koranindopos.com – Jakarta. Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tengah menyiapkan sebuah terobosan penting dalam sistem informasi pendidikan nasional. Lewat pernyataan Wakil Menteri Diktisaintek, Stella Christie, pada Jumat (18/7/2025), pemerintah memastikan bahwa sebuah portal beasiswa satu pintu sedang dalam proses pembangunan dan ditargetkan siap digunakan mulai tahun 2026.
Portal ini bertujuan untuk menjadi wadah terintegrasi yang menyajikan seluruh informasi beasiswa secara lengkap, mudah diakses, dan transparan bagi pelajar di seluruh Indonesia.
“Kita sedang mengerjakan bersama di Kementerian itu membuat, konsepnya itu, satu pintu informasi beasiswa,” ungkap Stella saat ditemui di Grha Kemdiktisaintek, Jl Pintu Satu Senayan, Jakarta.
Menurutnya, saat ini informasi tentang berbagai jenis beasiswa masih tersebar di berbagai platform lembaga pemerintah maupun swasta, sehingga menyulitkan pelajar dalam mencari dan membandingkan peluang. Dengan hadirnya portal ini, seluruh program beasiswa – baik dari pemerintah pusat, daerah, BUMN, maupun lembaga mitra internasional – akan disatukan dalam satu laman resmi yang dapat diakses publik.
“Sebenarnya kami sedang membuat portal agar semua informasi mengenai beasiswa bisa disampaikan. Ini sedang kami kerjakan. Mudah-mudahan bisa kita launching tahun depan,” lanjut Stella.
Meskipun belum dijelaskan secara teknis, portal ini rencananya akan memiliki fitur-fitur seperti:
-
Pencarian beasiswa berbasis kategori dan jenjang pendidikan
-
Kalender pendaftaran dan deadline beasiswa
-
Simulasi kelayakan beasiswa berdasarkan profil pelajar
-
Informasi seleksi, persyaratan, dan dokumen pendukung
-
Notifikasi pembaruan program dan hasil seleksi
Langkah Kemdiktisaintek ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi dan memperkuat ekosistem talenta nasional. Portal ini diharapkan bisa menjawab tantangan ketimpangan informasi dan memberikan peluang yang lebih merata bagi semua pelajar dari Sabang sampai Merauke.
Dengan peluncuran yang dijadwalkan pada tahun 2026, Kemdiktisaintek mengajak seluruh pemangku kepentingan – termasuk kementerian lain, pemerintah daerah, dan institusi donor – untuk turut berkontribusi dalam integrasi data dan penyediaan informasi beasiswa.(dhil)










