Kamis, 2 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi Bisnis

Bank Neo Commerce Optimis Kinerja Semakin Baik Hingga Akhir Tahun

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
1 Agustus 2022
in Bisnis
A A
0
Bank Neo Commerce
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Sebagai salah satu pelopor bank Digital di Indonesia, PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) terus mencatatkan kemajuan kinerjanya, hal ini tercermin dalam  Laporan Keuangan Semester I tahun 2022.  Setelah fokus pada investasi di tahun 2021 dalam proses transformasi, kini Bank Neo Commerce semakin agresif dalam melakukan pengembangan bisnis dan mencatatkan berbagai hasil yang meyakinkan.

Sampai dengan  semester I 2022, BNC berhasil mencatatkan kenaikan total kredit menjadi Rp7,0 Triliun atau naik sebesar 84,2% dibandingkan dengan posisi 30 Juni 2021 yang sebesar Rp3,8 triliun dan meningkat 62,8% dibandingkan posisi 31 Desember 2021 yang sebesar Rp4,3 triliun. Penyaluran Kredit ini diantaranya dilakukan secara digital/online yang mana terbukti banyak diminati oleh masyarakat dan transaksi kredit melalui produk ini di kuartal II tahun 2022 meningkat cukup signifikan.

Kenaikan dari sisi Kredit ini turut menaikan pendapatan bunga bersih (NII) BNC menjadi Rp547,0 miliar atau naik sebesar 302% dibandingkan posisi 30 Juni 2021 yang sebesar Rp136,1 miliar dan naik sebesar 73,2% jika dibandingkan posisi 31 Desember 2021 yang sebesar Rp315,9 miliar.  Disamping itu, pendapatan berbasis komisi (fee based income) BNC juga naik secara signifikan menjadi Rp176,1 miliar di Juni 2022 dari Rp 122,8 miliar pada Desember 2021 atau naik sebesar 973,8% jika dibandingkan posisi Juni 2021 yang sebesar Rp 16,4 miliar.

Pada semester 1 tahun 2022 BNC masih mencatatkan rugi Rp611,4 miliar. Namun kerugian BNC ini secara konsisten mengalami tren penurunan setiap bulannya, dimana kerugian yang tadinya mencapai Rp159,9 miliar pada Januari tahun 2022 terus mengalami penurunan, hingga akhirnya pada bulan Juni 2022, BNC dapat membukukan laba sebesar Rp5,6 miliar.

Artikel Terkait

Bank Jakarta: Fundamental Perbankan Nasional Masih Kuat, Transformasi Jadi Kunci Hadapi Perubahan

Nonton Pesta Bola Terbesar Lebih Seru dengan Fitur Sports Live di Philips Smart Lighting Connected by WiZ

Mirae Asset Sekuritas: Risiko Global Mulai Mereda, Investor Tetap Perlu Waspadai Tantangan Domestik

Biaya promosi di semester I 2022 yang sebesar Rp251,3 miliar, naik 139,8% apabila dibandingkan biaya promosi di Juni 2021 yang sebesar Rp104,8 miliar. BNC baru meluncurkan produk mobile banking (dengan nama neobank) di akhir Maret 2021, dan pengguna BNC posisi akhir Juni 2022 sudah mencapai 18,5 juta atau 9x lebih banyak jika dibandingkan dengan jumlah pengguna per Juni 2021 yang sebanyak 2 juta pengguna, sehingga untuk biaya-biaya berkenaan dengan operasional di semester 1 2021 tidak sebesar biaya di semester 1 2022.

Perkembangan baik lainnya adalah penurunan secara bertahap atas Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dimana pada Desember 2021 di posisi 224,01%, turun menjadi 192,34% di Maret 2022 dan menjadi 156,75% pada Juni 2022. Tak hanya itu, rasio Net Interest Margin (NIM) pada Juni 2022 berhasil naik menjadi 10,16% dari 7,72% di Maret 2022 dan 5,15% pada posisi Desember 2021.

Selain itu, BNC juga mencatatkan berbagai pencapaian positif. Di sisi Aset juga naik cukup  signifikan, yaitu sebesar 104,6% dari Rp6,99 triliun di Juni 2021 menjadi Rp14,3 triliun di Juni 2022, atau peningkatan sebesar Rp3 triliun (26,6%) bila dibandingkan Aset di Desember 2021 sebesar Rp11,3 triliun. Sedangkan dari sisi likuiditas, perolehan DPK di Juni 2022, meningkat 37,03% dibandingkan perolehan Desember 2021 dari Rp8,1 triliun menjadi Rp11,1 triliun. Hal ini membuktikan bahwa BNC semakin dipercaya oleh publik.

Direktur Utama Bank Neo Commerce, Tjandra Gunawan, mengatakan bahwa kinerja positif yang diraih oleh Bank Neo Commerce merupakan hasil dari semakin lengkapnya berbagai layanan dan fitur yang BNC hadirkan di aplikasi neobank. “Setahun terakhir, kami secara konsisten terus menambah berbagai layanan dan fitur keuangan digital yang benar-benar bermanfaat dan digunakan nasabah BNC. Berbagai layanan ini juga yang berkontribusi pada peningkatan kinerja kami yang cukup signifikan di semester I tahun 2022 ini”, jelas Tjandra.

Terkait pencapaian kinerja hingga akhir tahun, Tjandra menjelaskan, “Kami optimis mengarungi semester II seiring dengan semakin lengkapnya fitur dan layanan unggulan yang BNC hadirkan di beberapa waktu ke depan, dengan demikian akan semakin banyak frekuensi transaksi nasabah hingga dapat mendongkrak kinerja kami di semester II tahun ini. Dengan jumlah nasabah lebih dari 18,5 juta saat ini, BNC diuntungkan mendapatkan use case terbaik sehingga kami dapat lebih leluasa mendengarkan masukan dari nasabah akan produk layanan seperti apa yang mereka inginkan, dari situ kami berusaha mewujudkannya. Hal inilah yang menjadi resep terbaik mengapa berbagai layanan dan fitur kami langsung diminati oleh para nasabah”, tutup Tjandra.(ris)

Topik: Bank Neo Commerce

TerkaitBerita

BANK JAKARTA
Bisnis

Bank Jakarta: Fundamental Perbankan Nasional Masih Kuat, Transformasi Jadi Kunci Hadapi Perubahan

oleh Editor : Hairul
1 Juli 2026
Nonton Pesta Bola Terbesar Lebih Seru dengan Fitur Sports Live di Philips Smart Lighting Connected by WiZ
Ekonomi

Nonton Pesta Bola Terbesar Lebih Seru dengan Fitur Sports Live di Philips Smart Lighting Connected by WiZ

oleh Editor : Doe
1 Juli 2026
Mirae Asset Sekuritas: Risiko Global Mulai Mereda, Investor Tetap Perlu Waspadai Tantangan Domestik
Bisnis

Mirae Asset Sekuritas: Risiko Global Mulai Mereda, Investor Tetap Perlu Waspadai Tantangan Domestik

oleh Editor : Affandy
30 Juni 2026
BULOG Ajak Mahasiswa UGM Tinjau Pengelolaan Cadangan Beras, Perkuat Edukasi Ketahanan Pangan
Bisnis

BULOG Ajak Mahasiswa UGM Tinjau Pengelolaan Cadangan Beras, Perkuat Edukasi Ketahanan Pangan

oleh Editor : Affandy
30 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

JEMAAH HAJI: Kloter 1 Debarkasi Makassar mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin. (detik.com/Istimewa)

Menhaj Klaim Berhasil Turunkan Biaya Haji Rp 2 Juta Tahun Ini

2 Juli 2026
Jangan Abaikan Alarm Tubuh, Pakar Medis Ungkap Ancaman Kesehatan Senyap di Balik Gaya Hidup Urban

Jangan Abaikan Alarm Tubuh, Pakar Medis Ungkap Ancaman Kesehatan Senyap di Balik Gaya Hidup Urban

30 Juni 2026
TANPA BALAS: Pemain Ekuador Nilson Angulo dan pemain Meksiko Jorge Sanchez berebut bola dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 pada Rabu (1/7/2026). (Foto: (c) AP Photo/Natacha Pisarenko)

Meksiko Hajar Ekuador 2-0 tanpa Balas

2 Juli 2026
Rumah Modern Tak Lagi Cukup Dikunci, Saatnya Memahami Cara Baru Menjaga Keamanan Hunian

Rumah Modern Tak Lagi Cukup Dikunci, Saatnya Memahami Cara Baru Menjaga Keamanan Hunian

1 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3661 shares
    Share 1464 Tweet 915
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    470 shares
    Share 188 Tweet 118
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Konsistensi Jaga Keamanan Pangan Jemaah Haji, PT Halalan Tayyiban Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi dari BPOM

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Jadwal Cair Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 di Kota Depok, Cek Nama Penerima di Sini!

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya