BANDUNG, koranindopos.com – Tangis itu pecah. Bukan hanya keluarga. Semua pelayat larut dalam duka. Suasana pemakaman Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril di Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (13/6), begitu sendu.
Azan pun berkumandang. Mengiringi detik demi detik peti masuk ke dalam bumi. Keharuan pun kian menyerang. Merasuk ke dalam relung jiwa. Isak tangis semakin menjadi. Ridwan Kamil tampak memeluk erat istrinya, Atalia Praratya, dan putrinya, Camillia Latetia Azzahra. Mereka mengenakan stelan serba hitam. Pria yang popular dengan sebutan Kang Emil itu seakan ingin menyembunyikan kepedihan dengan mengenakan kacamata hitam. Mereka berpelukan. Saling menguatkan.
Proses pemakaman turut diiringi salawat yang dilantukan oleh Muzzamil Hasballah. Para tamu yang hadir di antaranya rekan-rekan eril di Komunitas Jabar Bergerak Zillenial. Peti jenazah Eril pun diturunkan ke liang lahat dan dikubur. Sementara di atasnya langsung dipasang batu nisan.
Kang Emil dan keluarga kemudian menaburkan bunga di atas makam Eril. Di saat para pelayat satu per satu meninggalkan pemakaman, Kang Emil dan keluarga masih bertahan. Langkahnya begitu berat untuk beranjak.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Eril ditemukan meninggal di bendungan Engehalde, Bern, Swiss pada Rabu (8/6/2022). Pencarian jenazah Eril telah melalui proses dan waktu yang panjang. Jenazahnya tiba di Cargo Jenazah, Bandara International Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang, Banten, pada Minggu sore (12/6) pukul 15.45. Kemudian tiba di Bandung untuk disalatkan sekitar pukul 00.00. (cnni/mmr)










