Selasa, 26 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Opini

Filosofi Ramadan Mubarak

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
5 Maret 2025
in Opini
A A
0
Ramadan Mubarak
Share on FacebookShare on Twitter

Indopos – Jakarta. Harus diakui bahwa ibadah puasa pada bulan Ramadan mengandung nilai-nilai hikmah serta makna filosofis di dalamnya. Filosofi puasa Ramadan/ramadan mubarak sudah seharusnya diketahui umat Islam. Dengan mengetahui filosofi ramadan maka hikmatus tasrik dan tujuan ramadan akan dapat digapai setiap mukmin yang berpuasa selama satu bulan penuh. Pengetahuan tentang hikmah berpuasa ini tentu menjadi hal penting bagi siapapun yang melaksanakannya, karena kandungan nilai dan etika dalam ibadah ini sangat luar biasa.

Secara filosofis dalam surat al-Baqarah ayat 183 menjelaskan bahwa puasa hanya diwajibkan bagi orang yang beriman. Perintah ini mengindikasikan bahwa Ramadan adalah sarana pengejewatahan ketauhidan dan keimanan seorang hamba Allah.

Berpuasa merupakan bukti pengukuhan keislaman dan keimanan. Jangan mengaku sebagai orang yang beriman kalau tidak berpuasa pada bulan suci Ramadan tanpa alasan yang dibenarkan. Ikatan perintah hanya bagi yang beriman memperlihatkan bahwa mereka yang memilki kekuatan akidah, melaksanakan syari‘ah, dan selalu memperbaiki perilakunya adalah sebagai titik keberangkatan dalam ibadah berpuasa menuju manusia yang bertakwa kepada Allah Swt.

Didasari pada pondasi keimanan kepada Allah yang kokoh, para mukmin akan mampu melaksanakan ibadah puasa di bulan ramadan dengan baik dan sempurna, sehingga ia mampu memetik hasilnya (pahala puasa dengan sempurna pula). Dalam kaitan ini, Para ulama sering memberi perumpamaan bahwa bulan Rajab merupakan bulan menanam berbagai jenis tanaman (padi, sayuran, dll), bulan Sya’ban adalah bulan merawat dan menyiramnya, dan bulan Ramadan adalah bulan memetik atau memanennya.

Artikel Terkait

Fakta di Balik Program ”Stimulan” Perumahan Swadaya

Arsitektur Baru Keadilan Pajak

Pendidikan Bermutu untuk Semua bukan Sekadar Sekolah

Agar tidak gagal panen atau ibadah puasa kita diterima dan mendapat pahala disisi Allah Swt maka kita harus memperhatikan tiga hal yang memeiliki keterkaitan erat dalam ibadah puasa ramadan, yaitu akidah, syariah dan akhlak. Ketiga aspek ini akan menetukan apakah ibadah kita akan diterima atau sebalikanya tidak diterima oleh Allah Swt.

Pertama, ditinjau dari aspek akidah, maka puasa dan ibadah-ibadah yang lain tidak akan diterima Allah Swt bagi mereka yang dalam hati, pikiran dan perbuatannya mengandung syirik kepada Allah Swt. Pelaku syirik kecil sekalipun juga menggugurkan nilai pahala puasa, seperti orang yang berpuasa karena ria untuk mendapat sanjungan dan pujian dari manusia, bukan berpuasa karena memenuhi perintah Allah secara ikhlas. Allah secara tegas mengingatkan hamba-Nya akan hal ini melalui firman-Nya:”Barangsiapa yang mengharapkan pertemuan dengan Rabb-Nya maka amalkanlah amalan kebaikan dan jangan mempersekutukan Rabb-nya dengan sesuatu apapun” (QS. Al Kahfi: 110).

Kedua, diperlukan ilmu dalam melaksanakan amal ibadah kepada Allah. Seorang hamba yang beribadah puasa Ramadan, tetapi tidak memiliki dasar keilmuan sebagaimana diajarkan oleh baginda Rasululah Saw maka ibadah puasa tersebut tidak diterima oleh Allah Swt. Agar ibadah Puasa ramadan yang kita kerjakan diterima Allah, maka belajarlah dan pelajarilan tuntunan. Rasul dalam berpuasa di bulan ramadhan (dimensi Syariah). Dalam Qur’an, surst Al-Furqan Allah mengatakan bahwa:” Dan Kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan.”

Sementara itu ada juga ungkapan bahwa barangsiapa beramal dengan sesuatu amalan yang tidak datangnya daripada perkara atau urusanku maka ditolak. Dalam konteks ini, Umar bin ‘Abdul ‘Aziz juga pernah berkata: “Siapa yang beribadah kepada Allah tanpa didasari ilmu, maka kerusakan yang ia perbuat lebih banyak daripada maslahat yang diperoleh.” (Majmu’ Al Fatawa karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, 2: 282).

Semua pesan ini mengandaikan bahwa ilmu pengetahuan menjadi hal yang sangat penting dalam melaksanakan perintah Allah.

Ketiga, ditinjau dari dimensi akhlak, puasa Ramadan tidak diterima dan gugur pahala puasanya karena tidak memiliki hubungan dan etika sosial yang baik dengan manusia. Setiap penceramah di bulan Ramadan akan sering mengutip Hadits yang mengatakan bahwa betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan sesuatu dari puasanya kecuali rasa lapar dan dahaga” (HR An-Nasa’i).

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Anas, Rasulullah bersabda: ada lima perbuatan yang menghapus pahala puasa, yaitu: berbohong, menggunjing, mengadu orang, bersumpah palsu, dan memandang lain jenis dengan syahwat.

Dua pesan Rasulullah ini memberikan suatu ingatan bahwa berpuasa itu memiliki penjagaan yang sangat kuat ada etika sosial. Semakin etika sosial tidak dijaga, maka dapat dipastikan hanya kelaparan dan kedahagaan semata didapatkan seseorang yang berpuasa.

Penulis: Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag.
(Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh)

Topik: Ramadan Mubarak

TerkaitBerita

PERKUAT KELUARGA: Dari kiri, Bendahara Umum Sari Yuliati, Ketum Golkar Bahlil Lahadalia, dan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Adies Kadir dalam satu momentum kegiatan partai. (Foto Ilustrasi: memoindonsia.co.id)
Opini

Fakta di Balik Program ”Stimulan” Perumahan Swadaya

oleh Editor : Memoarto
11 Mei 2026
Arsitektur Baru Keadilan Pajak
Opini

Arsitektur Baru Keadilan Pajak

oleh Editor : Anggoro
6 Mei 2026
Pendidikan Bermutu untuk Semua bukan Sekadar Sekolah
Opini

Pendidikan Bermutu untuk Semua bukan Sekadar Sekolah

oleh Editor : Anggoro
5 Mei 2026
DUET PAS: Ketua Umum Partai Golkar periode 2024-2029 Bahlil Lahadalia (kanan) dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji. (Foto Ilustrasi: dok/dpppartaigolkarofficial.com)
Opini

Bahlil Arsitek, Sarmuji Eksekutor

oleh Editor : Memoarto
27 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Bappenas Siap Dukung Penuh Grand Design Vokasi dan Perlindungan Kementerian P2MI

Bappenas Siap Dukung Penuh Grand Design Vokasi dan Perlindungan Kementerian P2MI

26 Mei 2026
Bali United Bidik Profit Signifikan 2026 Lewat Pengembangan Sportainment

Bali United Bidik Profit Signifikan 2026 Lewat Pengembangan Sportainment

26 Mei 2026
Gala Premiere Badut Gendong Digelar Meriah, Horor Baru Semesta Qodrat Siap Teror Bioskop Indonesia

Gala Premiere Badut Gendong Digelar Meriah, Horor Baru Semesta Qodrat Siap Teror Bioskop Indonesia

26 Mei 2026
Ilmuwan Oxford Kembangkan Vaksin Ebola Baru, Siap Masuk Uji Klinis dalam Beberapa Bulan

Ilmuwan Oxford Kembangkan Vaksin Ebola Baru, Siap Masuk Uji Klinis dalam Beberapa Bulan

26 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3252 shares
    Share 1301 Tweet 813
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    375 shares
    Share 150 Tweet 94
  • Bocoran iPhone 18 Pro Max: Desain Baru, Performa Monster, dan Kamera Ala DSLR

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Pledoi Calvin Cahya: Kuasa Hukum Pertanyakan Dasar Dakwaan dan Minta Pembebasan Total

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Jumlah Jemaah Haji Indonesia yang Wafat di Arab Saudi Bertambah

    310 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya