Selasa, 21 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

DME Berpeluang Gantikan LPG, Pemerintah Percepat Kemandirian Energi Nasional

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
7 Mei 2026
in Nasional
A A
0
DME Berpeluang Gantikan LPG, Pemerintah Percepat Kemandirian Energi Nasional

Foto: NNC netralnews

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Peluang penggunaan Dimethyl Ether (DME) sebagai pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG) di Indonesia semakin terbuka lebar. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai mempercepat pengembangan proyek gasifikasi batu bara menjadi DME sebagai bagian dari strategi besar menuju kemandirian energi nasional.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa proyek DME telah dibahas dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah menempatkan proyek ini sebagai salah satu prioritas utama untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG yang terus meningkat setiap tahun.

Kebutuhan LPG nasional diperkirakan terus melonjak dalam beberapa tahun mendatang. Menurut Bahlil, konsumsi LPG Indonesia pada 2026 diperkirakan mendekati 10 juta ton per tahun. Angka tersebut menjadi tantangan besar karena sebagian besar kebutuhan masih bergantung pada impor.

“Kita tidak bisa terlalu lama bergantung pada impor. Industri energi dalam negeri harus segera dibangun,” ujar Bahlil dalam keterangannya.

Artikel Terkait

Lestari Moerdijat Desak Evaluasi Sistem Perlindungan Kelompok Rentan Usai Kasus Kekerasan Seksual Lansia di Grobogan

DKI Jakarta Juara Umum Asah Keterampilan PERIKHSA ke-5 Tahun 2026, Bamsoet Tekankan Profesionalisme dan Semangat Bela Negara

Generasi Muda Papua Selatan Tunjukkan Nasionalisme

Kondisi ini mendorong pemerintah mencari sumber energi alternatif yang dapat diproduksi di dalam negeri. DME dianggap menjadi solusi strategis karena Indonesia memiliki cadangan batu bara kalori rendah yang sangat melimpah dan belum dimanfaatkan secara optimal.

Dimethyl Ether merupakan senyawa eter paling sederhana dengan rumus kimia CH3OCH3. DME berbentuk gas dan memiliki karakteristik yang mirip dengan LPG, baik dari sisi sifat kimia maupun fisika.

Karena memiliki kemiripan tersebut, DME dapat menggunakan infrastruktur LPG yang sudah ada saat ini, seperti:

  • Tabung gas
  • Tangki penyimpanan
  • Sistem distribusi
  • Peralatan penanganan gas

Hal ini menjadi keuntungan besar karena pemerintah tidak perlu membangun sistem distribusi baru secara menyeluruh.

Selain dari batu bara, DME juga dapat diproduksi dari berbagai sumber energi lain seperti:

  • Biomassa
  • Limbah organik
  • Coal Bed Methane (CBM)

Namun saat ini, batu bara kalori rendah masih dianggap sebagai bahan baku paling ekonomis dan realistis untuk pengembangan DME skala besar di Indonesia.

Selain mendukung ketahanan energi, DME juga dinilai memiliki dampak lingkungan yang lebih baik dibanding LPG. Dalam proses pembakarannya, DME menghasilkan emisi gas rumah kaca yang lebih rendah.

Jika LPG menghasilkan sekitar 930 kilogram CO2 per tahun, penggunaan DME diperkirakan dapat menurunkan emisi menjadi sekitar 745 kilogram CO2. Penurunan ini sejalan dengan komitmen global untuk mengurangi emisi karbon dan memperlambat perubahan iklim.

Tidak hanya itu, DME juga memiliki beberapa keunggulan lain:

  • Nyala api lebih biru dan stabil
  • Tidak menghasilkan sulfur
  • Emisi partikulat lebih rendah
  • Mengurangi NOx yang berbahaya bagi kualitas udara

Karakteristik tersebut membuat DME dipandang lebih bersih dan aman bagi lingkungan maupun kesehatan masyarakat.

Pemerintah menargetkan pembangunan pabrik dan pengembangan industri DME mulai berjalan secara bertahap pada 2026. Produksi massal diharapkan dapat dimulai pada 2027.

Meski demikian, penggantian LPG dengan DME diperkirakan tidak akan dilakukan secara instan di seluruh Indonesia. Implementasi kemungkinan dilakukan secara bertahap dan paralel, terutama pada sektor-sektor tertentu yang dinilai paling siap.

Strategi bertahap ini dilakukan untuk memastikan kesiapan industri, distribusi, hingga penerimaan masyarakat terhadap penggunaan bahan bakar baru tersebut.

Pengembangan DME menunjukkan arah baru kebijakan energi Indonesia yang lebih berorientasi pada pemanfaatan sumber daya domestik. Selama bertahun-tahun, tingginya impor LPG menjadi beban besar bagi anggaran negara, terutama untuk subsidi energi.

Dengan memanfaatkan batu bara kalori rendah yang selama ini kurang bernilai ekonomi tinggi, pemerintah berharap Indonesia dapat:

  • Mengurangi impor LPG
  • Menekan subsidi energi
  • Menciptakan lapangan kerja baru
  • Mengembangkan industri hilirisasi energi

Di tengah meningkatnya kebutuhan energi nasional, DME dipandang bukan sekadar alternatif bahan bakar, tetapi juga bagian dari strategi besar membangun ketahanan energi jangka panjang.

Jika proyek ini berjalan sesuai rencana, Indonesia berpotensi menjadi salah satu negara yang berhasil mengembangkan bahan bakar substitusi LPG berbasis sumber daya domestik dengan skala industri besar.(dhil)

Topik: dmeLPG

TerkaitBerita

Lestari Moerdijat Desak Evaluasi Sistem Perlindungan Kelompok Rentan Usai Kasus Kekerasan Seksual Lansia di Grobogan
Nasional

Lestari Moerdijat Desak Evaluasi Sistem Perlindungan Kelompok Rentan Usai Kasus Kekerasan Seksual Lansia di Grobogan

oleh Editor : Affandy
20 Juli 2026
DKI Jakarta Juara Umum Asah Keterampilan PERIKHSA ke-5 Tahun 2026, Bamsoet Tekankan Profesionalisme dan Semangat Bela Negara
Nasional

DKI Jakarta Juara Umum Asah Keterampilan PERIKHSA ke-5 Tahun 2026, Bamsoet Tekankan Profesionalisme dan Semangat Bela Negara

oleh Editor : Affandy
20 Juli 2026
LCC Empat Pilar
Pendidikan

Generasi Muda Papua Selatan Tunjukkan Nasionalisme

oleh Editor : Hairul
20 Juli 2026
LCC Empat Pilar MPR
Pendidikan

Dominasi Babak Final, SMAN 3 Kota Sorong Raih Juara 1 LCC Empat Pilar MPR Provinsi Papua Barat Daya

oleh Editor : Hairul
20 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

IMI

Bamsoet: Java Drag Record Series 2026 Perkuat Pembinaan Pembalap dan Gerakkan Ekonomi Daerah

20 Juli 2026
DIPLOMATIK: KBRI Indonesia di Kyiv, Ukraina telah menyampaikan nota diplomatik RI ke Kemenlu Armenia terkait kematian seorang WNI asal Maros, Sulawesi Selatan. (Foto: Kementerian Luar Negeri RI)

RI Kirim Nota Diplomatik Ke Kemlu Armenia Terkait WNI Tewas Dibunuh

21 Juli 2026
HASIL TANGKAPAN: Polres Bogor membongkar dua gudang penyimpanan besar Obat Keras Terbatas (OKT) di kawasan Rancabungur dan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Foto: Dok/Istimewa/Detik.com)

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Gunung Putri Bogor

21 Juli 2026
GAGAL JUARA: Lionel Messi tertunduk lesu usai Timnas Argentina kebobolan di final Piala Dunia 2026. (Foto: (c) AP Photo/Ashley Landis)

Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

21 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3969 shares
    Share 1588 Tweet 992
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    566 shares
    Share 226 Tweet 142
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Lionel Messi Berpeluang Tutup Piala Dunia Dengan 3 Penghargaan Prestisius

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • PERPUHA Dukung Pemindahan Penerbangan Umrah ke Terminal 2 Soekarno-Hatta

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya