Koranindopos.com, Jakarta – Platform streaming WeTV Indonesia resmi memulai proses produksi serial terbarunya berjudul Samuel pada Jumat, 20 Februari 2026 di Jakarta. Proyek ini digarap bersama MD Entertainment dan diperkenalkan kepada media melalui agenda konferensi pers serta syukuran produksi.
Serial ini merupakan adaptasi dari novel digital populer yang sejak dirilis pada 2021 telah dibaca sebanyak 21,7 juta kali. Angka tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pengembangan versi layar kacanya, mengingat basis pembaca yang sudah terbentuk dan memiliki ekspektasi kuat terhadap karakter serta alur cerita.
Eksekutif Produser sekaligus Country Head WeTV Indonesia, Febriamy Hutapea, menyampaikan bahwa timnya melihat potensi jangka panjang dari cerita tersebut. Menurutnya, pendekatan adaptasi dilakukan dengan mempertahankan karakter inti sebagaimana tertuang dalam novel.
“Kami melihat potensi besar dari cerita ini. Versi serialnya kami rancang agar tetap setia pada karakter dalam novel. Proses pemilihan pemain juga dilakukan melalui pertimbangan yang matang dan diskusi yang panjang,” ujar Febriamy dalam konferensi pers.
Tokoh utama Samuel diperankan oleh Fadi Alaydrus. Ia menyadari bahwa memerankan karakter yang sudah lebih dulu dikenal luas pembaca membawa tantangan tersendiri. Terlebih, karakter tersebut telah memiliki gambaran kuat di benak jutaan orang.
Fadi menjelaskan bahwa proses pendalaman karakter dilakukan dengan mengikuti arahan rumah produksi dan platform penayang. Ia berupaya memahami sudut pandang kreator agar interpretasi di layar tetap selaras dengan sumber aslinya.
“Karakter ini sudah memiliki pembaca dengan ekspektasi tertentu. Saya mengikuti arahan dari tim MD dan WeTV agar Samuel yang hadir di serial dapat mendekati versi novelnya,” kata Fadi.

Sementara itu, karakter Azura diperankan oleh Saskia Chadwick. Ia menilai jumlah pembaca yang mencapai puluhan juta menjadi tanggung jawab besar bagi seluruh pemeran, termasuk dirinya.
Untuk mempersiapkan peran tersebut, Saskia menjalani sesi latihan dan diskusi bersama pelatih akting serta tim kreatif. Pendekatan ini ditempuh agar karakter Azura dapat ditampilkan dengan interpretasi yang relevan tanpa mengabaikan karakter asli.
“Dengan jumlah pembaca yang sangat besar, tentu ada tanggung jawab tersendiri. Saya banyak berdiskusi dengan coach dan tim kreatif supaya karakter Azura tetap sesuai dengan cerita, namun tetap terasa aktual bagi penonton,” ujar Saskia.
Kolaborasi antara WeTV Indonesia dan MD Entertainment menandai kelanjutan tren adaptasi novel digital ke format serial. Dalam beberapa tahun terakhir, model ini dinilai efektif karena menghadirkan cerita dengan basis penggemar yang sudah terbentuk.
Melalui proses produksi yang baru dimulai, Samuel direncanakan segera tayang di platform WeTV. Jadwal resmi penayangan akan diumumkan setelah tahapan produksi dan pascaproduksi memasuki tahap final. (BRG/Kul)










