Koranindopos.com, Jakarta – Kopi Peaberry atau orang menyebutnya kopi lanang, jenis kopi ini dikenal sebagai kopi berbiji tunggal (monokotil) yang berbentuk bulatan utuh, berbeda dengan biji kopi pada umumnya yang berbiji dua (dikotil). Kopi jenis ini sebenarnya kopi yang bersifat anomali karena memiliki kelainan genetis.
Kelainan kopi lanang bukan tanpa sebab, menurut Badan Penelitian Tanaman Industri (Balittri) terdapat beberapa penyebab sehingga kopi jenis ini berbeda dengan kopi pada umumnya. Salah satu penyebabnya yaitu tidak optimalnya penyerbukan putik bunga, adanya malnutrisi atau ketidakseimbangan distribusi zat makanan pada saat pembuahan sehingga terjadi kelainan genetika menjadi penyebab terbentuknya kopi anomali tersebut.
Menurut Nurdin marketing kopi lanang Sejati Nusantara, sesuai dengan namanya kopi lanang bahasa indonesia artinya laki-laki, dipercaya dapat meningkatkan vitalitas pria dan dapat mengurangi rasa sakit lainnya.
“Kopi lanang ini selain dapat dinikmati dengan cita rasa yang nikmat juga dapat mengurangi resiko diabets, melancarkan peredaran darah, mengurangi rasa pusing dan bisa meningkatkan vitalitas pria dewasa” ujar Nurdin berpromosi.
Kopi lanang atau peaberry sebenarnya bukan kopi varietas baru, bentuk biji kopi yang cenderung lonjong dan bulat seperti kacang tanah ini dapat diperoleh di berbagai varietas kopi seperti robusta, arabika, liberika atau ekselsa, semua varietas kopi tersebut bisa menghasilkan kopi lanang atau peaberry.
Menikmati kopi lanang jenis arabica tambah Nurdin, akan merasakan sensasi yang luar biasa, memiliki kualitas wangi yang khas, lebih lembut, teksturnya padat dan aromanya mirip kopi luwak,pungkas Nurdin (kip/doe)








