Koranindopos.com, Jakarta – Kabar wafatnya James F. Sundah memunculkan kembali pembicaraan tentang salah satu karya paling berpengaruh dalam sejarah musik Indonesia, “Lilin-Lilin Kecil”. Lagu yang diciptakannya puluhan tahun lalu itu kembali dikenang banyak musisi setelah James meninggal dunia di New York pada Kamis, 7 Mei 2026.
Alih-alih hanya dikenang sebagai pencipta lagu, James juga disebut sebagai sosok yang ikut membentuk perjalanan musik Indonesia lintas generasi. Sejumlah musisi menilai karya-karyanya tetap relevan hingga sekarang karena memiliki karakter lirik yang kuat dan mudah dikenali.
Salah satu penghormatan datang dari Addie MS. Melalui media sosial, ia mengenang bagaimana “Lilin-Lilin Kecil” menjadi titik temu dari tiga nama besar musik Indonesia: James F Sundah sebagai pencipta lagu, Jockie Soerjoprajogo sebagai penata musik, dan Chrisye sebagai penyanyi.
Addie menyebut ketiga sosok tersebut kini telah tiada. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi James yang dianggap telah memberi warna besar bagi perkembangan musik Tanah Air.
“Terima kasih atas semua karyamu yang sangat mewarnai musik Indonesia,” tulis Addie dalam unggahannya.
Bagi banyak penikmat musik, “Lilin-Lilin Kecil” memang bukan sekadar lagu lama. Lagu tersebut pernah menjadi simbol kritik sosial sekaligus harapan pada masanya. Hingga kini, karya itu masih sering diputar dalam berbagai acara musik maupun dokumentasi sejarah perjalanan industri hiburan Indonesia.
Ucapan duka juga datang dari gitaris Dewa Budjana. Personel grup musik Gigi itu membagikan foto kebersamaannya dengan James saat berada di New York pada 2024 lalu.
Dalam keterangannya, Budjana mengenang pertemuan hangat mereka di apartemen James. Ia mengatakan keduanya sempat berbincang panjang mengenai masa lalu dan pengalaman bermusik bersama.
“Komposer hebat yang karya-karyanya sangat mewarnai dan mempengaruhi musik tanah air,” tulis Dewa Budjana.
Kabar meninggalnya James pertama kali disampaikan oleh sang istri, Lia Sundah Suntoso. Dalam pernyataannya, Lia menyebut James meninggal dengan tenang di New York pada pukul 11.28 waktu setempat.
Selain dikenal lewat “Lilin-Lilin Kecil”, James F Sundah juga aktif memperjuangkan hak-hak pencipta lagu di Indonesia. Ia selama bertahun-tahun terlibat dalam isu perlindungan hak cipta dan mendorong pengakuan lebih besar terhadap para penulis lagu di industri musik nasional.
James meninggalkan seorang istri dan putra mereka, Erick. Kepergiannya kini menjadi kehilangan besar bagi dunia musik Indonesia, terutama bagi generasi musisi yang tumbuh bersama karya-karyanya. (BRG/Kul)










