dihasilkan. Karena itu, film pertama ini menjadi bagian penting dari langkah awal VM Pictures di industri perfilman.
“Orang akan mengenal kita dari karya yang kita buat. Jadi kami ingin mempersiapkan film ini dengan serius, mulai dari cerita sampai seluruh proses produksinya,” ujar Viola.
Selain mempersiapkan produksi, VM Pictures juga menyiapkan kanal digital untuk memperkenalkan perusahaan dan berkomunikasi dengan publik selama proses pengembangan karya berlangsung.
Lukman Hqeem yang menangani Story, Development & Content melihat komunikasi tersebut tetap bisa dilakukan meski proses pembuatan film membutuhkan waktu cukup panjang.
“Film memang membutuhkan proses yang panjang. Tetapi perusahaan tetap bisa berkomunikasi dengan publik selama proses itu berjalan,” kata Viola.
Dengan target pengambilan gambar pada akhir 2026, VM Pictures kini masih berada dalam tahap persiapan untuk mewujudkan film perdananya.
“Kami tahu perjalanan ini tidak sebentar. Tapi semuanya harus dimulai dari satu karya, satu produksi, dan satu langkah nyata,” tandasnya. (BRG/Hend)










