Koranindopos.com, Jakarta. Kalisa Putri, kembali mencuri perhatian publik. Setelah mengharumkan nama bangsa dengan gelar Miss Asia 2023, sosok yang dijuluki Half Human Half Doll itu kini melangkah mantap ke industri musik lewat peluncuran single perdananya berjudul Lucky Girl.
Karya ini digarap oleh pencipta lagu Jaz Rowe dan diproduksi di bawah lisensi Sony Music. Mengusung genre pop, Lucky Girl mengangkat kisah seorang gadis dari latar sederhana yang berani bermimpi besar, meski jauh dari gemerlap kehidupan kota.
Kalisa menyebut lagu tersebut hadir untuk menginspirasi perempuan agar tidak terjebak pada anggapan bahwa keberuntungan hanya datang dari privilese. Menurutnya, pencapaian sejati lahir dari proses panjang dan tekad yang kuat.
“Lagu ini memotivasi perempuan agar menyadari bahwa keberuntungan tidak datang secara instan atau karena privilese semata. Butuh proses dan perjuangan untuk bisa disebut sebagai ‘Lucky Girl’,” ujarnya saat jumpa pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (8/8/2025).
Peluncuran single ini dipilih bertepatan dengan ulang tahunnya di bulan Agustus. Kalisa menganggap momen tersebut sebagai hadiah istimewa untuk dirinya sendiri atas pencapaian yang ia raih di usia baru.
“Tahun ini begitu banyak keberuntungan yang saya syukuri. Mulai dari hubungan personal, hingga pencapaian akademik dan budaya,” kata wanita kelahiran 1990-an itu.

Selain merambah dunia musik, Kalisa juga baru saja menerima gelar kehormatan Nyimas Tumenggung Budayaningtyas dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Gelar tersebut semakin menegaskan perannya sebagai figur publik yang membawa nilai budaya.
Lulusan Magister Hukum Universitas Trisakti ini mengaku sengaja merilis single perdananya sekaligus dalam momen perayaan ulang tahun, sebagai simbol awal perjalanan baru di dunia hiburan.
Ia berharap Lucky Girl bisa menjadi penguat semangat bagi generasi muda yang tengah menapaki jalan panjang menuju impian mereka. Menurut Kalisa, kesuksesan adalah buah dari konsistensi.
“Kesuksesan tidak hadir dalam semalam. Lagu ini saya persembahkan sebagai pengingat bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil. Lebih baik menjadi perempuan yang beruntung daripada sekadar cantik, karena perempuan yang beruntung sudah pasti cantik, tapi yang cantik belum tentu beruntung,” tandasnya. (Brg/Hend)










