Koranindopos.com – JAKARTA – Polisi membongkar praktik penadahan ponsel curian yang beroperasi di sebuah apartemen kawasan Bekasi Timur. Dalam pengungkapan tersebut, tiga orang pelaku berinisial MAA, MR, dan J berhasil ditangkap bersama ratusan unit telepon genggam yang diduga hasil kejahatan.
Kasus ini terungkap setelah adanya laporan kehilangan ponsel milik warga di kawasan Blok M pada 12 dan 13 April 2026. Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan adanya aktivitas mencurigakan yang mengarah pada sebuah apartemen di kawasan LRT City, Bekasi Timur.
Kapolres Kebayoran Baru Nugrahadi Kusuma mengatakan, pengungkapan kasus dilakukan melalui metode penyelidikan ilmiah atau scientific investigation.
“Berdasarkan scientific investigation, kami mendapatkan salah satu titik lokasi di apartemen yang berada di kelurahan LRT City, Kecamatan Bekasi Timur,” ujar Nugrahadi dalam konferensi pers, Jumat (8/5/2026).
Setelah mengantongi lokasi, tim kepolisian melakukan pengintaian terhadap para pelaku. Ketiganya kemudian ditangkap saat berusaha melarikan diri dari apartemen tersebut.
Dalam penggeledahan, polisi menemukan total 225 unit ponsel yang sebagian besar merupakan produk iPhone. Rinciannya, terdapat 183 unit iPhone dan 42 unit ponsel Android.
Menurut polisi, ponsel-ponsel tersebut diperoleh dari berbagai pihak melalui transaksi jual beli putus di marketplace. Setelah menerima barang, para pelaku langsung mengganti nomor telepon yang digunakan dan membungkus ponsel dengan aluminium foil untuk memutus sinyal agar tidak mudah dilacak.
Kanit Reskrim Polres Metro Kebayoran Baru Andre Simamora mengungkapkan, para pelaku berusaha membuka sistem keamanan ponsel yang terkunci atau melakukan bypass.
Jika gagal membuka perangkat, mereka kemudian menjalankan modus penipuan dengan mengaku sebagai pihak Apple. Pelaku menghubungi korban untuk meminta data akun iCloud, alamat email, username, hingga password.
“Supaya korban menyerahkan alamat email, username iCloud, serta password, sehingga nanti apabila sudah berhasil di-bypass atau dijebol iCloud-nya, mereka bisa menjual kembali handphone tersebut,” jelas Andre.
Dengan cara tersebut, ponsel yang semula terkunci bisa digunakan kembali dan dijual dengan harga tinggi di pasaran.
Polisi menduga sebagian besar ponsel yang ditemukan merupakan hasil pencurian di lokasi ramai seperti konser musik, pusat perbelanjaan, dan area publik lainnya. Kawasan Blok M disebut menjadi salah satu lokasi yang sering menjadi sasaran pencopetan.
Salah satu ponsel yang ditemukan dalam penggerebekan diketahui milik istri pelatih kepala Persija Jakarta, Mauricio Souza.
Saat ini ketiga tersangka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan penadah dan pelaku pencurian lainnya yang terlibat dalam kasus tersebut.(dhil)










