Koranindopos.com, Jakarta – Era baru dalam menikmati tayangan hiburan kini resmi dimulai melalui terobosan terbaru dari PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN). Bertempat di The Peninsula Hong Kong, perusahaan secara eksklusif memperkenalkan V+Short, sebuah platform micro drama premium yang dirancang khusus untuk audiens mobile-first. Kehadiran platform ini menjadi jawaban atas tingginya permintaan konten berkualitas yang dapat dikonsumsi secara cepat di tengah kesibukan harian.
V+Short mengusung tema ‘Step Into The Story’ yang menawarkan pengalaman menonton interaktif dengan kedalaman emosional meski dalam durasi singkat. Melalui format video vertikal, audiens diajak menikmati alur cerita imersif tanpa harus kehilangan kualitas produksi layaknya film layar lebar atau serial televisi konvensional. Acara peluncuran bergengsi ini turut dihadiri oleh para petinggi industri media, hiburan, dan komunitas investasi internasional.
Strategi utama yang diusung oleh MSIN melalui V+Short adalah perpaduan antara konten pilihan global dan produksi orisinal dari Asia Tenggara. Dengan dukungan infrastruktur produksi yang solid, platform ini mampu menciptakan serial eksklusif baik dalam format live-action maupun berbasis kecerdasan buatan (AI). Hal ini menciptakan ekosistem konten yang unik, mudah dikembangkan, dan berkelanjutan untuk pasar internasional.
Efisiensi menjadi kunci kekuatan operasional platform ini, di mana biaya produksi per episode ditekan menjadi lebih kompetitif dengan siklus pengerjaan yang jauh lebih cepat. Mulai Juni 2026, V+Short berkomitmen untuk merilis serial eksklusif baru setiap harinya guna menjaga keterikatan pengguna. Langkah ini sekaligus mempertegas transformasi MNC Digital dari pemain domestik menjadi pesaing kuat di kancah global.
Mengenai visi besar perusahaan, Angela Tanoesoedibjo selaku Direktur Utama dan CEO MSIN memberikan penjelasannya mengenai tonggak sejarah baru ini. Inovasi ini dianggap sebagai respons langsung terhadap perubahan perilaku konsumsi media masyarakat modern yang kini didominasi oleh perangkat ponsel pintar.
”Peluncuran V+Short merupakan milestone penting dalam perjalanan transformasi digital kami, seiring dengan upaya Perseroan untuk terus membangun platform yang selaras dengan pergeseran konsumsi konten dari smartphone. Melalui V+Short, kami berupaya menghadirkan konten premium yang mampu membangun keterikatan emosional dengan audiens dalam format short-form yang mudah diakses sekaligus scalable,” ujar Angela Tanoesoedibjo.
Lebih lanjut, penggunaan teknologi AI menjadi pembeda utama dalam proses kreatif V+Short dibandingkan platform serupa lainnya. Dengan teknologi ini, proses pengembangan cerita dan visual dapat dilakukan dengan lebih presisi dan inovatif. Angela menekankan bahwa teknologi tersebut memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan dalam menjangkau audiens di berbagai belahan dunia secara lebih masif.
”Didukung oleh pengembangan kapabilitas produksi konten berbasis AI, kami juga dapat meningkatkan efisiensi kreatif, mempercepat siklus pengembangan, serta membuka berbagai format storytelling baru. Hal ini menempatkan kami pada posisi yang semakin kuat untuk menjangkau audiens secara lebih luas di tingkat global,” tambahnya.
Tidak hanya fokus pada konten internal, MNC Digital juga memperluas sayapnya melalui kemitraan strategis dengan Media Asia di Hong Kong. Kerja sama ini difokuskan pada investasi bersama dalam sektor AI-New Media Entertainment. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang pertumbuhan baru pada persimpangan antara teknologi canggih dan industri hiburan kreatif.
Selain itu, jangkauan distribusi V+Short dipastikan akan semakin luas berkat kerja sama lisensi konten dengan iQIYI dan iQIYI International. Melalui kolaborasi ini, portofolio micro drama milik MSIN akan didistribusikan di pasar China serta pasar internasional terpilih lainnya. Inisiatif ini melengkapi wilayah operasional MNC Digital dengan memanfaatkan basis pengguna iQIYI yang sudah sangat besar.
Secara bisnis, V+Short diproyeksikan menjadi mesin pertumbuhan baru bagi pendapatan MSIN melalui berbagai lini, mulai dari iklan, langganan, hingga kerja sama lintas negara. Dengan narasi yang universal dan kualitas produksi tinggi, platform ini mampu melampaui batas bahasa serta geografis, sehingga identitas kreatif khas Asia Tenggara dapat dinikmati oleh audiens global secara efisien. (RIS/Hend)










