koranindopos.com – Jakarta. Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali menebar teror di Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Kali ini, mereka melakukan pembakaran terhadap sejumlah fasilitas penting di Distrik Omukia, termasuk dua rumah milik Bupati Puncak Elvis Tabuni, sebuah gereja, sekolah, hingga puskesmas.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani, menyampaikan bahwa aksi brutal tersebut terjadi pada Minggu (6/7/2025). Selain fasilitas umum, KKB juga menyasar kantor distrik dan sejumlah bangunan lainnya.
“Aksi pembakaran terhadap sejumlah fasilitas di Distrik Omukia, termasuk dua unit rumah milik Bupati Puncak Elvis Tabuni yang sudah lama tidak ditempati,” ujar Faizal dalam pernyataannya,
Dalam serangan ini, KKB membakar:
-
Dua rumah milik Bupati Puncak,
-
Satu gereja milik warga,
-
Puskesmas yang melayani kebutuhan kesehatan masyarakat,
-
Satu sekolah,
-
Kantor distrik dan sejumlah fasilitas pemerintah lainnya.
Tindakan ini tidak hanya menyebabkan kerugian material yang besar, tetapi juga menimbulkan ketakutan di kalangan masyarakat setempat. Banyak warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman karena khawatir akan serangan lanjutan.
Terkait insiden ini, aparat gabungan dari TNI dan Polri masih melakukan penyisiran dan pengamanan di wilayah terdampak. Operasi Damai Cartenz juga terus memantau pergerakan kelompok bersenjata di wilayah tersebut guna mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.
“Kami tetap berkomitmen untuk melindungi warga dan menindak tegas pelaku-pelaku kekerasan yang mengancam keamanan masyarakat,” tegas Brigjen Faizal.
Pembakaran fasilitas umum seperti gereja, sekolah, dan puskesmas membawa dampak langsung terhadap kehidupan warga Omukia. Anak-anak kehilangan akses pendidikan, masyarakat tidak bisa mendapatkan layanan kesehatan, dan tempat ibadah hancur akibat tindakan tak manusiawi ini.
Pemerintah daerah dan pusat diharapkan segera mengambil langkah cepat untuk membantu pemulihan wilayah, baik secara fisik maupun psikologis bagi warga terdampak.(dhil)









