Koranindopos.com – Jakarta. Setelah sempat mengundurkan diri dari posisi Wakil Bupati Indramayu beberapa waktu lalu, aktor tampan, Lucky Hakim kembali terjun kekancah pencalonan Bupati Indramayu.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak lebih dari 500 kader sayap Partai Gerindra Indramayu dengan tegas menyatakan dukungan penuh kepada pasangan calon (Paslon) Lucky Hakim dan Syaefudin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indramayu dalam Pilkada 2024.
Deklarasi dukungan ini berlangsung dalam sebuah acara yang diadakan di Ballroom Hotel Wiwi Perkasa, Indramayu, yang dihadiri oleh anggota TIDAR, PPIR, dan GMD, tiga organisasi sayap Partai Gerindra.

Faridul Fikri, Ketua Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Indramayu, menegaskan bahwa dukungan mereka kepada Lucky Hakim dan Syaefudin adalah keputusan yang solid dan tidak bisa diganggu gugat. Dia juga mengecam tindakan oknum yang mengklaim sebagai kader Gerindra namun menolak keputusan yang telah diambil oleh Ketua Umum Prabowo Subianto dan Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani terkait rekomendasi Paslon dalam Pilkada Indramayu.
“Lebih dari 500 kader murni yang terdaftar resmi dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan Surat Keputusan (SK), bersama dengan anggota GMD, TIDAR, dan PPIR se-Indramayu, mengecam keras aksi yang dilakukan oleh oknum pada 15 Agustus lalu,” ujar Faridul melalui keterangan persnya.
Faridul juga mengkritik pernyataan oknum yang menyebut foto Sekjen Muzani dengan Lucky Hakim sebagai ‘dagelan politik’ dan menuduh DPP Gerindra ‘merental’ partai. Menurutnya, pernyataan tersebut sangat tidak etis dan menunjukkan ketidaktaatan terhadap aturan partai.
Dalam acara tersebut, para kader sayap Gerindra yang hadir menyepakati tiga poin penting sebagai pernyataan sikap mereka:
1. Dukungan Penuh kepada DPP dan Paslon;
Mereka menegaskan komitmen untuk tunduk dan patuh pada keputusan DPP Gerindra yang merekomendasikan Lucky Hakim sebagai Calon Bupati. Kader-kader ini juga berjanji akan berjuang sepenuh hati untuk memenangkan pasangan Lucky Hakim dan Syaefudin dalam Pilkada Indramayu 2024.
2. Mosi Tidak Percaya terhadap Ketua DPC Gerindra Indramayu;
Para kader menyatakan mosi tidak percaya terhadap Ketua DPC Gerindra Indramayu, Kasan Basari, yang dinilai gagal memenuhi target suara dalam pemilihan DPRD Indramayu. Mereka juga memohon kepada Ketua Umum Prabowo Subianto untuk menggantikan Kasan Basari dengan ketua yang baru sesuai dengan keputusan DPP.
3. Tuntutan Permohonan Maaf dari Oknum Kader;
Kader-kader sayap Gerindra mendesak agar oknum yang melakukan aksi protes pada 15 Agustus 2024 segera membuat surat pernyataan meminta maaf kepada Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra atas tindakan yang dianggap tidak beretika tersebut.
Di akhir pernyataannya, Faridul Fikri menyampaikan ultimatum kepada oknum-oknum tersebut untuk segera meminta maaf demi menjaga keutuhan dan persatuan kader Partai Gerindra.
“Kami meminta mereka untuk segera meminta maaf mulai hari ini, Jumat, 16 Agustus 2024, demi persatuan kader Gerindra,” tegasnya.










