Rabu, 28 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Teknologi

Hampir 2 Dari 10 Pengguna Asia Pasifik Merangkul Pembayaran Digital Selama Pandemi

Editor : Anggoro oleh Editor : Anggoro
15 Oktober 2021
in Teknologi
A A
0
Hampir 2 Dari 10 Pengguna Asia Pasifik Merangkul Pembayaran Digital Selama Pandemi
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, koranjakarta.com – Apakah uang tunai masih menjadi raja di Asia Pasifik? Studi Kaspersky baru-baru ini menunjukkan masih ada, tetapi mungkin tidak akan lama.

Berjudul  “Mapping a secure path for the future of digital payments in APAC”, penelitian ini mempelajari interaksi pengguna lokal dengan pembayaran online yang tersedia di Asia Pasifik dan mengobservasi sikap mereka terhadap kepraktisan tersebut, ini nanti akan menjadi pemegang kunci untuk memahami faktor-faktor selanjutnya apakah adopsi teknologi ini semakin berkembang atau mengalami kemunduran.

Salah satu temuan utamanya menunjukkan bahwa sebagian besar (90%) responden Asia telah menggunakan aplikasi pembayaran seluler setidaknya sekali dalam 12 bulan terakhir, yang mengkonfirmasi ledakan tekfin di wilayah tersebut. Hampir 2 dari 10 (15%) di antaranya baru memulai menggunakan platform ini setelah pandemi.

Filipina mencatat persentase pengadopsi uang elektronik (e-cash) baru tertinggi sebesar 37%, diikuti oleh India (23%), Australia (15%), Vietnam (14%), Indonesia (13%), dan Thailand (13%). Sedangkan terendah adalah China (5%), Korea Selatan (9%), dan Malaysia (9%).

Artikel Terkait

Apple Rilis Panduan Perbaikan Mandiri iPhone Duo di Hari Pertama Peluncuran

Haier Hadirkan TV 100 Inci M96 Series dengan Teknologi QD-Mini LED

AQUA Elektronik Perluas Pasar Jawa Timur, Andalkan Produk Smart Living

China telah menjadi pemimpin terkemuka dalam pembayaran seluler di Asia Pasifik. Bahkan sebelum era pandemi, platform lokal teratasnya, Alipay dan WeChat Pay, telah menyebabkan adopsi massal yang signifikan dan menjadi contoh bagi negara-negara Asia lainnya.

“Data dari penelitian terbaru kami menunjukkan bahwa uang tunai masih menjadi raja, setidaknya untuk saat ini, di Asia Pasifik dengan 70% responden masih menggunakan catatan fisik untuk transaksi sehari-hari mereka. Namun, pembayaran mobile dan aplikasi mobile banking tidak jauh tertinggal dengan 58% dan 52% pengguna menggunakan platform ini setidaknya sekali seminggu hingga lebih dari sekali sehari untuk berbagai keperluan yang berhubungan dengan keuangan mereka. Dari statistik tersebut, kami dapat menyimpulkan bahwa pandemi telah memicu lebih banyak orang untuk terjun ke ekonomi digital, yang dapat sepenuhnya menurunkan penggunaan uang tunai di kawasan ini dalam tiga hingga lima tahun ke depan,” kata Chris Connell, Managing Director untuk Asia Pasifik di Kaspersky.

Keamanan dan kenyamanan memicu lebih banyak pengguna di Asia Pasifik untuk merangkul teknologi keuangan. Lebih dari setengah responden survei mencatat bahwa mereka mulai menggunakan metode pembayaran digital selama pandemi karena lebih aman dan nyaman daripada melakukan transaksi tatap muka.

Responden juga menyebutkan bahwa platform digital memungkinkan mereka untuk melakukan pembayaran sembari mematuhi aturan jarak sosial (45%) dan bahwa ini adalah satu-satunya cara mereka dapat melakukan transaksi moneter selama masa penguncian sosial (36%). Untuk 29% pengguna, gateway digital sekarang lebih aman dibandingkan dengan era sebelum COVID-19 dan persentase yang sama juga mengapresiasi segala bentuk insentif dan hadiah yang ditawarkan oleh penyedia pembayaran digital.

Meskipun memiliki presentase kecil, teman dan kerabat (23%) masih memengaruhi pengguna baru serta pemerintah daerah (18%) dalam mempromosikan penggunaan metode pembayaran digital.

Ketika ditanya tentang persiapan mereka sebelum menggunakan mobile banking dan aplikasi pembayaran, pengguna pertama kali mengakui kekhawatiran mereka – takut kehilangan uang secara online (48%) dan takut menyimpan data keuangan secara online (41%). Hampir 4 dari 10 juga mengungkapkan bahwa mereka tidak mempercayai keamanan platform ini.

Lebih dari seperempat juga menganggap teknologi ini terlalu merepotkan dan membutuhkan banyak kata sandi atau pertanyaan (26%), sementara 25% mengaku perangkat pribadi mereka tidak cukup aman.

“Untuk mendorong ekonomi digital yang aman ke depan, penting bagi kami untuk mengetahui titik kesulitan para pengguna dan mengidentifikasi celah yang perlu segera kami tangani. Merupakan temuan yang disambut baik bahwa publik sadar akan risiko yang menyertai transaksi online dan karena itu, pengembang dan penyedia aplikasi pembayaran seluler sekarang harus melihat celah keamanan siber di setiap tahap proses pembayaran, dan menerapkan fitur keamanan, atau bahkan pendekatan desain yang aman untuk mendapatkan kepercayaan penuh dari masa depan dan pengguna pembayaran digital yang sudah ada,” tambah Connell.(rls-bru)

TerkaitBerita

Apple Rilis Panduan Perbaikan Mandiri iPhone Duo di Hari Pertama Peluncuran
Teknologi

Apple Rilis Panduan Perbaikan Mandiri iPhone Duo di Hari Pertama Peluncuran

oleh Editor : Affandy
27 Oktober 2026
Haier
Teknologi

Haier Hadirkan TV 100 Inci M96 Series dengan Teknologi QD-Mini LED

oleh Editor : Hana
27 Oktober 2026
AQUA Elektronik
Elektronik

AQUA Elektronik Perluas Pasar Jawa Timur, Andalkan Produk Smart Living

oleh Editor : Hairul
26 Oktober 2026
Permintaan Melonjak, Pemesan iPhone Duo Dapat Kejutan Pengiriman Lebih Cepat dari Estimasi Awal
Teknologi

Permintaan Melonjak, Pemesan iPhone Duo Dapat Kejutan Pengiriman Lebih Cepat dari Estimasi Awal

oleh Editor : Affandy
25 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Ari Irham Kewalahan Jalani Adegan Kesurupan Berulang Kali di Hajatan Setan

Ari Irham Kewalahan Jalani Adegan Kesurupan Berulang Kali di Hajatan Setan

28 Oktober 2026
Tantangan Terberat Taskya Namya, Menjiwai Karakter Marni di Film Horor Rambut Sewu

Tantangan Terberat Taskya Namya, Menjiwai Karakter Marni di Film Horor Rambut Sewu

28 Oktober 2026
Penggerebekan Narkoba di Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Amankan 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Penggerebekan Narkoba di Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Amankan 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

28 Oktober 2026
Pantograf Berpercikan Api di Stasiun Jakarta Kota, KAI Commuter Siapkan Rangkaian Pengganti

Pantograf Berpercikan Api di Stasiun Jakarta Kota, KAI Commuter Siapkan Rangkaian Pengganti

28 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5109 shares
    Share 2044 Tweet 1277
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1111 shares
    Share 444 Tweet 278
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Bareskrim Polri Tangkap 4 Tersangka Pengelola Situs Judi Online Boxkia.com

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya