koranindopos.com – Jakarta. Kasus pembunuhan seorang perempuan pengusaha berinisial P yang terjadi di Sleman, Yogyakarta, terus menjadi sorotan publik. Polisi kini terus menggali keterangan dari pria berinisial SK alias Iwan Doggy, yang ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan tersebut. Pembunuhan ini terjadi pada Sabtu malam, 16 November 2024, dan hingga saat ini, kronologi kasus tersebut mulai terungkap secara perlahan.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra, mengungkapkan bahwa peristiwa tragis ini bermula ketika Iwan Doggy menemui korban di rumahnya di Sleman. Dalam pertemuan tersebut, Iwan dan P terlibat dalam percakapan yang salah satunya membahas mengenai rencana pengasuhan kedua anak Iwan. Namun, percakapan tersebut tidak berjalan dengan baik dan justru memicu ketegangan antara keduanya.
Menurut keterangan awal dari Iwan, saat pertemuan itu, ada ketegangan yang muncul karena masalah pengasuhan anak yang menjadi bahan diskusi. Iwan merasa tersinggung dan marah, hingga akhirnya ia melakukan tindakan kejam yang mengakibatkan tewasnya P.
“Saat itu pelaku dan korban terlibat dalam percakapan yang membahas rencana pengasuhan anak-anaknya. Namun, percakapan tersebut memicu ketegangan di antara keduanya,” ujar AKP Herman Saputra. “Pelaku kemudian kehilangan kontrol dan melakukan pembunuhan dengan cara yang sadis,” tambahnya.
Dari penyelidikan yang dilakukan, polisi menemukan bahwa korban tewas akibat cekikan yang dilakukan oleh Iwan. Setelah kejadian itu, polisi segera melakukan penyelidikan intensif dan berhasil menangkap Iwan, yang sebelumnya sempat mengelak keterlibatannya dalam pembunuhan tersebut.
Polisi terus menggali lebih dalam mengenai motif dan kronologi dari peristiwa ini. Penyidik masih berusaha untuk mengungkap apakah ada faktor lain yang mempengaruhi tindakan pelaku, seperti masalah pribadi lainnya atau hubungan yang tidak sehat antara korban dan pelaku.
Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan yang berujung pada pembunuhan, yang menunjukkan betapa pentingnya menjaga kesehatan mental dan hubungan antar individu agar tidak berujung pada tragedi. Polisi berjanji untuk terus menyelidiki kasus ini dengan seksama, untuk memberikan keadilan bagi korban serta keluarga yang ditinggalkan.
Iwan Doggy kini berada dalam tahanan dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi berharap dapat segera mengungkap seluruh fakta dan memberikan hasil yang adil dalam proses hukum ini.(dhil)










