Kamis, 25 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home uncategorized

Dulu Dibully, Kini Menginspirasi : Perjalanan Hidup Rivel Sumigar dari “Si Pengkor” hingga Jadi Influencer Nasional

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
19 April 2025
in uncategorized
A A
0
Rivel Sumigar
Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – Jakarta. Dibalik kesuksesan yang kini membuat banyak orang terinspirasi, tersimpan kisah pilu tentang perjuangan, tekad, dan luka masa kecil yang pernah dialaminya.Pria asal Manado yang bernama Rivel Sumigar kini melejit sebagai salah satu influencer terbesar di Indonesia.

Melalui platform digital seperti Tiktok, Instagram, Facebook, dan YouTube, dengan total jutaan pengikut setia kini Rivel Sumigar dapat dikenal luas.

Tak banyak yang tahu bahwa Rivel Sumigar semasa kecil pernah mengalami perundungan yang cukup menyakitkan. “Waktu SD aku dibully karena kondisi fisikku,” ungkapnya dalam wawancara.

Lahir prematur dengan kaki kanan yang tidak normal, Rivel Sumigar sempat menjalani pengobatan tradisional dengan metode “spaleg” yaitu kaki diluruskan menggunakan bambu selama berbulan-bulan. Meski pengobatan itu membuahkan hasil, cara jalannya yang masih sedikit timpang membuatnya menjadi sasaran ejekan teman-teman.

Artikel Terkait

Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Cara Ferly Halim Menggambarkan Cinta yang Tak Selalu Terucap

Dua Aksi Demo Mahasiswa Digelar di Jakarta Pusat Siang Ini, 214 Personel Disiagakan

Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku

567a39a7 23c1 4c61 acb5 1f932209cb91 - Dulu Dibully, Kini Menginspirasi : Perjalanan Hidup Rivel Sumigar dari "Si Pengkor" hingga Jadi Influencer Nasional

“Waktu SD aku dipanggil ‘Si Pengkor’ dan Itu bikin orang tua aku sering menangis diam-diam. Tapi aku bilang ke papa kalau aku baik-baik saja, walaupun di dalam hati sebenarnya sakit”, tutur Rivel Sumigar.

Bullying itu bertahan hingga awal SMP, sebelum akhirnya Rivel Sumigar pindah ke kota untuk melanjutkan SMA. Di lingkungan baru, ia menemukan komunitas yang lebih suportif, dan perlahan rasa percaya dirinya mulai tumbuh.

Tekadnya untuk sukses tak surut. Meski berasal dari keluarga petani dengan keterbatasan ekonomi, Rivel Sumigar tetap berambisi untuk kuliah. Ia lolos beasiswa Bidik Misi dan mulai hidup sebagai anak kost dengan segala keterbatasan, mengandalkan bekal sederhana dari rumah dan uang saku Rp300 ribu per minggu. Demi bertahan, ia menjual satu-satunya laptop miliknya dan memulai usaha jual beli laptop kecil-kecilan.

Usahanya membuahkan hasil. Dari hanya berbagi kamar kost, Rivel Sumigar bisa kost sendiri, membeli sepeda motor, dan menjadi driver ojek online demi menambah penghasilan. Ia bahkan sempat bekerja sebagai waiter di karaoke malam hari sambil tetap kuliah di pagi hari.

Perjuangannya tidak berhenti di situ. Setelah lulus kuliah, Rivel Sumigar sempat bekerja kantoran di Manado sebelum akhirnya menemukan panggilan hidupnya sebagai content creator. Dari YouTube, kemudian beralih ke TikTok, dan namanya pun melejit.

“Sekarang sudah tidak ada lagi yang panggil aku ‘Si Pengkor’. Bahkan mereka yang dulu mengejek, sekarang datang minta diajari cara bikin konten”, ujar Rivel Sumigar sambil tersenyum.

Meski luka batin masa kecil belum sepenuhnya hilang, Rivel Sumigar memilih untuk memaafkan.

Cerita Rivel Sumigar bukan sekadar kisah tentang kesuksesan di dunia digital. Ini adalah kisah tentang keberanian untuk bangkit, tentang tidak menyerah pada luka masa lalu, dan tentang bagaimana ketekunan bisa mengubah takdir. Dari anak petani yang pernah dibully, kini Rivel Sumigar menjadi simbol harapan bagi banyak anak muda di Indonesia. (why)

Topik: Rivel Sumigar

TerkaitBerita

Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Cara Ferly Halim Menggambarkan Cinta yang Tak Selalu Terucap
uncategorized

Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Cara Ferly Halim Menggambarkan Cinta yang Tak Selalu Terucap

oleh Editor : Akula
12 Juni 2026
Dua Aksi Demo Mahasiswa Digelar di Jakarta Pusat Siang Ini, 214 Personel Disiagakan
uncategorized

Dua Aksi Demo Mahasiswa Digelar di Jakarta Pusat Siang Ini, 214 Personel Disiagakan

oleh Editor : Affandy
10 Juni 2026
Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku
uncategorized

Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku

oleh Editor : Akula
22 Mei 2026
UM-PTKIN 2026 Perketat Pengawasan, Gunakan Alat Detektor dan Sistem SSE
uncategorized

UM-PTKIN 2026 Perketat Pengawasan, Gunakan Alat Detektor dan Sistem SSE

oleh Editor : Affandy
13 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

CCEP Indonesia Raih Penghargaan HR Asia Best Companies to Work for in Asia Enam Tahun Berturut-Turut

25 Juni 2026
Bukan Demi Ekonomi, Ini Motif Mengejutkan ART yang Tega Mengutil Barang Mewah Milik Angel Lelga

Bukan Demi Ekonomi, Ini Motif Mengejutkan ART yang Tega Mengutil Barang Mewah Milik Angel Lelga

25 Juni 2026
Tembus 23,1 Juta Nasabah, Sinergi PNM dan Danantara Perkuat Pemberdayaan Perempuan

Tembus 23,1 Juta Nasabah, Sinergi PNM dan Danantara Perkuat Pemberdayaan Perempuan

25 Juni 2026
UGM Dorong Pemerintah Perluas Beasiswa agar Lebih Banyak Lulusan SMA Bisa Kuliah

UGM Dorong Pemerintah Perluas Beasiswa agar Lebih Banyak Lulusan SMA Bisa Kuliah

25 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3564 shares
    Share 1426 Tweet 891
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    444 shares
    Share 178 Tweet 111
  • Marco Bezzecchi Kena Sanksi Berat Setelah Pukul Marshal

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Dua Pabrik Komponen Otomotif Jepang di Jatim Dikabarkan Bakal PHK Ribuan Karyawan, Produksi Disebut Pindah ke Vietnam

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya