Koranindopos.com, JAKARTA-Arsenal menghadapi momen sulit setelah menelan dua kekalahan beruntun untuk pertama kalinya musim ini. Situasi tersebut datang di saat yang sensitif, tepat sebelum mereka kembali bertarung di Liga Champions.
Harapan The Gunners untuk meraih quadruple musim ini juga runtuh dalam waktu singkat. Mereka kalah dari Manchester City di final Carabao Cup dan kemudian tersingkir dari Piala FA oleh Southampton.
Kini, Arsenal harus segera bangkit karena mereka akan menghadapi Sporting pada leg pertama perempat final Liga Champions di Lisbon. Di tengah tekanan tersebut, pelatih Mikel Arteta menegaskan bahwa timnya tidak akan bereaksi dengan kepanikan.
Mikel Arteta menegaskan bahwa Arsenal tidak boleh larut dalam kepanikan setelah mengalami dua kekalahan beruntun. Menurutnya, langkah terbaik adalah memahami penyebab hasil tersebut agar tim bisa memperbaiki diri. “Saya pikir hal yang harus dilakukan sudah jelas. Alih-alih panik, kami harus memahami jika hal itu sudah terjadi, mengapa hal itu terjadi, lalu mencoba membuatnya jelas. Ketika Anda menganalisisnya dan menerimanya, Anda akan menjadi lebih baik. Itu saja, dan itulah hal yang harus kami lakukan,” bebernya.
Arteta juga meminta agar situasi yang dialami Arsenal dilihat dengan perspektif yang lebih luas. Ia mengingatkan bahwa timnya sebelumnya mencatat pencapaian penting di kompetisi ini. Arsenal menjadi tim pertama yang mampu memenangkan seluruh delapan pertandingan di fase liga Liga Champions musim ini.
Arteta juga ditanya mengenai kemampuan timnya menghadapi tekanan pada fase penting musim. Namun, ia menegaskan bahwa situasi tersebut justru harus disambut dengan semangat, bukan kekhawatiran. “Tidak. Saya pikir ketika Anda memiliki kesempatan seperti yang kami miliki, memang harus dijalani dengan rasa antusias, dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin, fokus pada saat ini dan pada hal-hal yang harus kami lakukan,” lanjut Arteta. (bnt/mmr)










