Sabtu, 27 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

DPR RI : Perlu Evaluasi Kebijakan Perberasan untuk Dukung Penggilingan Padi

Editor : Hana oleh Editor : Hana
15 September 2023
in Nasional
A A
0
Penggilingan Padi
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Anggota Komisi IV DPR RI, Andi Akmal Pasluddin, telah mengungkapkan keprihatinannya atas keluhan dari para pelaku penggilingan padi terkait dengan tingginya harga beras yang dibeli oleh korporasi besar. Menurutnya, hal ini menyebabkan banyak pengusaha penggilingan padi mengalami kesulitan ekonomi dan bahkan gulung tikar. Oleh karena itu, ia mengusulkan agar pemerintah segera mengevaluasi seluruh kebijakan perberasan dan menstandarisasi penggilingan padi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya produksi.

Andi Akmal Pasluddin menjelaskan bahwa para pelaku penggilingan padi telah melaporkan bahwa korporasi besar membeli gabah petani dengan harga yang tinggi, sehingga mayoritas petani menjual gabah mereka kepada satu perusahaan saja. Hal ini menciptakan persaingan yang tidak sehat dan merugikan penggilingan padi kecil maupun sedang.

Menurut Badan Pangan Nasional, sebanyak 11 ribu penggilingan padi telah tutup, dan situasi ini dianggap sebagai fenomena yang tidak sehat. Oleh karena itu, pemerintah perlu turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini. Harga gabah yang melampaui Harga Pembelian Pemerintah (HPP) hingga Rp7.000 sangat mempersulit penggilingan padi kecil dan sedang.

Andi Akmal Pasluddin menyatakan, “Pemerintah ini rakyatnya beraneka ragam. Ternyata tingginya harga gabah, ada dua kelompok masyarakat yakni konsumen berat yang menghadapi tingginya harga beras dan pelaku penggilingan padi kecil yang kolaps usahanya.”

Artikel Terkait

Pegadaian Borong Awards di Ajang Global, Contact Center World Asia Pacific 2026

Tingkatkan Kepercayaan Muzaki, BMH Yogyakarta Berkomitmen Jaga Integritas Pengelolaan Dana

Perguruan Tinggi UI dan USM Berkolaborasi Perkuat Masyarakat Pesisir di Pulau Langkawi

Oleh karena itu, ia mengusulkan agar pemerintah mencari keseimbangan yang lebih baik antara keuntungan bagi petani dan kelangsungan usaha penggilingan padi. Hal ini dapat dicapai melalui evaluasi kebijakan perberasan dan standarisasi penggilingan padi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya produksi.

Selain itu, Andi Akmal Pasluddin juga menyarankan agar pemerintah membina penggilingan padi untuk menjalin kemitraan dengan petani. Dengan demikian, pasokan gabah yang stabil dengan harga yang bersaing dapat dijamin, yang pada akhirnya akan menguntungkan kedua belah pihak dalam jangka panjang.

Dalam mengatasi masalah tingginya harga gabah sambil mempertahankan kelangsungan usaha penggilingan padi, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan kerja sama antara berbagai pemangku kepentingan. Langkah-langkah seperti diversifikasi usaha, promosi dan pemasaran, koordinasi dengan asosiasi pertanian, kredit usaha kecil, pelatihan, dan peningkatan kompetensi, serta campur tangan pemerintah dalam koordinasi pasar harus dilakukan untuk mendukung semua elemen masyarakat yang terlibat dalam sektor pertanian pangan.(dni)

Topik: DPR RIPenggilingan Padi

TerkaitBerita

Pegadaian Borong Awards di Ajang Global, Contact Center World Asia Pacific 2026
Nasional

Pegadaian Borong Awards di Ajang Global, Contact Center World Asia Pacific 2026

oleh Editor : Anggoro
26 Juni 2026
BMH Yogyakarta
Nasional

Tingkatkan Kepercayaan Muzaki, BMH Yogyakarta Berkomitmen Jaga Integritas Pengelolaan Dana

oleh Editor : Hairul
26 Juni 2026
Perguruan Tinggi UI dan USM Berkolaborasi Perkuat Masyarakat Pesisir di Pulau Langkawi
Pendidikan

Perguruan Tinggi UI dan USM Berkolaborasi Perkuat Masyarakat Pesisir di Pulau Langkawi

oleh Editor : Anggoro
26 Juni 2026
Mendikti Bungkam Soal Mahasiswa UBK Terima Rp20 Juta dan Keterlibatan Eks Ketua BEM UGM
Nasional

Mendikti Bungkam Soal Mahasiswa UBK Terima Rp20 Juta dan Keterlibatan Eks Ketua BEM UGM

oleh Editor : Affandy
26 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

HUKUMAN TAMBAHAN: Kim Keon Hee, mantan ibu negara Korea Selatan, dijatuhi hukuman tambahan oleh Pengadilan Korea Selatan pada Jumat (26/6/2026). (Foto: AFP/KIN CHEUNG)

Total Vonis Eks Ibu Negara Korsel Kim Keon Hee Jadi 11 Tahun

27 Juni 2026
Jadwal Cair Bansos

Jadwal Cair Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 di Kota Depok, Cek Nama Penerima di Sini!

27 Juni 2026
DUEL SERU: Pemain Argentina Lionel Messi merayakan gol dalam laga Grup J Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Austria di Arlington, Texas, dekat Dallas pada Senin (22/6/2026). (Foto:(c) AP Photo/Julio Cortez)

Laga Lawan Argentina Adalah Ujian Berat Bagi Yordania

27 Juni 2026
RILIS FILM: Para pemeran film Andai Waktu Bisa Diulang Kembali di Travoy Hub, Makasar, Jakarta Timur pada Jumat (26/6/2026). (FOTO: HARIS RISNANDAR/KORANINDOPOS.COM)

Davina Karamoy: Saya Menangis Baca Naskah Film Andai Waktu Bisa Diulang Kembali

27 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3591 shares
    Share 1436 Tweet 898
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    450 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Marco Bezzecchi Kena Sanksi Berat Setelah Pukul Marshal

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Obat Bebas Tetap Memiliki Risiko, Masyarakat Diminta Lebih Bijak Menggunakannya

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya