Selasa, 16 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Ekonomi Bisnis

Kontribusi Pasar Saham Indonesia Terhadap Ekonomi Masih Rendah, Tertinggal dari Negara Tetangga

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
2 Januari 2025
in Bisnis
A A
0
saham
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Meskipun pasar saham Indonesia menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan yang baik, kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi atau Produk Domestik Bruto (PDB) masih relatif rendah jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand. Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, dalam acara Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2025 di Jakarta Selatan pada Kamis (2/1/2025).

Menurut Mahendra, meskipun pasar saham Indonesia mengalami pertumbuhan, kontribusinya terhadap PDB Indonesia masih jauh tertinggal dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia. Mahendra mengungkapkan bahwa kontribusi pasar saham Indonesia terhadap PDB berada di bawah negara seperti India (140%), Thailand (101%), dan Malaysia (97%).

“Kontribusi pasar saham terhadap PDB walaupun tumbuh, masih berada di bawah negara kawasan seperti India sebesar 140%, Thailand 101% atau Malaysia 97%,” kata Mahendra dalam pembukaan perdagangan BEI.

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada peningkatan dalam aktivitas pasar modal Indonesia, sektor ini masih memiliki potensi yang besar untuk berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional. Pasar saham yang lebih besar dan lebih berkembang dapat menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Menguat, Tembus Rp 2,729 Juta per Gram

Bank Jakarta mendekatkan layanan digital kepada masyarakat melalui Jakarta Fair 2026:

Membangun Benteng Mental Anak dari Keluarga: Sinergi PNM dan KPPPA Berdayakan Perempuan Bajawa

Salah satu faktor yang mempengaruhi rendahnya kontribusi pasar saham Indonesia adalah keterbatasan partisipasi investor domestik, serta kesadaran masyarakat yang masih terbatas mengenai pentingnya investasi di pasar modal. Selain itu, meskipun terdapat kemajuan, infrastruktur pasar modal Indonesia belum sebanding dengan negara-negara tetangga yang sudah lebih matang.

Namun, Mahendra optimis bahwa dengan berbagai kebijakan yang telah diterapkan oleh OJK dan Bursa Efek Indonesia (BEI), pasar saham Indonesia akan terus berkembang. Diharapkan dalam beberapa tahun ke depan, kontribusi pasar saham terhadap PDB akan semakin meningkat, menyusul keberhasilan negara-negara seperti Malaysia dan Thailand dalam mengembangkan sektor pasar modal mereka.

OJK, bersama dengan BEI dan pihak terkait lainnya, terus berupaya untuk memperkuat ekosistem pasar modal Indonesia, meningkatkan literasi keuangan, serta mendorong lebih banyak perusahaan untuk melakukan pencatatan saham di bursa. Dengan upaya-upaya ini, diharapkan pasar saham Indonesia dapat berperan lebih besar dalam perekonomian Indonesia dan meningkatkan daya saing negara di kawasan Asia Tenggara.(dhil)

Topik: Saham

TerkaitBerita

Harga Emas Antam Turun Rp10.000 per Gram, Kini di Level Rp2,733 Juta
Bisnis

Harga Emas Antam Menguat, Tembus Rp 2,729 Juta per Gram

oleh Editor : Affandy
15 Juni 2026
Bank Jakarta mendekatkan layanan digital kepada masyarakat melalui Jakarta Fair 2026:
Ekonomi

Bank Jakarta mendekatkan layanan digital kepada masyarakat melalui Jakarta Fair 2026:

oleh Editor : Akula
12 Juni 2026
Membangun Benteng Mental Anak dari Keluarga: Sinergi PNM dan KPPPA Berdayakan Perempuan Bajawa
Ekonomi

Membangun Benteng Mental Anak dari Keluarga: Sinergi PNM dan KPPPA Berdayakan Perempuan Bajawa

oleh Editor : Akula
12 Juni 2026
DESTINASI WISATA: Salah satu kamat di hotel jaringan WHHG. (Foto: Dok./WHHG)
Bisnis

Menginap di Hotel WHHG Dapat Diskon Tiket Ke Ancol

oleh Editor : Memoarto
12 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

SPMB Jakarta 2026 Masuki Tahap Pemilihan Sekolah, Calon Murid Diminta Pastikan Akun Sudah Aktif

SPMB Jakarta 2026 Masuki Tahap Pemilihan Sekolah, Calon Murid Diminta Pastikan Akun Sudah Aktif

15 Juni 2026
Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

Satu Pelari Meninggal di BTN Jakarta International Marathon 2026, Risiko Lomba Jarak Jauh Kembali Jadi Sorotan

15 Juni 2026
Dolar AS Masih Bertahan di Level Rp 17.700 Pagi Ini

Rupiah Menguat, Dolar AS Tertekan ke Level Rp 17.773 pada Awal Perdagangan

15 Juni 2026
Harga Emas Antam Turun Rp10.000 per Gram, Kini di Level Rp2,733 Juta

Harga Emas Antam Menguat, Tembus Rp 2,729 Juta per Gram

15 Juni 2026

Terpopuler

  • Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    Isuzu Panther Mini, Legenda MPV Diesel yang Kembali Hadir dengan Mesin Tangguh dan Hemat BBM

    497 shares
    Share 199 Tweet 124
  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3492 shares
    Share 1397 Tweet 873
  • Angka Kematian Ibu di Indonesia Tertinggi Se-Asia Tenggara

    329 shares
    Share 132 Tweet 82
  • Polisi Sita 276 Cartridge Vape Mengandung Narkotika Etomidate Senilai Rp1,5 Miliar

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    417 shares
    Share 167 Tweet 104
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya