koranindopos.com – Jakarta. Langkah Barcelona di Liga Champions musim ini harus terhenti di tangan raksasa Italia, Inter Milan, yang sukses mendepak Blaugrana dari persaingan. Dengan hasil ini, Inter memastikan tiket ke final, sekaligus memupuskan harapan Barcelona untuk mengulang kejayaan di kompetisi Eropa.
Kemenangan Inter atas Barca menjadi sorotan utama lantaran membuat mereka lolos ke partai puncak dengan meyakinkan. Sementara itu, kekalahan ini juga menandai kegagalan tim asuhan Xavi Hernández untuk merebut treble winner, yakni menjuarai liga domestik, piala domestik, dan Liga Champions dalam satu musim.
Dengan tersingkirnya Barcelona, hanya Paris Saint-Germain (PSG) yang kini masih memiliki peluang merebut treble winner musim ini. Klub yang diperkuat Kylian Mbappé tersebut masih bertahan di semua kompetisi utama: Ligue 1, Coupe de France, dan tentunya Liga Champions.
Misi PSG untuk mencetak sejarah ini tentu tidak mudah. Meski mereka diunggulkan di kompetisi domestik, tantangan terbesar tetap berada di Eropa, mengingat lawan-lawan tangguh seperti Inter Milan menanti di babak final.
Jika berhasil, ini akan menjadi treble winner pertama dalam sejarah PSG, sekaligus pencapaian yang bisa memperkuat status klub sebagai kekuatan baru di Eropa. Sejak dibeli oleh Qatar Sports Investments, PSG memang menjadikan Liga Champions sebagai target utama mereka, namun sejauh ini belum pernah berhasil meraihnya.
Kini, semua mata tertuju pada PSG. Apakah mereka akan mencatatkan sejarah baru atau kembali harus puas sebagai penantang abadi di Eropa?(dhil)











Ini berita kurain basi karena masih menyebut Xavi Hernandes sebagai pelatih Blaugrana dan PSG yang diperkuat Kylian Mbappe..😁😁