Minggu, 25 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Menerka Sinyal Jokowi Bakal Kocok Ulang Kabinet

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
12 Juni 2022
in Nasional
A A
0
Menerka Sinyal Jokowi Bakal Kocok Ulang Kabinet

KODE RESHUFFLE: Presiden Joko Widodo menghadiri perayaan 50 tahun Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Tahun 2022 di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat pada Jumat (10/6/2022). (foto: @BPMI Setpres)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, koranindopos.com – Kocok ulang Kabinet Indonesia Maju tengah mengemuka ke publik. Kabarnya, langkah tersebut dilakukan Presiden Joko Widodo karena alasan koordinasi antarkementerian yang tidak sinkron.

Banyak pihak yang mulai menerka-nerka recana reshuffle tersebut. Salah seorangnya Bhima Yudhistira, Ekonom dan Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios). Dia mengatakan, koordinasi yang tidak sinkron antarkementerian. Misalnya dalam penanganan minyak goreng yang belum usai dengan gonta ganti kebijakan.

Kemudian, persoalan jatah Pertalite dan solar bagi masyarakat tak mampu yang menggunakan aplikasi My Pertamina, padahal pemerintah memiliki data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

”Nah ini kan artinya ada ketidakpercayaan sama Kementerian Sosial, masalah data saja belum selesai sampai sekarang,” kata Bhima dalam diskusi virtual pada Sabtu (11/6/2022).

Artikel Terkait

Alami Patah Tulang dan Retak Tubuh, Driver Ojol Korban Kecelakaan BYD di Blok M Masih Dirawat di ICU

Naik Kelas ke Standar World Athletics Gold Label, Jakarta Running Festival 2026 Gandeng Le Minerale Jaga Hidrasi 37.000 Pelari

Atasi Akar Masalah Kampung Narkoba, Mendagri Ungkap Target Bedah 450.000 Rumah Tak Layak Huni

Alasan lain, melihat pada tantangan ekonomi yang semakin kompleks, meski kasus Covid-19 mulai turun. Kondisi ekonomi saat ini membutuhkan sosok-sosok baru yang kompeten dan kompatibel.

Kemudian jelang tahun politik 2024, saat ini suhu politik mulai memanas. Bhima berharap Jokowi mulai melihat bagaimana para menteri bisa membagi waktu antara politik dengan kerja.

”Karena yang dikhawatirkan kalau dari persepsi ekonomi adalah menteri yang kemudian terlalu fokus soal elektoral, maka dia enggak akan fokus untuk membagi terhadap kinerja yang memang menjadi PR utamanya,” ungkap Bhima.

Kemudian, fungsi Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan yang multi sektor, juga dinilai publik cukup menjadi alasan pemerintah untuk menghapus kementerian teknis.

”Publik jadi berpikir, pengusaha juga saya kira banyak yang berpikir jangan-jangan 34 pos kementerian itu terlalu banyak. Satu saja bisa meng-cover banyak sekali isu dan kebijakan ekonomi yang belum selesai,” ujar Bhima.

Sementara itu, politikus PDIP Masinton Pasaribu berpendapat, Reshuffle sejatinya diperlukan untuk evaluasi atas kinerja dan koordinasi di pemerintahan. Pun secara politik reshuffle juga sebagai upaya koreksi atas relasi politik yang ada seperti. Pasalnya, kabinet di pemerintahan tak hanya terdiri dari koalisi partai politik (parpol) tapi juga kalangan nonparpol.

”Saya lihat memang harus segera dilakukan reshuffle bukan hanya wacana tapi tindakan. Ini untuk tingkat kinerja kabinet ya, harus supaya fokus. Tapi jangan juga menteri yang masuk ga fokus lagi, malah manfaatkan buat kampanye,” terangnya.

Presiden Jokowi sendiri terus menuntut jajaran kabinet untuk memacu kinerja. Dia juga berharap agar sosok penggantinya nanti akan melanjutkan tongkat estafet pembangunan. Itu dia sampaikan dalam acara perayaan 50 tahun Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta pada Jumat (10/6/2022).

Jokowi awalnya merespons teriakan ‘lanjutkan’ yang disuarakan oleh Ketum HIPMI Mardani H Maming dan seruan dari Ketua Dewan Pembina Hipmi sekaligus Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.

Jokowi meminta Hipmi hati-hati meneriakkan kata ‘lanjutkan’ sebab saat ini merupakan tahun politik. Jokowi tak mau hal itu menjadi polemik. Jokowi lantas menceritakan saat Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengembuskan usulan perpanjangan masa jabatan presiden. Isu itu lantas memantik demo besar-besaran.

”Pertama menyampaikan Pak Mantan Ketua Hipmi, Pak Menteri Investasi. Karena alasan ini… ini… ini…, lanjutkan. Besoknya, nggak ada sehari, saya didemo besar-besaran. Lho yang ngomong bukan saya, yang didemo saya. Demo dong Pak Bahlil,” ujar Jokowi. (msn/dtn/mmr)

 

Topik: Bhima YudhistiracabinetHIPMIJokowikementerian

TerkaitBerita

Alami Patah Tulang dan Retak Tubuh, Driver Ojol Korban Kecelakaan BYD di Blok M Masih Dirawat di ICU
Peristiwa

Alami Patah Tulang dan Retak Tubuh, Driver Ojol Korban Kecelakaan BYD di Blok M Masih Dirawat di ICU

oleh Editor : Affandy
25 Oktober 2026
Naik Kelas ke Standar World Athletics Gold Label, Jakarta Running Festival 2026 Gandeng Le Minerale Jaga Hidrasi 37.000 Pelari
Nasional

Naik Kelas ke Standar World Athletics Gold Label, Jakarta Running Festival 2026 Gandeng Le Minerale Jaga Hidrasi 37.000 Pelari

oleh Editor : Affandy
25 Oktober 2026
Atasi Akar Masalah Kampung Narkoba, Mendagri Ungkap Target Bedah 450.000 Rumah Tak Layak Huni
Nasional

Atasi Akar Masalah Kampung Narkoba, Mendagri Ungkap Target Bedah 450.000 Rumah Tak Layak Huni

oleh Editor : Affandy
25 Oktober 2026
BANTUAN SOSIAL: Pemberian Dana Bantuan RLH dari Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara kepada salah seorang penerima manfaat I Nyoman Mertha Yasa di Jalan Tukad Balian, Kota Denpasar, Bali pada Sabtu (24/10/2026). (Foto: Dok./Pemkot Denpasar)
Peristiwa

Pemkot Denpasar Salurkan Bantuan Perbaikan 22 Rumah Layak Huni

oleh Editor : Memoarto
25 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Vino G. Bastian Perankan Ayah yang Berjuang Selamatkan Anak dari Kanker Darah di Gasigogi

Vino G. Bastian Perankan Ayah yang Berjuang Selamatkan Anak dari Kanker Darah di Gasigogi

25 Oktober 2026
Perkuat Sistem Ketahanan Nasional, SIERA Anugerahkan Gelar Kehormatan FIHRA untuk 56 Tokoh dan Akademisi

Perkuat Sistem Ketahanan Nasional, SIERA Anugerahkan Gelar Kehormatan FIHRA untuk 56 Tokoh dan Akademisi

25 Oktober 2026
Permintaan Melonjak, Pemesan iPhone Duo Dapat Kejutan Pengiriman Lebih Cepat dari Estimasi Awal

Permintaan Melonjak, Pemesan iPhone Duo Dapat Kejutan Pengiriman Lebih Cepat dari Estimasi Awal

25 Oktober 2026
Ekspansi Mobil Listrik Mungil BYD Racco Tembus Sri Lanka, Harganya Melonjak Tiga Kali Lipat

Ekspansi Mobil Listrik Mungil BYD Racco Tembus Sri Lanka, Harganya Melonjak Tiga Kali Lipat

25 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5067 shares
    Share 2027 Tweet 1267
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1097 shares
    Share 439 Tweet 274
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya