Kamis, 2 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi Bisnis

CES 2024: Bosch Unjuk Teknologi dengan Energi Berkelanjutan bagi Kebutuhan Konsumen

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
10 Januari 2024
in Bisnis
A A
0
Bosch
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com. Kembali berpartisipasi dalam CES 2024 di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, Bosch menghadirkan sejumlah inovasi baru pada produk dan layanannya berbasis teknologi elektrifikasi dan hidrogen mulai dari kebutuhan mobilitas, hunian, hingga industri.

Mengandalkan teknologi tersebut, perusahaan berkomitmen memberikan manfaat hidup yang lebih mudah, aman, dan nyaman serta tetap berdampak baik bagi lingkungan dan planet kita.

Perubahan iklim global menjadi salah satu tantangan besar saat ini, berdasarkan riset Our World in Data bertajuk “Energy Production and Consumption”, konsumsi energi global telah berlipat ganda dalam 50 tahun terakhir dan terus tumbuh sekitar 2 persen setiap tahun dimana bahan bakar fosil saat ini menyumbang sekitar 80 persen dari konsumsi energi global.

“Bosch mengedepankan penggunaan energi yang berfokus pada dua pendekatan yakni elektrifikasi dan hidrogen sebagai kunci dalam penerapan energi berkelanjutan yang ramah terhadap iklim. Untuk masa depan rendah emisi, kami mengoptimalkan penggunaan sumber energi tradisional dengan mendorong elektrifikasi dalam mobilitas, bangunan komersial, dan rumah. Dan kami memanfaatkan sumber energi baru yang berkelanjutan – dengan hidrogen memainkan peran sentral,” jelas Tanja Ruckert, anggota dewan manajemen Robert Bosch GmbH di CES 2024 di Las Vegas.

Artikel Terkait

Bank Jakarta: Fundamental Perbankan Nasional Masih Kuat, Transformasi Jadi Kunci Hadapi Perubahan

Nonton Pesta Bola Terbesar Lebih Seru dengan Fitur Sports Live di Philips Smart Lighting Connected by WiZ

Mirae Asset Sekuritas: Risiko Global Mulai Mereda, Investor Tetap Perlu Waspadai Tantangan Domestik

Inovasi pada teknologi Bosch menghasilkan elektrifikasi yang lebih efisien

Hadirnya Bosch dalam ajang tersebut juga ditandai dengan Penghargaan Inovasi CES untuk perangkat mobilitas Automated Valet Parking System dari CTA. Teknologi tersebut dilengkapi sistem parkir valet otomatis yang memungkinkan mobil listrik dapat bergerak sendiri ke stasiun pengisian daya.

Ruckert menjelaskan dengan hanya mengendalikan melalui smartphone saja, pengendara dapat mengarahkan kendaraannya ke robot pengisi baterai yang akan melakukan pengisian daya mobil mereka. Selanjutnya kendaraan bermanuver ke tempat parkir dan memberikan tempat pengisian daya untuk kendaraan selanjutnya.

“Kombinasi unik ini menjadikan Bosch sebagai pemimpin di pasar tersebut melalui solusi pengisian valet otomatis dan parkir valet otomatis. Perusahaan berkomitmen untuk selalmu memberikan kenyamanan yang lebih baik dalam elektromobilitas tidak hanya meningkatkan daya tariknya tetapi juga penerimaannya.” jelas dia

Sebagai komponen utama untuk mobilitas listrik, tingginya permintaan pada semikonduktor inovatif silikon karbida (SiC) menjadikan Bosch semakin fokus sebagai penyedia terkemuka di seluruh rantai nilai industri elektromobilitas, mulai dari chip, penggerak modular mobil listrik (e-axles), motor listrik hingga teknologi baterai, stasiun pengisian daya, dan berbagai layanan lainnya.

Penggunaan chip SiC pada mobil listrik dapat memperluas jangkauan berkendara dan menjadikan pengisian daya lebih efisien dimana energi yang terpakai lebih rendah hingga 50 persen. Bahkan mobil mereka dapat menempuh rata-rata perjalanan yang lebih jauh dalam satu kali pengisian baterai dengan estimasi jarak 6 persen lebih jauh daripada chip berbasis silicon.

Mengenai hal tersebut, sejak 2021, Bosch telah memproduksi chip SiC di pabrik di Reutlingen, Jerman sebagai langkah perusahaan memperkuat jaringan manufaktur semikonduktor internasionalnya. Dengan selanjutnya Bosch menargetkan untuk dapat produksi chip SiC pertama di AS pada tahun 2026 dan dapat meningkatkan output perusahaan sepuluh kali lipat di tahun mendatang.

Tak hanya itu, pada perhelatan ini Bosch juga turut menampilkan fitur baru yakni fungsi pengatur waktu pada peralatan rumah tangga seperti oven, pengering, dan mesin cuci. Salah satunya dan untuk pertama kalinya, Bosch melangkah lebih jauh dan melengkapi mesin pencuci piring generasi terbarunya dengan fungsi “MySchedule”. Fitur ini secara otomatis akan menjadwalkan dimulainya siklus pencucian yang bertepatan dengan masa ketika biaya listrik paling rendah atau lebih ramah lingkungan.

Selanjutnya, bagi pengguna perkakas listrik profesional Bosch, perusahaan juga mengumumkan mitra strategis baru untuk platform baterai alat listrik AMPShare. Bosch AMPShare adalah sistem baterai lintas merek yang memungkinkan para bisnis dan industri profesional dapat lebih fleksibel untuk beralih ke peralatan profesional merek lainnya tanpa harus menukar baterai. Untuk itu, saat ini sudah lebih dari 30 mitra global telah bergabung dalam sistem.

Bosch secara aktif mempromosikan teknologi hidrogen sebagai pilar mobilitas masa depan

Selain elektrifikasi, Bosch juga melihat hidrogen sebagai kunci untuk memenuhi permintaan energi global dengan pendekatan yang lebih hemat. Sebagai media penyimpanan, hidrogen dapat mendukung efisiensi dalam penggunaan energi yang dihasilkan dari sumber energi terbarukan. Oleh karena itu, Bosch telah berinvestasi secara ekstensif di sepanjang rantai nilai teknologi hidrogen dengan berfokus pada mobile fuel cell, yang baru-baru ini mulai diproduksi secara massal di Stuttgart.

Penggunaan utama teknologi hidrogen ini berada pada sistem sistem powertrain untuk kendaraan berat dimana Bosch telah menerima pesanan pertamanya dari produsen truk di Eropa, AS, dan China. Para perusahaan ini juga mengerjakan komponen untuk mesin hidrogen, yang mengubah bahan bakar langsung menjadi energi tanpa terlebih dahulu mengubahnya menjadi listrik.

“Pada prakteknya, ketika didukung dengan hindrogen hijau (ramah lingkungan) maka praktik mesin menghasilkan karbon yang lebih netral. Ditargetkan mesin ini akan beroperasi di tahun ini sejalan dengan sejumlah negera dan pelaku industri di seluruh dunia yang juga telah berinvestasi dalam teknologi hidrogen,” jelas Ruckert

Perangkat lunak membuka jalan bagi kenyamanan dan efisiensi energi yang lebih besar

Semua divisi Bosch saat ini berfokus pada penggunaan perangkat lunak dan digitalisasi. Perusahaan sekarang memiliki lebih dari 44.000 karyawan yang bekerja dalam pengembangan perangkat lunak, dan melihatnya sebagai yang terdepan untuk solusi mobilitas melalui perangkat lunak.

Salah satunya yaitu dengan ditunjukan dengan dua layanan mobilitas baru di pameran dagang elektronik yakni Usage Certificate To Go dan Vehicle Health Service. Pertama adalah tambahan pada layanan Battery in the Cloud yang sudah ada dari Bosch. Fitur ini menganalisis data baterai, menentukan kondisi baterai, dan membantu memperpanjang masa pakai baterai melalui optimasi hingga 20 persen.

Kedua, yang ditujukan untuk operator berkendara dengan menawarkan fitur yang dirancang terutama untuk mencegah kerusakan pada kendaraan. Dua inovasi tersebut ditujukan untuk memperpanjang masa pakai kendaraan dan menghemat energi.

Sementara itu, di bidang manufaktur, layanan Bosch dapat membantu menghemat CO2 dan meningkatkan efisiensi penggunaan dalam jumlah besar. Begitu pun pada dekarbonisasi industri, layanan berbasis perangkat lunak berbasis AI yang dikembangkan oleh Bosch bersama dengan mitra telah membantu perusahaan manufaktur mengurangi jejak karbon mereka dan juga mencapai penghematan biaya yang signifikan. (ris)

Topik: Bosch

TerkaitBerita

BANK JAKARTA
Bisnis

Bank Jakarta: Fundamental Perbankan Nasional Masih Kuat, Transformasi Jadi Kunci Hadapi Perubahan

oleh Editor : Hairul
1 Juli 2026
Nonton Pesta Bola Terbesar Lebih Seru dengan Fitur Sports Live di Philips Smart Lighting Connected by WiZ
Ekonomi

Nonton Pesta Bola Terbesar Lebih Seru dengan Fitur Sports Live di Philips Smart Lighting Connected by WiZ

oleh Editor : Doe
1 Juli 2026
Mirae Asset Sekuritas: Risiko Global Mulai Mereda, Investor Tetap Perlu Waspadai Tantangan Domestik
Bisnis

Mirae Asset Sekuritas: Risiko Global Mulai Mereda, Investor Tetap Perlu Waspadai Tantangan Domestik

oleh Editor : Affandy
30 Juni 2026
BULOG Ajak Mahasiswa UGM Tinjau Pengelolaan Cadangan Beras, Perkuat Edukasi Ketahanan Pangan
Bisnis

BULOG Ajak Mahasiswa UGM Tinjau Pengelolaan Cadangan Beras, Perkuat Edukasi Ketahanan Pangan

oleh Editor : Affandy
30 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

JEMAAH HAJI: Kloter 1 Debarkasi Makassar mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin. (detik.com/Istimewa)

Menhaj Klaim Berhasil Turunkan Biaya Haji Rp 2 Juta Tahun Ini

2 Juli 2026
Jangan Abaikan Alarm Tubuh, Pakar Medis Ungkap Ancaman Kesehatan Senyap di Balik Gaya Hidup Urban

Jangan Abaikan Alarm Tubuh, Pakar Medis Ungkap Ancaman Kesehatan Senyap di Balik Gaya Hidup Urban

30 Juni 2026
TANPA BALAS: Pemain Ekuador Nilson Angulo dan pemain Meksiko Jorge Sanchez berebut bola dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 pada Rabu (1/7/2026). (Foto: (c) AP Photo/Natacha Pisarenko)

Meksiko Hajar Ekuador 2-0 tanpa Balas

2 Juli 2026
Rumah Modern Tak Lagi Cukup Dikunci, Saatnya Memahami Cara Baru Menjaga Keamanan Hunian

Rumah Modern Tak Lagi Cukup Dikunci, Saatnya Memahami Cara Baru Menjaga Keamanan Hunian

1 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3662 shares
    Share 1465 Tweet 916
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    470 shares
    Share 188 Tweet 118
  • PPG Prajabatan 2026 Dibuka Juni: 10.000 Kuota, Link Daftar & Syarat Guru Honorer

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Konsistensi Jaga Keamanan Pangan Jemaah Haji, PT Halalan Tayyiban Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi dari BPOM

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Jadwal Cair Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 di Kota Depok, Cek Nama Penerima di Sini!

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya