Jumat, 22 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home uncategorized

Kemenkes Tambah Pemeriksaan Scabies, Kusta, dan Frambusia dalam Program Cek Kesehatan Gratis

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
11 Februari 2026
in uncategorized
A A
0
Kemenkes Tambah Pemeriksaan Scabies, Kusta, dan Frambusia dalam Program Cek Kesehatan Gratis

dok. rri

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan penambahan jenis pemeriksaan dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG), yakni untuk penyakit scabies, kusta, dan frambusia. Penambahan ini dilakukan sebagai respons terhadap pola penyakit yang masih ditemukan di sejumlah wilayah di Indonesia.

Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan, Lucia Rizka Andalusia, mengatakan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada hasil pemantauan dan temuan kasus di masyarakat.

“Ada beberapa penambahan pemeriksaan yang dilakukan berdasarkan pola penyakit yang ada dan juga temuannya. Karena itu, ada penambahan pemeriksaan untuk scabies, kusta, dan frambusia,” kata Dirjen Lucia, Selasa (10/2/2025).

Dengan adanya penambahan ini, cakupan layanan CKG menjadi semakin komprehensif. Sebelumnya, program tersebut telah meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, fungsi ginjal, kolesterol, EKG (jantung), pemeriksaan mata, telinga, gigi, serta skrining kesehatan jiwa.

Artikel Terkait

UM-PTKIN 2026 Perketat Pengawasan, Gunakan Alat Detektor dan Sistem SSE

BW Express Jakarta Hadir di Tanah Abang, Tawarkan Akses Strategis dan Promo Menarik Mei 2026

Jetour Tunda Peluncuran Mobil Listrik X50e di Indonesia, Fokus Matangkan Ekosistem

Lucia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program CKG secara rutin setiap tahun, bukan hanya sekali. Menurutnya, pemeriksaan berkala sangat penting untuk mendeteksi potensi penyakit sejak dini.

“Masyarakat kami minta tidak hanya sekali saja melakukan CKG, tetapi diulang setiap tahun. CKG hadir di tempat masyarakat beraktivitas, bukan hanya di puskesmas, tetapi juga di tempat kerja, sekolah, maupun lokasi berkumpulnya organisasi. Jadi lebih mudah dan gratis,” ujarnya.

Ia menjelaskan, melalui program CKG, masyarakat yang terdeteksi memiliki kondisi kesehatan tertentu akan langsung diarahkan untuk mendapatkan penanganan lanjutan sesuai kebutuhan medisnya.

“Jika misalnya ditemukan tekanan darah tinggi, selanjutnya akan diarahkan untuk konsultasi ke poli dan diberikan obat bila memang diperlukan. Tata laksananya seperti itu,” terang Dirjen Lucia.

Pada hari yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, turut meninjau pelaksanaan program CKG di Puskesmas Cilandak dalam rangka satu tahun pelaksanaan program tersebut. Sepanjang 2025, penerima manfaat program CKG tercatat telah mencapai lebih dari 70 juta orang di seluruh Indonesia.

Program Cek Kesehatan Gratis sendiri telah dimulai sejak 10 Februari 2025 dan menjadi salah satu Program Hasil Terbaik Cepat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Program ini dirancang untuk menggeser pendekatan layanan kesehatan dari yang semula berfokus pada pengobatan (kuratif) menjadi pencegahan (preventif), guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.(dhil)

Topik: cek kesehatan gratiskemenkes

TerkaitBerita

UM-PTKIN 2026 Perketat Pengawasan, Gunakan Alat Detektor dan Sistem SSE
uncategorized

UM-PTKIN 2026 Perketat Pengawasan, Gunakan Alat Detektor dan Sistem SSE

oleh Editor : Affandy
13 Mei 2026
BW Express Jakarta Hadir di Tanah Abang, Tawarkan Akses Strategis dan Promo Menarik Mei 2026
Traveling

BW Express Jakarta Hadir di Tanah Abang, Tawarkan Akses Strategis dan Promo Menarik Mei 2026

oleh Editor : Doe
5 Mei 2026
Jetour X50e
uncategorized

Jetour Tunda Peluncuran Mobil Listrik X50e di Indonesia, Fokus Matangkan Ekosistem

oleh Editor : Hana
3 Mei 2026
Menteri Mukhtarudin: Ratifikasi ILO 188 Jadi Tonggak Baru Perlindungan ABK
Nasional

Menteri Mukhtarudin: Ratifikasi ILO 188 Jadi Tonggak Baru Perlindungan ABK

oleh Editor : Doe
1 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

20 Tahun Bersama Musica Studios, D’MASIV Resmi Pilih Jalur Independen dan Siap Go International

20 Tahun Bersama Musica Studios, D’MASIV Resmi Pilih Jalur Independen dan Siap Go International

21 Mei 2026
Menteri Mukhtarudin di Sanggar Bimbingan Malaysia: Anak Pekerja Migran Adalah Pewaris Masa Depan Bangsa

Menteri Mukhtarudin di Sanggar Bimbingan Malaysia: Anak Pekerja Migran Adalah Pewaris Masa Depan Bangsa

21 Mei 2026
Menteri P2MI di Kuala Lumpur: Pekerja Migran Indonesia Kini Fokus pada Medium dan High Skill

Menteri P2MI di Kuala Lumpur: Pekerja Migran Indonesia Kini Fokus pada Medium dan High Skill

21 Mei 2026
Indonesia Resmi Jadi Anggota WHO-Listed Authority di Ajang WHA ke-79

Indonesia Resmi Jadi Anggota WHO-Listed Authority di Ajang WHA ke-79

21 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3177 shares
    Share 1271 Tweet 794
  • Bekasi Kota Beracun Kedua di Dunia, Hasilkan 6,3 Ton Emisi Metana  

    365 shares
    Share 146 Tweet 91
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • Bocoran iPhone 18 Pro Max: Desain Baru, Performa Monster, dan Kamera Ala DSLR

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • ​Sukses Besar! Film Drama Semua Akan Baik-Baik Saja Garapan Baim Wong Tembus 300 Ribu Penonton dalam 3 Hari

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya