Koranindopos.com – Jakarta. Bacapres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan mendorong agar subsidi untuk transportasi umum terus ditingkatkan. Termasuk oleh pemerintah pusat kepada daerah-daerah dan kota-kota lain di tanah air yang sedang berkembang.
Sebab, isu transportasi berkaitan erat dengan persoalan kualitas iklim dan suhu udara di suatu daerah. Anies menyontohkan tentang kondisi Jakarta saat ini yang dinilai banyak pihak mengalami climate change. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut suhu udara permukaan Jakarta saat ini lebih panas dibanding daerah lain.
”Yang disebut climate change itu kami melihatnya sudah menjadi climate crisis. Sekarang saja di Jakarta kita merasakan suhu udara yang luar biasa panas dalam satu bulan terakhir ini,” jelas bacapres yang diusung NasDem, PKS, dan Demokrat itu di Jakarta.
Mantan Gubernur DKI itu menjelaskan dengan rinci tema tersebut dalam diskusi bertajuk ‘Climate Change in Indonesia: Understanding from Multiple Perspektives’. Menurut Anies, pemerintah pusat harus melakukan langkah-langkah besar untuk menyelesaikan persoalan iklim.
Yaitu merealisasikan target-target yang telah ditentukan dalam mengatasi persoalan iklim dan emisi rumah kaca. Jangan sampai daerah-daerah lain mengulangi apa yang dulu pernah dialami Jakarta, dimana kendaraan pribadi mendominasi jalanan kota.
”Pemerintah sudah menetapkan target dengan sangat tinggi. Itu baik. Tinggal sekarang kita memastikan apakah target tinggi yang disusun dengan sangat cermat dan serius itu dikerjakan oleh semua dengan sangat serius juga.” tegas Anies.
Menurut mantan Rektor Universitas Paramadina Jakarta itu, pemerintah pusat harus memprioritaskan penataan transportasi perkotaan, karena salah satu pemicu terjadinya persoalan iklim akibat tingginya penggunaan kendaraan bermotor. Masyarakat mesti didorong untuk beramai-ramai menggunakan transportasi umum.
Anies menilai, keterlibatan pemerintah pusat dalam menyukseskan program tersebut karena memindahkan warga dari kendaraan pribadi ke transportasi umum bukan perkara mudah. Selain harus murah, aman, dan nyaman, transportasi umum juga harus menjangkau semua tempat. Di sinilah peran pemerintah dengan memberikan subsidi agar daerah mampu menyediakan transportasi umum yang ideal tersebut.
”Kalau DKI bisa mengupayakannya sendiri karena memiliki kapasitas fiskal yang cukup, beda dengan daerah lain,” ujar Anies. Dia menyebut subsidi untuk transportasi umum di Jakarta angkanya lebih dari Rp3 triliun. Subsidi tersebut membuat warga yang menggunakan transportasi umum hanya cukup mengeluarkan uang Rp10.000 untuk menjangkau semua titik yang dituju.










