
JAKARTA, koranindopos.com – Desa memiliki peran penting dalam kemajuan dan kebangkitan bangsa. Sayangnya hingga kini belum semua pihak memahami arah pembangunan desa, sehingga berdampak serius pada rencana mulia yang dicita-citakan. Termasuk pemahaman pimpinan dan aparatur sipil negara (ASN) dan non ASN di internal Kementerian Desa PDTT. Pernyataan tersebut ditegaskan langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar.
Menurut pria yang akrab disapa Gus Halim itu, kementerian yang dipimpinnya menorehkan sejumlah catatan minor sepanjang tahun lalu. Di antaranya belum meratanya pemahaman yang utuh terhadap arah kebijakan pembangunan desa. Parahnya lagi persoalan itu terjadi pada level pimpinan, ASN, dan non ASN di Kementerian Desa PDTT. Ternyata masih banyak yang belum memahami secara utuh tentang arah pembangunan desa, SDGs Desa. Masih ada yang memandang SDGs Desa hanya sebatas proyek kementerian.
“Padahal ini adalah arah kebijakan nasional pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa,” kata Gus Halim saat menghadiri Rapat Pimpinan Paripurna bertema Refleksi untuk Prestasi di Operational Room Kantor Kalibata seperti dikutip dari lama resmi Kementerian Desa PDTT belum lama ini. Menurutnya, kondisi tersebut sangat merugikan Kementerian Desa PDTT dan masyarakat desa yang seharusnya mendapat manfaat secara maksimal dari seluruh program pembangunan yang telah direncanakan sebelumnya.
Gus Halim membeberkan salah satu dampak dari persoalan itu adalah perolehan nilai Kementerian Desa PDTT pada berbagai aspek penilaian yang dilombakan di tingkat nasional. Dia mengakui perolehan nilai kementerian yang dipimpinnya mengalami penurunan. Karena itu, catatan yang kurang baik pada tahun lalu harus dibenahi dan tak boleh terulang lagi tahun ini. Salah satu caranya mematangkan seluruh program yang direncanakan sejak awal tahun 2022.
“Kuncinya ada pada kita sendiri. Apakah kita mau atau tidak mencapai 100 persen variabel dan indikator tersebut,” tegas pria yang juga akrab disapa Gus Menteri itu. Dia menyeru kepada seluruh bawahannya agar pada tahun ini semakin serius dalam melaksanakan tugas dan bekerja lebih keras lagi dari tahun-tahun sebelumnya. “Dan kerja lebih cerdas,” sambung Gus Halim. Termasuk di antaranya agar pada awal tahun ini mulai mendetailkan dan membentuk rencana kerja bulanan yang terkait dengan tujuan SDGs Desa.(hai)









