Senin, 26 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Film dan Musik

Dari Live TikTok ke Buku: Cara Ronni Waluya Merangkum Seni Berbicara Lewat Dialog dengan Publik

Editor : Akula oleh Editor : Akula
30 Desember 2025
in Film dan Musik
A A
0
Dari Live TikTok ke Buku: Cara Ronni Waluya Merangkum Seni Berbicara Lewat Dialog dengan Publik
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, Jakarta — Buku “Bicara Enak” karya Ronni Waluya lahir dari percakapan panjang yang terbangun antara dirinya dan publik. Media sosial, khususnya TikTok, menjadi ruang yang tak hanya menghidupkan kembali kebiasaan menulis Ronni, tetapi juga membentuk komunitas yang akhirnya ikut memengaruhi lahirnya buku tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir, Ronni aktif melakukan siaran langsung di TikTok bersama keluarganya dari studio kecil di rumah yang ia sebut seperti “TV sendiri”. Dari aktivitas itulah terbentuk komunitas penggemar bernama Ronners.

Interaksi yang intens, spontan, dan tanpa jarak itulah menjadi pemicu utama Ronni kembali serius menyelesaikan naskah buku yang sempat tertunda.

“Sampai pada titik saya ketemu Ronners, komunitas yang terbentuk gara-gara saya live TikTok. Gara-gara TikTok saya rajin lagi nulis buku,” ujarnya.

Artikel Terkait

Semangat Maju, Karya Nowela dan Bennett A.K. untuk Kemenangan Indonesia

Menatap Fase ‘Almost-Love’, Amanda Caesa Rilis EP Baru

Vino G. Bastian Perankan Ayah yang Berjuang Selamatkan Anak dari Kanker Darah di Gasigogi

IMG 20251230 WA0027 - Dari Live TikTok ke Buku: Cara Ronni Waluya Merangkum Seni Berbicara Lewat Dialog dengan Publik

Padahal, proses penulisan buku ini sudah dimulai jauh sebelum itu. Dorongan awal datang dari sang istri, Sarah, yang menilai Ronni sudah memiliki cukup pengalaman untuk dibagikan dalam bentuk tulisan.

“Awalnya Sarah, istriku, yang bilang kayaknya saya sudah pantas nulis buku, sampai dia ngasih buku jurnal,” kata Ronni sambil tertawa.

Ia sempat membangun kebiasaan menulis setiap pagi, namun rutinitas tersebut tak bertahan lama sebelum akhirnya terhenti.

Baru dalam tiga tahun terakhir Ronni kembali fokus, menuntaskan buku yang secara keseluruhan membutuhkan waktu lima tahun untuk rampung. Buku ini sekaligus menjadi penanda 30 tahun kiprah Ronni di ruang publik, bukan hanya sebagai penyanyi dan mantan vokalis Kahitna, tetapi juga sebagai presenter dan pelatih komunikasi yang terbiasa berhadapan langsung dengan beragam karakter manusia.

Alih-alih menyusun buku dengan pendekatan teoritis, Ronni memilih jalur pengalaman. “Di buku ini saya lebih banyak ceritakan 30 tahun sering berinteraksi dengan penonton, pemirsa, dan peserta. Jadi buku ini buku interaksi selama 30 tahun ini,” tuturnya.

Buku tersebut berangkat dari situasi nyata: bagaimana sebuah percakapan bisa membangun suasana, menyelesaikan masalah, atau justru memperumit keadaan. Namun semuanya ditulis Ronni dengan bahasa yang sederhana dan mengalir.

“Saya mencoba nulis buku ini dengan bahasa yang ringan, yang gampang dibaca, ngalir aja,” katanya.

Menurut Ronni, tulisan-tulisan dalam buku itu dikumpulkan dari hampir seluruh pengalaman hidupnya, yang ia susun kembali berdasarkan ingatan.

Menghidupkan kembali memori itulah yang menjadi tantangan terbesarnya.

“Tulisan ini benar-benar sharing pengalaman saya. Saya ingat-ingat lagi, dan itu adalah kendala kenapa butuh lima tahun lalu,” ujarnya.

Ia menyamakan proses menulis dengan proses bermusik yang menuntut fokus tinggi. “Nulis itu butuh waktu yang fokus, persis seperti kita ngapalin lirik lagu,” kata Ronni.

Saat ini, buku “Bicara Enak”  masih dipasarkan melalui direct selling dan akan segera tersedia di marketplace. Ronni juga mengisyaratkan adanya rencana pengembangan tema di masa depan.

“Masih ada turunan buku tentang public relation, bagaimana negosiasi, tapi kata istri saya nanti dulu. Akan lahir buku-buku selanjutnya,” ujarnya. (Brg/Kul)

Topik: Buku bicara enakRonni WaluyaRonni waluya rilis bukuRonni waluya rilis buku bicara enak

TerkaitBerita

Semangat Maju, Karya Nowela dan Bennett A.K. untuk Kemenangan Indonesia
Film dan Musik

Semangat Maju, Karya Nowela dan Bennett A.K. untuk Kemenangan Indonesia

oleh Editor : Akula
26 Oktober 2026
Menatap Fase ‘Almost-Love’, Amanda Caesa Rilis EP Baru
Film dan Musik

Menatap Fase ‘Almost-Love’, Amanda Caesa Rilis EP Baru

oleh Editor : Akula
26 Oktober 2026
Vino G. Bastian Perankan Ayah yang Berjuang Selamatkan Anak dari Kanker Darah di Gasigogi
Film dan Musik

Vino G. Bastian Perankan Ayah yang Berjuang Selamatkan Anak dari Kanker Darah di Gasigogi

oleh Editor : Akula
25 Oktober 2026
Sering Abaikan Nyeri Lutut? Belajar dari Kasus Pengapuran Tulang Aldi Taher
Film dan Musik

Sering Abaikan Nyeri Lutut? Belajar dari Kasus Pengapuran Tulang Aldi Taher

oleh Editor : Akula
25 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Menembus Gelap di Pelosok Negeri, Ketika Listrik Membuka Jalan Menuju Kesejahteraan

Menembus Gelap di Pelosok Negeri, Ketika Listrik Membuka Jalan Menuju Kesejahteraan

26 Oktober 2026
Semangat Maju, Karya Nowela dan Bennett A.K. untuk Kemenangan Indonesia

Semangat Maju, Karya Nowela dan Bennett A.K. untuk Kemenangan Indonesia

26 Oktober 2026
Menatap Fase ‘Almost-Love’, Amanda Caesa Rilis EP Baru

Menatap Fase ‘Almost-Love’, Amanda Caesa Rilis EP Baru

26 Oktober 2026
Waspadai Gejala Awal Kanker Payudara Tanpa Rasa Nyeri, Pakar Imbau Wanita Jangan Tunda Pemeriksaan

Waspadai Gejala Awal Kanker Payudara Tanpa Rasa Nyeri, Pakar Imbau Wanita Jangan Tunda Pemeriksaan

26 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5080 shares
    Share 2032 Tweet 1270
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1102 shares
    Share 441 Tweet 276
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • BEM UI dan Komite Sadar Serukan Aksi Nasional pada Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya