Minggu, 25 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Ekonomi Bisnis

Compas.co.id Rilis Data E-commerce Sektor FMCG 2023, Nilai Penjualan Capai Rp 57,6 T

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
11 Januari 2024
in Bisnis
A A
0
Compas.co.id
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Pertumbuhan konsumen FMCG di E-commerce terus tumbuh positif dari tahun 2012 – 2022, dimana pada tahun 2012 terdapat 23,1 juta konsumen, hingga 2022 mencapai 70,5 juta konsumen*. Tren positif ini terus dilanjutkan oleh sektor FMCG di E-commerce pada tahun 2023. Melalui perilisan FMCG Report 2023 free version di laman Compas.co.id,   mengungkapkan bahwa total nilai penjualan di tahun 2023 mencapai Rp 57,6 triliun.

“Melalui metode crawling yang merekam seluruh transaksi di e-commerce secara near real-time Compas.co.id menemukan bahwa nilai penjualan meningkat tipis 1.03% atau meningkat Rp 576 miliar dibanding tahun lalu yang mencapai Rp 57,02 triliun. Jumlah transaksi juga turut meningkat, mencapai 1,56 juta transaksi meningkat 2,75% atau bertambah sekitar 42 juta transaksi dibanding tahun lalu,” ungkap Hanindia Narendrata selaku Co-Founder & CEO Compas.co.id.

Membedah lebih dalam FMCG Report Compas.co.id, sektor FMCG menghasilkan nilai penjualan terbesarnya pada kuartal 4 yang  mencapai Rp16,2 triliun, kemudian diikuti dengan nilai penjualan di kuartal 1 dengan Rp14,8 triliun, kuartal 2 Rp13,5 triliun dan kuartal 3 yang menghasilkan Rp13 triliun.

Tidak hanya memilah berdasarkan perspektif makro, pada Compas.co.id FMCG free version ini membedah informasi lebih dalam. Misalnya kontribusi tiap kategori dari nilai penjualan Rp57,6 triliun, dimana kategori perawatan dan kecantikan memiliki sumbangsih terbesar, 49% atau senilai Rp28,2 triliun, disusul makanan dan minuman dengan 20,4% atau Rp11,8 triliun, kesehatan 18,7% atau senilai Rp10,7 triliun, dan terakhir kategori ibu dan bayi dengan 11,9% atau senilai Rp6,8 triliun.
“Pembahasan 4 kategori FMCG di tahun 2023 ini  cukup menarik, karena ada beberapa yang tumbuh cukup signifikan, dan ada beberapa penurunan. Pada kategori kecantikan dan perawatan naik 16% atau meningkat Rp3,8 triliun dibandingkan tahun lalu dan pada kategori makanan dan minuman naik 9% atau meningkat Rp932 juta dibandingkan tahun lalu.

Artikel Terkait

FinFest 2026 Catat 7.500 Pengunjung, Bank Jakarta Raih Dua Penghargaan

Kawal Hak Cipta Hingga Modal Digital, Ini Poin Penting Konsensus Jakarta Vision

Dukung Bahlil dan Arahan Prabowo, Menperin Minta Tambahan Pasokan Gas Domestik untuk Industri di Jabar dan Lampung

Selanjutnya semakin menarik, sebab kenaikkan pada kategori kecantikan dan perawatan ditopang oleh produk parfum yang nilai penjualannya mencapai Rp2,6 triliun atau meningkat 9% dibanding tahun sebelumnya, sedangkan pada kategori makanan dan minuman, makanan beku menjadi produk yang paling diminati dengan nilai penjualan mencapai Rp1,1 triliun atau meningkat 9% dari tahun sebelumnya,” terang Narendrata.

Lebih lanjut Drata menjelaskan bahwa fenomena ini berpotensi sebagai dampak dari beberapa hal yang terjadi di tahun 2022 maupun 2023. Seperti pertumbuhan parfum yang cukup meningkat di tahun 2023, ditengarai oleh munculnya brand-brand lokal yang mampu bersaing dengan brand global.

Sementara di kategori makanan dan minuman pertumbuhan dari frozen food diperkirakan adalah dampak dari perubahan  perilaku konsumen saat pandemi, yang  menyimpan sejumlah  makanan dalam cold storage dalam satu kali transaksi, dan dapat dikonsumsi di kemudian hari.

Nampaknya hal ini masih menjadi tren meskipun Indonesia sudah resmi memasuki masa endemik di pertengahan tahun 2023 lalu. Kebiasaan baru yang terbentuk, ditambah kepraktisan yang ditawarkan menjadi value yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

Pada kategori Moms & Baby mengalami penurunan 2% atau senilai Rp81 juta dibanding tahun lalu, dimana fenomena boikot produk memberikan dampak yang cukup signifikan. Penurunan yang lebih signifikan terasa di kategori kesehatan,  menurun 12% atau senilai Rp1,2 triliun. Pengumuman mengenai endemik diperkirakan menjadi penyebab terjadinya penurunan kesadaran penggunaan alat-alat pendukung kesehatan di tahun 2023 lalu.

“Pada perilisan kali ini kami tidak hanya semata-mata memberikan informasi performa secara umum kepada publik, namun kami juga memberikan data terperinci, sehingga kami berharap dapat memberikan manfaat dan membantu bagi para pemilik brand dalam mengevaluasi dan benchmarking dengan industri.

Karena kami juga memberikan informasi seperti market share dari beragam jenis produk, kaleidoskop kejadian-kejadian penting dan mempengaruhi e-commerce di tahun 2023, dan juga informasi mengenai TikTok Shop”. terang Narendrata.

FMCG Report 2023 ini juga turut menyuguhkan data outlook di tahun 2024, dimana Compas.co.id memperkirakan akan terjadi kenaikan nilai penjualan sekitar 3% ke angka Rp58,3 triliun di tahun politik ini. Adapun FMCG Report 2023 Free Version dirilis oleh Compas.co.id pada 10 Januari 2024, dan dapat diunduh secara gratis di laman Compas.co.id hingga 2 minggu ke depan.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan informasi yang dapat membantu para pemilik brand dalam membuat strategi dan mengambil keputusan di tahun 2024 berdasarkan data,” tutup Narendrata.

*catatan: sumber we are social report 2012 – 2022 (ris)

Topik: Compas.co.idFMCG

TerkaitBerita

FinFest 2026 Catat 7.500 Pengunjung, Bank Jakarta Raih Dua Penghargaan
Ekonomi

FinFest 2026 Catat 7.500 Pengunjung, Bank Jakarta Raih Dua Penghargaan

oleh Editor : Akula
24 Oktober 2026
Kawal Hak Cipta Hingga Modal Digital, Ini Poin Penting Konsensus Jakarta Vision
Ekonomi

Kawal Hak Cipta Hingga Modal Digital, Ini Poin Penting Konsensus Jakarta Vision

oleh Editor : Akula
24 Oktober 2026
Dukung Bahlil dan Arahan Prabowo, Menperin Minta Tambahan Pasokan Gas Domestik untuk Industri di Jabar dan Lampung
Bisnis

Dukung Bahlil dan Arahan Prabowo, Menperin Minta Tambahan Pasokan Gas Domestik untuk Industri di Jabar dan Lampung

oleh Editor : Affandy
24 Oktober 2026
Kukuhkan Jakarta Vision di WCCE 2026, Jakarta Siap Jadi Poros Kreatif Globa
Ekonomi

Kukuhkan Jakarta Vision di WCCE 2026, Jakarta Siap Jadi Poros Kreatif Globa

oleh Editor : Akula
24 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Sering Abaikan Nyeri Lutut? Belajar dari Kasus Pengapuran Tulang Aldi Taher

Sering Abaikan Nyeri Lutut? Belajar dari Kasus Pengapuran Tulang Aldi Taher

25 Oktober 2026
Piala Panglima TNI Esports Championship 2026, Kodam XVII/Cendrawasih Raih Juara Pertama

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026, Kodam XVII/Cendrawasih Raih Juara Pertama

25 Oktober 2026
UNGGUL STARTING: Ezri Konsa merayakan golnya pada laga Arsenal lawan Everton di pekan ke-8 Premier League 2026/2027. (Foto: (c) AP Photo/Ian Walton)

Arsenal Amankan 2 Poin Hajar Everton di Stadion Emirates

25 Oktober 2026
OTORITAS MILITER: Militer Pakistan melancarkan serangkaian serangan atas militan di Waziristan Utara pada Minggu (15/6/2026). (Foto: dok/AP)

Militer Pakistan Bergabung Dengan Pakta Pertahanan Makkah Tanpa Izin Parlemen

25 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5062 shares
    Share 2025 Tweet 1266
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1096 shares
    Share 438 Tweet 274
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya