Jumat, 11 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home tidak kategori

Jadi Indikator Penetapan Level PPKM, Laju Vaksinasi Lansia Meningkat

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
24 November 2021
in tidak kategori, Nasional
A A
0
Jadi Indikator Penetapan Level PPKM, Laju Vaksinasi Lansia Meningkat
Share on FacebookShare on Twitter
20211122 1630 KONPRES RATAS EVALUASI PPKM 6 1536x1024 1 - Jadi Indikator Penetapan Level PPKM, Laju Vaksinasi Lansia Meningkat
Menkes Budi G Sadikin memberikan keterangan pers usai Ratas Evaluasi PPKM, Senin (22/11/2021), di Kantor Presiden, Jakarta.
(Foto: Humas Setkab/Rahmat)

JAKARTA, koranindopos.com – Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan laju vaksinasi kelompok masyarakat lanjut usia (lansia). Cakupan vaksinasi bagi kelompok ini pun dijadikan salah satu indikator untuk penetapan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Sejak angka vaksinasi lansia (minimal) 50 persen dipakai sebagai syarat naik PPKM, itu (kecepatan vaksinasi) jadi kencang sekali,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Evaluasi PPKM yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Senin (22/11/2021), di Kantor Presiden, Jakarta.

Budi menambahkan, terdapat sebanyak 12 provinsi yang cakupan vaksinasi dosis pertama bagi lansia telah mencapai 50 persen.

“Yang divaksinasi sekarang secara total lansia sudah 50 persen-an dan 12 provinsi sudah lebih di atas 50 persen. Minggu lalu saja Banten, Jawa Barat, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Kalimantan Utara menembus angka 50 persen,” imbuhnya.

Artikel Terkait

BIG Ungkap Kronologi Anak Krakatau Sebelum Erupsi Terkuat, Terekam dari Satelit

Menhut Tekankan Kecepatan Rescue Orangutan Terdampak Karhutla, Terlambat Bisa Fatal

Di Acara HUT Ke-25 Demokrat Prabowo Sebut Pidato AHY Adalah Kritik Tajam

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), per 23 November pukul 18.00 WIB, dari 21,55 juta sasaran cakupan vaksinasi lansia dosis pertama mencapai 51,08 persen dan dosis kedua 32,10 persen. Sedangkan secara keseluruhan, cakupan vaksinasi nasional dosis pertama mencapai 135,72 juta penduduk atau 65,16 persen dan dosis kedua 90,52 juta penduduk atau 43,46 persen dari total 208,27 juta sasaran.

Seperti diungkapkan Menkes, di dalam Ratas Presiden Jokowi meminta jajaran terkait untuk terus mengakselerasi laju vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat. Selain itu Kepala Negara juga mengingatkan mengenai disiplin penerapan protokol kesehatan (prokes) terutama dalam menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta mewaspadai lonjakan kasus yang terjadi di sejumlah negara di dunia.

“Bapak Presiden minta jangan sampai (lonjakan kasus) yang terjadi di Eropa terjadi di Indonesia. Arahan beliau adalah satu percepat vaksinasi,  kedua jangan pernah lengah mengenai prokes terutama Nataru ini, dan yang ketiga monitor dengan baik dengan lab genome sequencing bagaimana pergerakan mutasi-mutasi (Virus Corona) yang datang dari luar negeri maupun mutasi-mutasi juga terjadi di dalam negeri,” ungkapnya.

Terkait stok vaksin, Budi menegaskan bahwa jumlah dosis vaksin yang ada mencukupi untuk kebutuhan vaksinasi selama satu bulan.

“Stok vaksin kita yang ada sekarang 287 juta dosis, 273 juta (dosis) sudah dikirim ke daerah-daerah, 225 juta (dosis) tadi sudah disuntik, jadi ada 50 juta (dosis) stok yang ada di daerah-daerah. Itu cukup untuk satu bulan ya 50 juta itu,” ujarnya.

Selain itu, imbuh Menkes, Indonesia juga banyak menerima dukungan vaksin dari luar negeri karena produksi vaksin di negara-negara maju sudah melebihi kebutuhan di negara tersebut.

“Paling banyak kita terima dalam jenis vaksin Pfizer dan Moderna. Oleh karena itu, penting sekali, sekali lagi tolong disosialisasikan agar rakyat kita juga nyaman disuntikkan Pfizer dan Moderna karena ini sebenarnya vaksin yang baik dan efikasinya tinggi,” ucapnya.

Dalam keterangan persnya, Budi menyampaikan bahwa pemerintah juga melakukan survei antibodi penyakit COVID-19 untuk mengetahui tingkat infeksi dan kekebalan tubuh masyarakat sebagai dasar untuk pengambilan kebijakan dalam penanganan pandemi.

Survei yang dilaksanakan di 34 provinsi dan 1.000 desa ini hasil kerja sama Kemenkes dengan Kementerian Dalam Negeri dan sejumlah perguruan tinggi yang memiliki ahli epidemiologi. Survei ini diharapkan selesai pada bulan Desember mendatang.

“Diharapkan Desember ini selesai sehingga kita bisa lihat di minggu ketiga atau minggu keempat Desember laporan lengkap dari hasil seroprevalensi survei seluruh kabupaten/kota di Indonesia, seluruh provinsi Indonesia, dan rencananya kita akan lakukan setiap enam bulan sehingga kita memiliki kontrol, dasar pengambilan kebijakan kedepannya,” tandas Menkes. (dni/red)

Topik: PPKMVaksinasi

TerkaitBerita

BIG Ungkap Kronologi Anak Krakatau Sebelum Erupsi Terkuat, Terekam dari Satelit
Nasional

BIG Ungkap Kronologi Anak Krakatau Sebelum Erupsi Terkuat, Terekam dari Satelit

oleh Editor : Affandy
10 September 2026
Menhut Tekankan Kecepatan Rescue Orangutan Terdampak Karhutla, Terlambat Bisa Fatal
Nasional

Menhut Tekankan Kecepatan Rescue Orangutan Terdampak Karhutla, Terlambat Bisa Fatal

oleh Editor : Affandy
10 September 2026
"TERUSIK" KRITIK: Presiden Prabowo Subianto pidato saat menghadiri HUT Ke-25 Partai Demokrat di Jakarta pada Rabu (9/9/2026). (Foto: Dok./ Youtube Demokrat)
Politik

Di Acara HUT Ke-25 Demokrat Prabowo Sebut Pidato AHY Adalah Kritik Tajam

oleh Editor : Memoarto
10 September 2026
Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas
Nasional

Tambang di Kampial Dihentikan Sementara, Pansus TRAP Dalami Legalitas

oleh Editor : Akula
9 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

AKHIR DEBUT: Pelatih Fulham, Alvaro Arbeloa, berjalan menuju lapangan sebelum pertandingan Liga Inggris melawan Chelsea di London pada Selasa (25/8/2026). (Foto: (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Alvaro Arbeloa Diprediksi Jadi Pelatih Premier League Pertama Yang Dipecat

11 September 2026
BANTUAN SOSIAL: Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf memberi sambutan dalam sosialisasi DTSEN oleh Kementerian Sosial RI kepada para camat, kepala desa, lurah, dan operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat pada Rabu (4/3/2026). (FOTO: WAYTRI/KORANINDOPOS.COM)

Disorot Publik, Kepala BPS Mutakhirkan DTSEN Anggota DPR RI Eva Stevany Jadi Desil 10

9 September 2026
Putar Lagu Lingsir Wengi, Sekelompok Konten Kreator Malah Diburu Teror di Motel Malioboro

Putar Lagu Lingsir Wengi, Sekelompok Konten Kreator Malah Diburu Teror di Motel Malioboro

10 September 2026
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Bawa Teror Rephaim hingga Ancam Satu Wilayah

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Bawa Teror Rephaim hingga Ancam Satu Wilayah

10 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4471 shares
    Share 1788 Tweet 1118
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    856 shares
    Share 342 Tweet 214
  • 3 Motor Listrik Bertenaga Buas yang Diklaim Bisa Menandingi Motor 250cc

    324 shares
    Share 130 Tweet 81
  • Suami Leni Mariska Angkat Bicarakan Tuduhan Podcast: Dari Klaim Nafkah Kurang Hingga Laporan Pemalsuan Dokumen

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • Kecelakaan Beruntun di Kembangan Jakbar Tewaskan Sekeluarga, Libatkan 5 Kendaraan

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya