KOTA TANGSEL, koranindopos.com – Kinerja para tenaga medis di Kota Tangsel membuahkan hasil manis. Sudah hampir sepakan, Rumah Lawan Covid-19 (RLC) Tangsel nihil pasien baru Covid-19.
’’Empat atau lima hari lalu sudah kosong,’’ ungkap Koordinator RLC Tangsel Suhara Manullang kepada awak media pada Jumat (15/10/2021).
Suhara menuturkan, sebelum 10 Oktober, RLC memang semakin sepi seiring dengan melandainya kasus Covid-19 di Kota Tangsel. Ditambah, semakin banyak pasien yang sembuh sehingga tidak perlu lagi menginap di RLC.
Beberapa pekan lalu, Suhara melanjutkan, pihaknya sempat kedatangan seorang pasien. Kemudian, setelah beberapa hari karantina, pasien tersebut dinyatakan sudah boleh pulang. Kepulangannya disusul dua pasien lain yang tiba lebih dulu.
’’Dua pasien itu menjadi orang terakhir yang dirawat di RLC. Sejak mereka pulang, RLC kosong,’’ ucapnya. Keduanya pulang pada 10 Oktober. Saat ini, semua ruang karantina di RLC kosong.
Meskipun sudah hampir sepekan kosong, Suhara memastikan RLC Kota Tangsel tetap disiagakan dan siap bila sewaktu-waktu harus menerima pasien kembali. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi ledakan kasus Covid-19 atau gelombang ketiga dalam beberapa waktu ke depan.
’’Jadi, sesuai dengan saran dan arahan Pak Wali Kota dengan dipimpin Pak Sekda waktu itu. Kami tetap memakai asas kesiapsiagaan dan efisiensi. Jadi, yang akan diutamakan adalah zona 2 untuk menerima pasien,’’ tegasnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar juga mengakui landainya kasus Covid-19 tersebut. Dia mengatakan, sejak penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3, kasus Covid-19 di Kota Tangsel semakin melandai. Beberapa waktu belakangan, seluruh wilayah di Kota Tangsel masuk zona hijau atau risiko nol.
’’Kasusnya masih ada, tapi sudah sangat rendah. Pada 14 Oktober, seluruh RT di Kota Tangsel, yakni 3.893 RT, masuk zona hijau,’’ ungkapnya. Tidak ada lagi yang masuk zona kuning (risiko rendah), oranye (sedang), dan merah (berat). Tapi, kemarin kondisinya berubah. Tiga RT yang tadinya zona hijau kembali masuk zona kuning. (ibh/brg)










