Kepolisian setempat yang segera menindaklanjuti kejadian tersebut berhasil melakukan penelusuran. Hasilnya, diketahui bahwa total ada 31 orang yang terlibat dalam aksi tersebut. Menariknya, sebagian besar dari pelaku yang terlibat dalam penyerangan dan penjarahan ini berstatus sebagai mahasiswa.
Kapolrestabes Medan, Kombes Gidion Arif Setyawan, dalam konferensi pers yang digelar di Polsek Medan Barat pada Senin (20/1/2025), mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah mengamankan sembilan orang yang terlibat dalam aksi tersebut. “Semuanya kurang lebih ada 31 orang. Kita sementara mengamankan sembilan orang dan semuanya kami tetapkan tersangka dan kami lakukan penahanan sebagai proses penyidikan,” kata Gidion.
Kepolisian pun melanjutkan proses penyidikan terhadap pelaku lainnya, sementara untuk sembilan orang yang telah ditahan, mereka dijerat dengan berbagai pasal terkait tindakan kriminal. Penyerangan dan penjarahan yang dilakukan oleh kelompok ini menambah kekhawatiran tentang keamanan dan ketertiban di kota besar seperti Medan, terlebih jika melibatkan mahasiswa sebagai pelakunya.
Tindak kekerasan dan perusakan yang terjadi mengundang kecaman keras dari masyarakat. Banyak yang menyayangkan bahwa para pelaku yang terlibat dalam aksi ini sebagian besar berasal dari kalangan akademik. Para mahasiswa, yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat, justru terlibat dalam aksi yang merusak ketenangan dan mencederai rasa aman.
Masyarakat dan pihak berwenang berharap agar kejadian ini bisa menjadi pelajaran untuk mencegah terulangnya aksi-aksi serupa di masa depan. Polisi juga mengingatkan bahwa tindakan kriminal seperti penyerangan dan penjarahan dapat dikenakan sanksi hukum yang berat, dan pihaknya berkomitmen untuk menuntaskan penyidikan ini dengan seadil-adilnya.
Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut, dan diharapkan dapat memberikan kejelasan tentang motivasi di balik aksi penyerangan tersebut serta bagaimana kelompok ini bisa melakukan perbuatan tersebut secara bersama-sama. Tentu saja, aparat kepolisian akan terus mengupayakan langkah-langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang di masa yang akan datang.(dhil)










