Kamis, 25 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi Bisnis

Kontribusi Pasar Saham Indonesia Terhadap Ekonomi Masih Rendah, Tertinggal dari Negara Tetangga

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
2 Januari 2025
in Bisnis
A A
0
saham
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Meskipun pasar saham Indonesia menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan yang baik, kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi atau Produk Domestik Bruto (PDB) masih relatif rendah jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand. Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, dalam acara Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2025 di Jakarta Selatan pada Kamis (2/1/2025).

Menurut Mahendra, meskipun pasar saham Indonesia mengalami pertumbuhan, kontribusinya terhadap PDB Indonesia masih jauh tertinggal dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia. Mahendra mengungkapkan bahwa kontribusi pasar saham Indonesia terhadap PDB berada di bawah negara seperti India (140%), Thailand (101%), dan Malaysia (97%).

“Kontribusi pasar saham terhadap PDB walaupun tumbuh, masih berada di bawah negara kawasan seperti India sebesar 140%, Thailand 101% atau Malaysia 97%,” kata Mahendra dalam pembukaan perdagangan BEI.

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada peningkatan dalam aktivitas pasar modal Indonesia, sektor ini masih memiliki potensi yang besar untuk berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional. Pasar saham yang lebih besar dan lebih berkembang dapat menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Artikel Terkait

Danamon Hadirkan DIVE – Chapter Youth, Kenalkan Industri Perbankan kepada Generasi Muda

PENAS XVII 2026 Dorong Investasi dan Teknologi Agrobisnis

CCEP Indonesia Raih Penghargaan HR Asia Best Companies to Work for in Asia Enam Tahun Berturut-Turut

Salah satu faktor yang mempengaruhi rendahnya kontribusi pasar saham Indonesia adalah keterbatasan partisipasi investor domestik, serta kesadaran masyarakat yang masih terbatas mengenai pentingnya investasi di pasar modal. Selain itu, meskipun terdapat kemajuan, infrastruktur pasar modal Indonesia belum sebanding dengan negara-negara tetangga yang sudah lebih matang.

Namun, Mahendra optimis bahwa dengan berbagai kebijakan yang telah diterapkan oleh OJK dan Bursa Efek Indonesia (BEI), pasar saham Indonesia akan terus berkembang. Diharapkan dalam beberapa tahun ke depan, kontribusi pasar saham terhadap PDB akan semakin meningkat, menyusul keberhasilan negara-negara seperti Malaysia dan Thailand dalam mengembangkan sektor pasar modal mereka.

OJK, bersama dengan BEI dan pihak terkait lainnya, terus berupaya untuk memperkuat ekosistem pasar modal Indonesia, meningkatkan literasi keuangan, serta mendorong lebih banyak perusahaan untuk melakukan pencatatan saham di bursa. Dengan upaya-upaya ini, diharapkan pasar saham Indonesia dapat berperan lebih besar dalam perekonomian Indonesia dan meningkatkan daya saing negara di kawasan Asia Tenggara.(dhil)

Topik: Saham

TerkaitBerita

Danamon Hadirkan DIVE – Chapter Youth, Kenalkan Industri Perbankan kepada Generasi Muda
Bisnis

Danamon Hadirkan DIVE – Chapter Youth, Kenalkan Industri Perbankan kepada Generasi Muda

oleh Editor : Affandy
25 Juni 2026
AGROBISNIS: Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) bersama PT Fery Agung Corindotama (FERACO) membuka Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di GOR David-Tony, Limboto, Kabupaten Gorontalo. (Foto: Dok./KTNA)
Bisnis

PENAS XVII 2026 Dorong Investasi dan Teknologi Agrobisnis

oleh Editor : Memoarto
25 Juni 2026
Bisnis

CCEP Indonesia Raih Penghargaan HR Asia Best Companies to Work for in Asia Enam Tahun Berturut-Turut

oleh Editor : Doe
25 Juni 2026
Adira Finance Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026, Tawarkan Solusi Pembiayaan Kendaraan dan Program HARCILNAS
Bisnis

Adira Finance Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026, Tawarkan Solusi Pembiayaan Kendaraan dan Program HARCILNAS

oleh Editor : Affandy
25 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Menuju 500 Tahun Kota Jakarta, Kolaborasi Strategis Visiting Jakarta dan Remember Fest Siap Dorong Ekonomi Kreatif

Menuju 500 Tahun Kota Jakarta, Kolaborasi Strategis Visiting Jakarta dan Remember Fest Siap Dorong Ekonomi Kreatif

25 Juni 2026
Perpusnas dan IPI Siapkan Pembaruan Sistem Pelatihan Pustakawan, Fokus pada Kebutuhan Era Digital

Perpusnas dan IPI Siapkan Pembaruan Sistem Pelatihan Pustakawan, Fokus pada Kebutuhan Era Digital

25 Juni 2026
Pihak Sarwendah Ternyata Diam-Diam Sudah Gerilya ke KPAI Lebih Dulu, Ini Faktanya

Bantah Batasi Akses Anak, Sarwendah Serahkan Bukti Tandingan ke KPAI dan Tantang Ruben Onsu Mediasi

25 Juni 2026
1.737 Karya dari 34 Provinsi Ramaikan Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026, Kementerian Kebudayaan Siapkan Gerakan Nasional Baru

1.737 Karya dari 34 Provinsi Ramaikan Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026, Kementerian Kebudayaan Siapkan Gerakan Nasional Baru

25 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3569 shares
    Share 1428 Tweet 892
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    445 shares
    Share 178 Tweet 111
  • Marco Bezzecchi Kena Sanksi Berat Setelah Pukul Marshal

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Dua Pabrik Komponen Otomotif Jepang di Jatim Dikabarkan Bakal PHK Ribuan Karyawan, Produksi Disebut Pindah ke Vietnam

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya