Rabu, 13 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Megapolitan

Gudang Oli di Penjaringan Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
7 Mei 2026
in Megapolitan
A A
0
Gudang Oli di Penjaringan Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Foto: jakut info

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com – JAKARTA – Sebuah gudang oli di kawasan Jalan Kamal Lama, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara terbakar hebat pada Rabu malam, 6 Mei 2026. Kebakaran yang melanda bangunan seluas sekitar 1.200 meter persegi itu diduga dipicu oleh korsleting listrik pada panel utama gudang.

Menurut keterangan Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, peristiwa bermula ketika seorang karyawan yang melintas melihat adanya ledakan pada panel listrik di dalam area gudang. Ledakan tersebut kemudian menyambar drum-drum oli yang tersimpan di lokasi dan memicu kobaran api besar.

“Dugaan penyebab fenomena listrik. Saat melintas, karyawan melihat ledakan di panel listrik,” ujar Gatot saat dikonfirmasi pada Kamis (7/5/2026).

Karakteristik bahan yang mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar dan meluas ke sebagian besar area gudang. Asap hitam pekat membumbung tinggi dan terlihat dari sejumlah titik di sekitar kawasan Penjaringan.

Artikel Terkait

Kebakaran Hebat Landa Pergudangan Miami Jakarta Barat, Empat Gudang Hangus Terbakar

Gangguan KRL Serpong–Tanah Abang Sebabkan Keterlambatan Perjalanan Selasa Pagi

APHPI Desak Polda Metro Jaya Segera Tindak Lanjut Kasus Faisal Amsco

Petugas pemadam kebakaran menerima laporan kejadian sekitar pukul 22.25 WIB dan tiba di lokasi sepuluh menit kemudian. Untuk mengendalikan kebakaran, sebanyak 22 unit mobil pemadam dan sekitar 100 personel diterjunkan ke lokasi.

Proses pemadaman dimulai pada pukul 22.36 WIB. Petugas sempat mengalami kesulitan karena banyaknya material mudah terbakar di dalam gudang, terutama drum oli yang berpotensi memicu ledakan lanjutan. Meski demikian, api akhirnya berhasil dilokalisasi pada pukul 23.42 WIB sebelum memasuki tahap pendinginan sekitar pukul 23.59 WIB.

Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 02.05 WIB dini hari.

Dalam insiden tersebut, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Petugas berhasil menyelamatkan empat orang yang berada di sekitar lokasi saat kebakaran terjadi. Meski demikian, kerugian material diperkirakan cukup besar.

Menurut pihak Gulkarmat, total kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp 550 juta. Sebagian besar kerugian berasal dari rusaknya bangunan gudang dan drum-drum oli yang terbakar.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya sistem keamanan listrik di kawasan industri maupun pergudangan. Instalasi listrik yang tidak terawat atau mengalami beban berlebih sering kali menjadi pemicu utama kebakaran, terutama di lokasi yang menyimpan bahan mudah terbakar seperti oli, bahan bakar, atau zat kimia lainnya.

Selain pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, penerapan standar keselamatan kerja dan sistem pemadam awal juga menjadi faktor penting untuk meminimalkan risiko kebakaran besar. Dalam kasus gudang oli, percikan kecil akibat korsleting dapat berubah menjadi bencana besar karena cepatnya api menyambar material yang mudah terbakar.

Kebakaran di Penjaringan ini menunjukkan bahwa kewaspadaan terhadap potensi bahaya listrik harus menjadi prioritas utama, terutama di kawasan industri dan pergudangan yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap kebakaran.(dhil)

Topik: gudang olikebakaraan

TerkaitBerita

Kebakaran Hebat Landa Pergudangan Miami Jakarta Barat, Empat Gudang Hangus Terbakar
Megapolitan

Kebakaran Hebat Landa Pergudangan Miami Jakarta Barat, Empat Gudang Hangus Terbakar

oleh Editor : Affandy
13 Mei 2026
Gangguan KRL Serpong–Tanah Abang Sebabkan Keterlambatan Perjalanan Selasa Pagi
Megapolitan

Gangguan KRL Serpong–Tanah Abang Sebabkan Keterlambatan Perjalanan Selasa Pagi

oleh Editor : Affandy
12 Mei 2026
APHPI Desak Polda Metro Jaya Segera Tindak Lanjut Kasus Faisal Amsco
Megapolitan

APHPI Desak Polda Metro Jaya Segera Tindak Lanjut Kasus Faisal Amsco

oleh Editor : Akula
11 Mei 2026
Viral Pemotor Halangi Ambulans di Depok, Ini Aturan Kendaraan Prioritas di Jalan
Megapolitan

Viral Pemotor Halangi Ambulans di Depok, Ini Aturan Kendaraan Prioritas di Jalan

oleh Editor : Affandy
11 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Sinergi PNM dan KPPPA: Mengubah Pala Ngada Menjadi Motor Ekonomi Perempuan NTT

Sinergi PNM dan KPPPA: Mengubah Pala Ngada Menjadi Motor Ekonomi Perempuan NTT

13 Mei 2026
Bocoran Behind the Scene Gudang Merica: Benidictus Digantung Tengah Malam Tanpa Ada di Skrip

Bocoran Behind the Scene Gudang Merica: Benidictus Digantung Tengah Malam Tanpa Ada di Skrip

13 Mei 2026
Universitas Brawijaya Resmi Ubah Nama 4 Fakultas

Universitas Brawijaya Resmi Ubah Nama 4 Fakultas

13 Mei 2026
UM-PTKIN 2026 Perketat Pengawasan, Gunakan Alat Detektor dan Sistem SSE

UM-PTKIN 2026 Perketat Pengawasan, Gunakan Alat Detektor dan Sistem SSE

13 Mei 2026

Terpopuler

  • EMISI METANA: Sejumlah alat berat beroperasi di tumpukan sampah yang menggunung di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. (Foto: REUTERS/WILLY KURNIAWAN)

    Bekasi Kota Beracun Kedua di Dunia, Hasilkan 6,3 Ton Emisi Metana  

    339 shares
    Share 136 Tweet 85
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    336 shares
    Share 134 Tweet 84
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3039 shares
    Share 1216 Tweet 760
  • Menguras Emosi, Leo Pictures Siapkan Series ‘Bunga di Tepi Jurang’ dan Drama Keluarga untuk Tahun 2026

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya