Sabtu, 12 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Dinkes DKI Prediksi Puncak Gelombang Omicron XBB Dua Pekan Lagi

Editor : Hana oleh Editor : Hana
3 Desember 2022
in Megapolitan
A A
0
Omicron XBB

FOTO: IST TRACING: Petugas medis mengumpulkan hasil swab test Covid-19.

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – GAMBIR. Kasus Covid-19 mengalami lonjakan dalam beberapa pekan terakhir. Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI menyebutkan salah satu penyebab lonjakan kasus tersebut karena subvarian baru Omicron XBB.

Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinkes DKI Ngabila Salama menuturkan, ada beberapa hal kasus Covid-19 disebutkan terkendali. Terutama, saat terjadi lonjakan kasus di periode tertentu. Menurutnya, setiap enam bulan sekali, kemungkinan ada lonjakan kasus Covid-19.

”Tapi, defenisi terkendali itu tidak disertai dengan kenaikan kematian maupun pemakaian RS,” terang Ngabila. Menurutnya, kenaikan kematian maupun pemakaian RS di Jakarta masih terkendali.

Dalam sepekan terakhir, Ngabila juga menyebutkan dari kondisi kasus Covid-19 di Jakarta, varian Omicron XBB sudah di kisaran 30-an persen. ”Melihat data ini, kita harus berhati-hati. Bisa jadi puncaknya gelombang itu dua sampai empat minggu ke depan. Jadi harus kita nilai terus trend-nya. Kondisi yang saya sampaikan ini dua minggu bahkan tiga minggu sebelumnya. Kalau kondisi dua minggu sebelumnya 30 persen, mungkin sekarang kondisinya sudah dominan 60 persen. Sehingga untuk mencapai 100 persen butuh waktu dua minggu lagi. Jadi, benar-benar puncak Omicron XBB tadi,” bebernya.

Artikel Terkait

Cerita Korban Loker Bodong di Kelapa Gading, Diminta Buka Rekening dengan Saldo Rp2 Juta

Asap Kebakaran TPA Galuga Masuk Permukiman, Warga Keluhkan Batuk dan Mata Perih

Nelayan Muara Angke Sulit Dapat Solar, Dua Hari Tak Melaut hingga Kesulitan Belanja

Ngabila juga menjelaskan angka kematian dalam sepekan terakhir di Jakarta mencapai 55 kasus. Menurutnya, jumlah tersebut mayoritas belum divaksin sama sekali. ”Sekitar 33-an persen yang belum vaksin sama sekali. Dan, kalau kita lihat juga, 90 persen usia 40 tahun ke atas dan rata-rata semua dengan komorbid berat,” imbuhnya.

Kondisi itu juga disebutkannya sangat perlu diperhatikan untuk kebijakan terhadap anak sekolah. Namun dari hasil data mereka, dari jumlah kasus Covid-19 di Jakarta, kasus anak masih 10-15 persen. ”Artinya, belum ada kenaikan signifikan terhadap proporsi. Jika naik dominan, itu lebih dari 20 persen. Kalau naiknya lebih dari 20 persen untuk anak, apalagi dewasa. Itu mungkin menunjukkan banyak kasus tidak terdeteksi di lapangan maupun transmisi Covid masih tinggi di masyarakat,” jelasnya.

Untuk mencegah lonjakan kasus, dia menyebutkan Pemprov DKI sudah mendekatkan sentra vaksinasi ke masyarakat. Meskipun, dia tidak menampik bahwa orang yang vaksin tidak kebal dari Covid-19. ”Walaupun kita vaksin memang masih bisa Covid-19. Tapi, bisa mengurangi keparahan dan long Covid,” jelasnya.

Lantaran angka kematian usia 40 tahun cukup besar di Jakarta, dia menghimbau agar warga yang masuk kelompok usia tersebut untuk melakukan deteksi dini. ”Memang, usia di atas 40 tahun ini harus concern. Apalagi, yang punya satu komorbid, selain vaksin, itu juga harus hati-hati dan pertimbangkan mengikuti kegiatan publik di indoor,” katanya. (wyu/mmr)

Topik: Covid-19KesehatankoronaOmicronpandemic

TerkaitBerita

Cerita Korban Loker Bodong di Kelapa Gading, Diminta Buka Rekening dengan Saldo Rp2 Juta
Megapolitan

Cerita Korban Loker Bodong di Kelapa Gading, Diminta Buka Rekening dengan Saldo Rp2 Juta

oleh Editor : Affandy
12 September 2026
Asap Kebakaran TPA Galuga Masuk Permukiman, Warga Keluhkan Batuk dan Mata Perih
Megapolitan

Asap Kebakaran TPA Galuga Masuk Permukiman, Warga Keluhkan Batuk dan Mata Perih

oleh Editor : Affandy
11 September 2026
Nelayan Muara Angke Sulit Dapat Solar, Dua Hari Tak Melaut hingga Kesulitan Belanja
Megapolitan

Nelayan Muara Angke Sulit Dapat Solar, Dua Hari Tak Melaut hingga Kesulitan Belanja

oleh Editor : Affandy
10 September 2026
Lahan Pemprov DKI di Kembangan Jadi Lapangan Padel, Dulunya TPS Sampah Warga
Megapolitan

Lahan Pemprov DKI di Kembangan Jadi Lapangan Padel, Dulunya TPS Sampah Warga

oleh Editor : Affandy
10 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

MORA GROUP

MORA GROUP BUKA MORA CUP 2026  SATUKAN KARYAWAN DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS DAN KEBERSAMAAN

12 September 2026
Wou Kids Resmi Diluncurkan, Leny Rafael Bidik Pasar Anak

Wou Kids Resmi Diluncurkan, Leny Rafael Bidik Pasar Anak

12 September 2026
PERTEMUAN PENTING: Presiden Rusia Vladimir Putin turun dari panggung disusul Presiden AS Donald Trump menuju mobil kepresidenan AS limosin Cadillac di Pangkalan Gabungan Elmendorf-Richardson di Anchorage, Alaska pada Jumat (15/8/2025). (FOTO ILUSTRASI: Andrew Harnik/Getty Image)

Putin Kecam Taktik Negara Barat Beri Tekanan Perdagangan Jadi Gangguan Geopolitik

12 September 2026
Film Pendek dan Cerita Komunitas Bertemu di Inspiring Asia Micro Film Festival 2026

Film Pendek dan Cerita Komunitas Bertemu di Inspiring Asia Micro Film Festival 2026

12 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4487 shares
    Share 1795 Tweet 1122
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    862 shares
    Share 345 Tweet 216
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    325 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Kecelakaan Beruntun di Kembangan Jakbar Tewaskan Sekeluarga, Libatkan 5 Kendaraan

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya