Senin, 15 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi Bisnis

Jangan Buang Sembarangan! TIKI Ajak Konsumen Kelola Resi dan Kemasan Paket Demi Proteksi Data & Lingkungan

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
10 November 2025
in Bisnis
A A
0
TIKI
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com, JAKARTA – Lonjakan aktivitas belanja online di Indonesia membuat volume pengiriman paket meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Namun, di balik kemudahan transaksi digital dan layanan antar yang semakin cepat, masih banyak masyarakat yang belum menyadari risiko baru yang muncul: kebocoran data pribadi dan meningkatnya limbah kemasan

Sebagai perusahaan jasa kurir nasional, PT. Citra Van Titipan Kilat (TIKI) mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola kemasan dan resi paket. Edukasi ini menjadi bagian dari komitmen TIKI dalam menciptakan ekosistem logistik yang lebih aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.

“Label pengiriman yang menempel di paket berisi informasi pribadi seperti nama, nomor telepon, dan alamat lengkap. Jika dibuang tanpa dihapus, data ini berisiko disalahgunakan. Di sisi lain, meningkatnya volume pengiriman juga berarti meningkatnya limbah kemasan. Karena itu, edukasi kepada konsumen menjadi penting agar keamanan data dan kelestarian lingkungan bisa berjalan seimbang,” ujar Yulina Hastuti, Direktur Utama TIKI.

Sebagai bagian dari edukasi publik, TIKI membagikan beberapa langkah sederhana yang bisa diterapkan oleh masyarakat untuk membangun kebiasaan “smart shipping habit” — kebiasaan cerdas dalam menerima dan mengelola paket:

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Menguat, Tembus Rp 2,729 Juta per Gram

Bank Jakarta mendekatkan layanan digital kepada masyarakat melalui Jakarta Fair 2026:

Membangun Benteng Mental Anak dari Keluarga: Sinergi PNM dan KPPPA Berdayakan Perempuan Bajawa

1. Hapus atau robek bagian resi yang memuat nama, alamat, dan nomor telepon sebelum membuang kemasan.
Resi atau label pengiriman adalah sumber informasi pribadi yang sering kali diabaikan. Dengan menghapus atau merobek bagian ini, konsumen dapat mencegah potensi penyalahgunaan data oleh pihak tidak bertanggung jawab.

2. Gunakan kembali kemasan bekas dan dukung penggunaan kemasan ramah lingkungan.
Banyak kemasan seperti kardus, bubble wrap, atau paper wrap masih bisa digunakan kembali jika kondisinya baik. Pastikan label lama sudah dilepas atau ditutup dengan lakban baru sebelum digunakan.
TIKI mendorong kebiasaan “Reuse Before You Throw“, yang tidak hanya menghemat biaya tetapi juga membantu mengurangi timbunan sampah kemasan.

3. Pisahkan limbah kemasan dan kirim ke tempat daur ulang.
Kardus, plastik, dan pita perekat memiliki cara penanganan yang berbeda agar dapat didaur ulang dengan benar. Kemasan berbahan kertas sebaiknya disimpan dalam kondisi kering, sementara plastik pembungkus dapat dikumpulkan dan dikirim ke bank sampah atau gerai daur ulang di kota masing-masing.

TIKI menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga keamanan data dan meminimalkan dampak lingkungan dari seluruh aktivitas operasional. TIKI menerapkan berbagai lapisan perlindungan — mulai dari teknologi enkripsi, autentikasi berlapis, hingga pemantauan sistem secara real-time — untuk memastikan data pelanggan tetap aman.

Untuk menjaga kerahasiaan informasi, label resi pada kemasan dirancang dalam ukuran kecil agar tidak menampilkan data secara berlebihan. TIKI juga menganjurkan penggunaan bukti resi digital melalui Aplikasi TIKI, sehingga pelanggan dapat melakukan pelacakan tanpa perlu menyimpan label fisik.

TIKI meyakini bahwa perlindungan data pribadi merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya di sisi perusahaan, tetapi juga konsumen sebagai bagian dari ekosistem digital yang saling terhubung. Karena itu, perusahaan terus menginisiasi edukasi bagi pelanggan dan masyarakat tentang pentingnya menjaga keamanan data pribadi dalam setiap aktivitas pengiriman.

Di sisi operasional, TIKI juga konsisten menjalankan berbagai inisiatif keberlanjutan secara internal. Perusahaan terus mendorong penggunaan kemasan ramah lingkungan, seperti plastik dengan kandungan OXIUM yang lebih cepat terurai, serta mengurangi pemakaian kertas melalui sistem digitalisasi dokumen pengiriman. Selain itu, TIKI memanfaatkan kembali kardus dan karung yang masih layak pakai, serta secara aktif mengedukasi pelanggan dan mitra tentang pentingnya prinsip Reuse, Reduce, dan Recycle (3R).

Untuk memperkuat sirkulasi kemasan yang berkelanjutan, TIKI mulai menerapkan sistem reverse logistics pada pengiriman tertentu, yaitu pengumpulan kembali kemasan bekas antar agen dan cabang TIKI yang dapat digunakan kembali. Melalui pendekatan ini, TIKI tidak hanya membantu mengurangi timbunan sampah kemasan dari aktivitas logistik, tetapi juga berkontribusi dalam memperpanjang siklus hidup material dan menekan jejak karbon perusahaan.

“Kami percaya keberlanjutan bukan sekadar inisiatif tambahan, melainkan bagian dari tanggung jawab operasional yang harus dijalankan setiap hari. Melalui inovasi kemasan ramah lingkungan, digitalisasi proses, hingga penerapan sistem reverse logistics, TIKI berupaya menciptakan rantai logistik yang lebih hijau dan efisien. Langkah-langkah ini kami lakukan secara konsisten agar setiap kiriman tidak hanya sampai dengan aman dan tepat waktu, tetapi juga berkontribusi bagi lingkungan,” ujar Yulina.

Melalui kampanye edukasi ini, TIKI berharap masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kerahasiaan data pribadi dan mengelola kemasan secara bertanggung jawab adalah bagian dari perilaku digital yang aman dan berkelanjutan.

“Di era digital, keamanan data dan kepedulian lingkungan bukan lagi isu terpisah. Keduanya harus berjalan beriringan agar aktivitas logistik dan gaya hidup digital masyarakat bisa tumbuh secara berkelanjutan,” tutup Yulina. (rls/sh)

Topik: TIKI

TerkaitBerita

Harga Emas Antam Turun Rp10.000 per Gram, Kini di Level Rp2,733 Juta
Bisnis

Harga Emas Antam Menguat, Tembus Rp 2,729 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
15 Juni 2026
Bank Jakarta mendekatkan layanan digital kepada masyarakat melalui Jakarta Fair 2026:
Ekonomi

Bank Jakarta mendekatkan layanan digital kepada masyarakat melalui Jakarta Fair 2026:

oleh Editor : Akula
12 Juni 2026
Membangun Benteng Mental Anak dari Keluarga: Sinergi PNM dan KPPPA Berdayakan Perempuan Bajawa
Ekonomi

Membangun Benteng Mental Anak dari Keluarga: Sinergi PNM dan KPPPA Berdayakan Perempuan Bajawa

oleh Editor : Akula
12 Juni 2026
DESTINASI WISATA: Salah satu kamat di hotel jaringan WHHG. (Foto: Dok./WHHG)
Bisnis

Menginap di Hotel WHHG Dapat Diskon Tiket Ke Ancol

oleh Editor : Memoarto
12 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

15 Juni 2026
Dolar AS Masih Bertahan di Level Rp 17.700 Pagi Ini

Rupiah Menguat, Dolar AS Tertekan ke Level Rp 17.773 pada Awal Perdagangan

15 Juni 2026
Harga Emas Antam Turun Rp10.000 per Gram, Kini di Level Rp2,733 Juta

Harga Emas Antam Menguat, Tembus Rp 2,729 Juta per Gram

15 Juni 2026
Samsung Perkuat Dominasi Pasar Smartphone 2026, Hadirkan Galaxy S26 Ultra hingga Galaxy A07 5G

Samsung Perkuat Dominasi Pasar Smartphone 2026, Hadirkan Galaxy S26 Ultra hingga Galaxy A07 5G

15 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    497 shares
    Share 199 Tweet 124
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3491 shares
    Share 1396 Tweet 873
  • Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

    329 shares
    Share 132 Tweet 82
  • Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    417 shares
    Share 167 Tweet 104
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya