Kamis, 22 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Kasus Pencabulan di Pondok Pesantren Bangkalan, Masyarakat Prihatin dan Desak Penegakan Hukum

Editor : Hana oleh Editor : Hana
28 Oktober 2024
in Nasional
A A
0
pencabulan di pesantren
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta BANGKALAN, Madura – Kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati di sebuah pondok pesantren (ponpes) di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, menggemparkan masyarakat. Kasus ini melibatkan seorang pengasuh ponpes yang diduga telah melakukan pelecehan terhadap salah satu santriwati. Keluarga korban yang tidak terima dengan perlakuan tersebut segera melaporkan kejadian ini ke kepolisian.Kronologi KejadianMenurut laporan, kasus ini terungkap setelah korban melaporkan pelecehan yang dialaminya kepada keluarganya. Bukti percakapan yang diduga berisi ajakan dan ancaman dari pengasuh ponpes tersebut kemudian dijadikan dasar pelaporan ke pihak kepolisian. Keluarga korban yang merasa khawatir dengan kondisi psikologis korban dan ingin mendapatkan keadilan segera menempuh jalur hukum.

Pihak Kepolisian Resor Bangkalan langsung menanggapi laporan keluarga korban dengan serius. Setelah menerima laporan, mereka mengamankan bukti percakapan yang relevan dan melakukan visum et repertum (VER) di RSUD Bangkalan untuk mengumpulkan bukti fisik dan mendukung proses penyidikan. Kepala Kepolisian Resor Bangkalan mengatakan bahwa mereka berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk pelecehan yang terjadi di lingkungan pendidikan.

“Kami akan menangani kasus ini sesuai prosedur hukum yang berlaku. Tidak ada toleransi untuk tindakan pelecehan, apalagi yang terjadi di lingkungan pendidikan yang seharusnya aman dan mendukung pembentukan karakter santri,” ujar Kapolres Bangkalan.

Kasus ini menyulut reaksi keras dari masyarakat setempat, yang merasa prihatin dan menyayangkan kejadian ini. Lingkungan pesantren yang seharusnya menjadi tempat pendidikan agama dan moral justru ternodai dengan tindakan yang merugikan para santri.

Masyarakat dan berbagai organisasi sosial mendesak pihak berwenang untuk menangani kasus ini dengan transparan dan tanpa pandang bulu. Mereka juga meminta perlindungan yang lebih ketat di lingkungan pesantren agar kasus serupa tidak terulang kembali.

Artikel Terkait

Komnas Haji Desak Kemenhaj Segera Rilis Daftar Nama Calon Jemaah Haji 2027

Kasus Suap dan Gratifikasi: KPK Geledah Rumah Dinas Bupati Klaten Nonaktif, Sita Uang hingga Perhiasan

Menperin Sarmuji Buka ALLPack Indonesia 2026, Diikuti Peserta Dari 42 Negara

Kasus ini memunculkan seruan dari masyarakat dan para aktivis agar ada peningkatan pengawasan dan peraturan yang lebih ketat di lingkungan pesantren. Mereka menilai bahwa keberadaan lembaga-lembaga pengawas eksternal yang rutin melakukan inspeksi dan pendampingan psikologis bagi santri dapat menjadi langkah preventif yang penting.

Kasus ini turut menyoroti pentingnya pendampingan psikologis dan pemulihan bagi korban. Trauma yang dialami oleh korban akibat pelecehan harus ditangani dengan serius agar korban dapat pulih secara fisik maupun mental. Pendampingan dari keluarga, pihak pesantren, dan tenaga profesional menjadi sangat penting dalam proses ini.(dhil)

Topik: pencabulanpondok pesantrensantriwati

TerkaitBerita

Komnas Haji Desak Kemenhaj Segera Rilis Daftar Nama Calon Jemaah Haji 2027
Nasional

Komnas Haji Desak Kemenhaj Segera Rilis Daftar Nama Calon Jemaah Haji 2027

oleh Editor : Affandy
21 Oktober 2026
Kasus Suap dan Gratifikasi: KPK Geledah Rumah Dinas Bupati Klaten Nonaktif, Sita Uang hingga Perhiasan
Nasional

Kasus Suap dan Gratifikasi: KPK Geledah Rumah Dinas Bupati Klaten Nonaktif, Sita Uang hingga Perhiasan

oleh Editor : Affandy
21 Oktober 2026
EVENT INTERNASIONAL: Menteri Perindustrian (Menperin) M. Samuji membuka pameran internasional ALLPack Indonesia 2026 di Hall C3, Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa (20/10/2026). (FOTO: WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)
Nasional

Menperin Sarmuji Buka ALLPack Indonesia 2026, Diikuti Peserta Dari 42 Negara

oleh Editor : Memoarto
21 Oktober 2026
AKSI SPEKTAKULER: Dua aktivis Greenpeace Indonesia saat memanjat Patung Selamat Datang, Bundaran HI, Jakarta Pusat pada Selasa (20/10/2026) pagi dengan cara single rope technique. (Foto: IST)
Nasional

Penahanan Tanpa Dasar Hukum, Polda Bebaskan Aktivis Greenpeace

oleh Editor : Memoarto
20 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

PERLUAS PASAR: KPJ Penang Specialist Hospital, Malaysia, memperkuat layanan kesehatan unggulan di bidang jantung dan ortopedi bagi pasien Indonesia. (Foto Ilustrasi: Dok./medifly.ai)

KPJ Penang Specialist Hospital Unggulkan Layanan Jantung dan Ortopedi

22 Oktober 2026
Film Yang Disebut Nakal Ceritakan Kehidupan Remaja di Camp

Film Yang Disebut Nakal Ceritakan Kehidupan Remaja di Camp

21 Oktober 2026
Dikirim ke Kamp Pembinaan Selama 21 Hari, El Putra hingga Fatih Unru Belajar Memahami Diri

Dikirim ke Kamp Pembinaan Selama 21 Hari, El Putra hingga Fatih Unru Belajar Memahami Diri

21 Oktober 2026
Memahami Makna Perubahan Skor TKA SMA/SMK 2026

Memahami Makna Perubahan Skor TKA SMA/SMK 2026

21 Oktober 2026

Terpopuler

  • Produk Dalam Negri

    Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1080 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5011 shares
    Share 2004 Tweet 1253
  • The Pizza Company Buka Gerai Pertama di Jakarta Utara, Bidik Pasar Kelapa Gading

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • 18 Kepala Daerah Terjaring OTT pada 2025–2026, Integritas Pejabat Jadi Sorotan

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Jabodetabek 19–21 Oktober 2026: Kabupaten Bogor Status Waspada

    310 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya