Rabu, 30 September 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Kementerian Kominfo Tekankan Pentingnya Pemahaman Literasi Digital bagi Prajurit TNI

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
16 Juli 2024
in Nasional
A A
0
Kementerian Komunikasi dan Informatika
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Tangerang. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menekankan pemahaman literasi digital bagi prajurit TNI sangat penting terutama untuk mecegah serangan siber. Hal itu karena dalam era transformasi digital serangan siber menjadi musuh utama.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Pemberdayaan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Slamet Santoso, pada saat membuka acara Literasi Digital kepada Prajurit TNI Gelombang 2, di BSD Tangerang, Senin (15/07/2024).

“Pada era transformasi digital seperti saat ini, bukan lagi serangan terbuka yang menjadi ancaman terbesar bagi bangsa Indonesia, tetapi serangan siber. Karena Prajurit TNI memiliki tugas pokok menjaga stabilitas dan keamanan negara, maka sangat penting bagi seluruh prajurit TNI memiliki pemahaman dan kesadaran terkait literasi digital,” ujarnya.

Paling tidak, lanjut Slamet, Prajurit TNI harus memiliki awareness atau kesadaran terkait literasi digital. Pertama, menurutnya tentunya harus hati-hati dan selektif dalam mengklik suatu tautan yang ada di internet.

Artikel Terkait

Gudang Mebel di Joglo Jakbar Terbakar, Warga Dengar Suara seperti Petasan Sebelum Api Membesar

Bareskrim Ungkap Clandestine Lab Etomidate di Apartemen Jakut, 7 Orang Diamankan

KPK Pantau Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Soroti Potensi Transaksi

“Kita harus selalu curiga jika ada tautan dari pengirim yang tidak kita kenal dan mencurigakan. Karena hal itu bisa membahayakan data pribadi maupun data instansi yang terhubung dengan device kita,” terangnya.

Selain itu, jika kita terkena serangan siber, sangat penting pemahaman mengenai mitigasi risiko yang harus kita lakukan. Karena di ruang digital tidak hanya tentang mengantisipasi konten negatif, tetapi bagaimana pentingnya mengantisipasi adanya serangan siber.

Di era transformasi digital, kedaulatan negara bukan hanya kedaulatan fisik (wilayah teritorial), tetapi juga kedaulatan digital. Oleh karena itu, sangat penting bagi prajurit TNI untuk mampu beradaptasi dengan teknologi dan informasi yang bergerak sangat cepat.

Pada akhir sambutannya, Direktur Slamet mengajak seluruh prajurit TNI untuk dapat mengikuti kegiatan dan mengambil manfaat sebanyak-banyaknya terutama dalam mendukung tugas dan fungsi TNI untuk menjaga stabilitas dan keamanan Republik Indonesia.

“Literasi digital tidak hanya tentang bagaimana penggunaan teknologi, tetapi pemahaman mendalam tentang bagaimana teknologi itu beroperasi. Literasi digital juga tentang bagaimana melindungi informasi vital dan sensitif dari ancaman siber, serta berpartisipasi secara aktif dan etis di dunia digital,” tutupnya.

Sejalan dengan Direktur Pemberdayaan Informatika Kemkominfo, Asisten Komunikasi dan Elektronika (Askomlek) Panglima TNI, Marsekal Muda (Marsda) TNI Kustono juga mengatakan tantangan dunia digital semakin besar dan berdampak pada bangsa negara.

“Kejahatan di ruang digital seperti hoaks, judi online, penipuan online, perundungan siber, ujaran kebencian, dapat mengancam persatuan bangsa. Oleh sebab itu, sebagai prajurit TNI ini menjadi kewajiban kita semua memerangi hal tersebut serta turut membanjiri ruang digital dengan konten positif,” tegasnya.

Askomlek Marsda TNI Kustono juga menekankan bahwa setelah ini diharapkan tidak ada lagi prajurit yang buta digital, termakan hoaks, terjerumus perjudian online, membocorkan rahasia negara, serta menyebarkan konten-konten yang bertentangan dengan Sapta Marga dan sumpah prajurit.

“Kita harus bisa jadi prajurit TNI yang PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif). Selamat mengikuti kegiatan dan serap wawasan sebanyak-banyaknya,” pungkas Askomlek Marsda TNI Kustono.

Keterkaitan 4 Pilar Literasi Digital dengan Prajurit TNI

Pada acara Literasi Digital Pemerintahan bagi Prajurit TNI Gelombang 2, turut disampaikan materi terkait empat pilar literasi digital (digital skill, digital ethics, digital safety, dan digital culture) serta keterkaitannya dengan prajurit TNI.

Pada pilar digital skill, Akademisi Universitas Indonesia, Pudy Prima, menjelaskan mengenai bagaimana kecakapan – kecakapan digital yang perlu dimiliki prajurit TNI dalam mendukung tugas demi bisa mendukung visi TNI PRIMA. Di antaranya, seperti bagaimana cakap berkomunikasi di media sosial, IoT dan Big Data, tanggap perubahan AI, serta menghindari judi online.

“Suka atau tidak teknologi akan terus berkembang, jangan sampai kita hanya jadi pengguna tetapi kita harus eksplorasi. Hal itu karena hidup tidak pernah berhenti memberikan pelajaran, jadi kita tidak boleh berhenti belajar,” tuturnya.

Sementara itu pada pilar digital safety, Kabidduk Pusinfolahta Mabes TNI, Kolonel Elektronika Restu Putra Tanjung, menyampaikan bagaimana pentingnya cyber security awareness. Diantaranya, mengurangi risiko malware, memperkuat keamanan perangkat, menjaga keamanan jaringan, hingga menghindari penipuan online.

“Tidak perlu takut melakukan aktivitas di ruang digital, tetapi pahami rambu-rambu yang harus dipatuhi dan dilaksanakan. Kami harap akan muncul talenta digital dari prajurit TNI agar lebih kuat kedepan,” ucapnya.

Selanjutnya pada pilar digital ethics, Widyaiswara Ahli Madya Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Wawan Hermawan, menjelaskan mengenai etika yang harus dimiliki prajurit TNI di media sosial. Hal-hal yang harus dihindari seperti flexing, sadfishing, cyberbullying, dan penyebaran hoaks.

“Di ruang digital tentu banyak sekali yang perlu kita perhatikan, termasuk perilaku yang berkaitan dengan etiket dan etika. Semoga setelah kegiatan ini kita bisa semakin bijak dan cakap digital agar prajurit TNI bisa menciptakan kehidupan internet yang sehat,” harapnya.

Terakhir, pada pilar digital culture, Wakil Komandan Satuan Siber Kolonel CHB Martanto Dwi Saksomo Hadi menyampaikan bagaimana prajurit TNI memahami budaya digital.

Budaya digital adalah bagaimana kita menunjukan perilaku di dunia digital. Sebagai prajurit TNI sudah selayaknya juga turut mengimplementasikan Sapta Marga dan sumpah prajurit dalam dunia digital,” terangnya.

Literasi Digital bagi Aparatur Pemerintah bertujuan untuk meningkatkan kompetensi ASN, TNI, dan Polri agar lebih terampil dan produktif dalam pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung tugas dan fungsi yaitu sebagai pelaksana kebijakan publik.

ASN, TNI, dan Polri diharapkan mampu membangun semangat untuk menciptakan ruang digital yang suportif. Kegiatan Literasi Digital Sektor Pemerintahan kepada Prajurit TNI Gelombang 2 merupakan salah satu rangkaian kegiatan Indonesia Makin Cakap Digital (IMCD) 2024.

Kegiatan tersebut dihadiri total 20.000 prajurit TNI secara online yang terbagi dalam delapan sesi. Tujuan kegiatan tersebut untuk memberikan edukasi di bidang pemerintahan agar kritis dalam menghadapi berita hoaks dan dapat menciptakan ruang digital yang aman dan nyaman. (ris)

Topik: Kementerian Komunikasi dan Informatika

TerkaitBerita

Gudang Mebel di Joglo Jakbar Terbakar, Warga Dengar Suara seperti Petasan Sebelum Api Membesar
Peristiwa

Gudang Mebel di Joglo Jakbar Terbakar, Warga Dengar Suara seperti Petasan Sebelum Api Membesar

oleh Editor : Affandy
29 September 2026
Bareskrim Ungkap Clandestine Lab Etomidate di Apartemen Jakut, 7 Orang Diamankan
Nasional

Bareskrim Ungkap Clandestine Lab Etomidate di Apartemen Jakut, 7 Orang Diamankan

oleh Editor : Affandy
29 September 2026
KPK Pantau Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Soroti Potensi Transaksi
Nasional

KPK Pantau Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Soroti Potensi Transaksi

oleh Editor : Affandy
29 September 2026
Panel Listrik ICU RSUD Kabupaten Bekasi Terbakar, Pasien Sempat Dievakuasi
Peristiwa

Panel Listrik ICU RSUD Kabupaten Bekasi Terbakar, Pasien Sempat Dievakuasi

oleh Editor : Affandy
28 September 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

LVAD Buka Pilihan Terapi Baru bagi Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut

LVAD Buka Pilihan Terapi Baru bagi Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut

29 September 2026
LINI BELAKANG: Pemain Real Madrid Raul Asencio (kiri) berebut bola dengan pemain Villarreal Alberto Moleiro pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Villarreal vs Real Madrid pada 24 Januari 2026. (Foto Ilustrasi: (c) AP Photo/Alberto Saiz)

Raul Asencio Tolak Transfer Karena Ingin Bertahan di Real Madrid

30 September 2026
7 Motor Listrik Murah 2026, Harga Mulai Rp9 Jutaan hingga Pilihan Baterai Swap

7 Motor Listrik Murah 2026, Harga Mulai Rp9 Jutaan hingga Pilihan Baterai Swap

29 September 2026
Kemendikdasmen: PJJ Terbuka untuk Anak dengan Kondisi Kesehatan Khusus, Termasuk Pasien Kanker

Kemendikdasmen: PJJ Terbuka untuk Anak dengan Kondisi Kesehatan Khusus, Termasuk Pasien Kanker

29 September 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4795 shares
    Share 1918 Tweet 1199
  • Raffi Ahmad Rela Gelontorkan Biaya Fantastis Puluhan Miliar Demi Hak Siar Persib dan Borneo FC di ASEAN Club Championship

    368 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Membawa Pulang Standar Dunia ke Sekolah Menengah Kejuruan

    362 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    966 shares
    Share 386 Tweet 242
  • Timnas Garuda Libas Singapura 2-0 Tapi Belum Puncaki Klasemen

    320 shares
    Share 128 Tweet 80
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya