Sabtu, 10 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Koops TNI Habema Siap Kerahkan Pasukan Evakuasi Delapan Pendulang Emas di Korowai

Editor : Affandy oleh Editor : Affandy
22 Mei 2026
in Nasional
A A
0
Koops TNI Habema Siap Kerahkan Pasukan Evakuasi Delapan Pendulang Emas di Korowai

Foto: koops tni habema

Share on FacebookShare on Twitter
Koranindopos.com – JAKARTA – Komando Operasi (Koops) TNI Habema menyatakan kesiapan penuh dalam melaksanakan proses evakuasi terhadap delapan pendulang emas yang tewas diduga akibat serangan kelompok TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo di wilayah Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Operasi evakuasi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi medan yang berat, faktor keamanan, serta keselamatan seluruh personel di lapangan.

Panglima Koops TNI Habema, Yudha Airlangga, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel, alat komunikasi, serta dukungan operasional guna memastikan proses evakuasi berjalan maksimal. Dalam keterangannya pada Jumat (22/5/2026), Yudha mengatakan bahwa seluruh pasukan dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) pendukung berada dalam kondisi siap digunakan.

“Kam i memastikan seluruh personel dan alutsista pendukung berada dalam kondisi siap untuk melaksanakan evakuasi secara maksimal dengan tetap mempertimbangkan faktor keamanan, kondisi medan, dan keselamatan seluruh pihak di lapangan,” ujar Yudha.

Wilayah Korowai diketahui memiliki tantangan geografis yang cukup berat. Daerah pedalaman dengan akses terbatas serta kondisi cuaca yang tidak menentu menjadi kendala utama dalam proses evakuasi korban. Oleh karena itu, Koops TNI Habema melakukan koordinasi intensif dengan berbagai satuan TNI, unsur penerbangan, serta personel gabungan yang akan diterjunkan langsung ke lokasi kejadian.

Selain fokus pada proses evakuasi, aparat gabungan TNI juga meningkatkan patroli dan pengamanan di sejumlah titik rawan di Kabupaten Yahukimo. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan lanjutan yang dapat menghambat operasi kemanusiaan tersebut.

Artikel Terkait

Viral Video Penganiayaan Siswa SMP di Sepatan, Tiga Remaja Dilaporkan ke Polisi

Kemenhaj Tegaskan Kesehatan Jadi Syarat Mutlak Berangkat Haji, Bukan Sekadar Kemampuan Finansial

Keppres Biaya Haji 2027 Diperkirakan Terbit Pekan Depan, Jemaah Bisa Segera Lunasi

Pada Jumat pagi, Panglima Koops TNI Habema turut melakukan pemeriksaan langsung terhadap kesiapan personel dan perlengkapan operasi. Pemeriksaan meliputi kesiapan alat komunikasi, dukungan logistik, hingga strategi pengamanan selama proses evakuasi berlangsung di pedalaman Korowai.

Dalam arahannya kepada prajurit, Yudha menekankan pentingnya profesionalisme, kewaspadaan, dan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Saya bangga atas kesiapan dan semangat seluruh personel. Jangan lengah, tetap laksanakan tugas secara profesional, terukur, dan utamakan faktor keamanan serta keselamatan dalam setiap pergerakan di lapangan,” katanya.

Sebelumnya, kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung jawab atas penembakan delapan pendulang emas ilegal di Korowai, Yahukimo, pada Selasa (19/5/2026). Dalam sebuah video yang beredar, Komandan Operasi Kodap XVI Yahukimo, Kopitua Heluka, menyebut para korban sebagai anggota intelijen TNI-Polri yang menyamar sebagai pendulang emas untuk memantau aktivitas kelompok OPM.

Kelompok tersebut juga menyatakan bahwa aksi penembakan dilakukan sebagai bentuk balasan atas tewasnya dua anggota OPM dalam operasi aparat keamanan beberapa hari sebelumnya di Yahukimo.

Peristiwa ini kembali memperlihatkan tingginya eskalasi keamanan di wilayah Papua, khususnya di daerah pedalaman yang rawan konflik bersenjata. Pemerintah dan aparat keamanan diharapkan dapat menjaga stabilitas keamanan sekaligus memastikan keselamatan masyarakat sipil di wilayah terdampak konflik.(dhil)

Topik: habemakoops tni

TerkaitBerita

Viral Video Penganiayaan Siswa SMP di Sepatan, Tiga Remaja Dilaporkan ke Polisi
Peristiwa

Viral Video Penganiayaan Siswa SMP di Sepatan, Tiga Remaja Dilaporkan ke Polisi

oleh Editor : Affandy
10 Oktober 2026
Kemenhaj Tegaskan Kesehatan Jadi Syarat Mutlak Berangkat Haji, Bukan Sekadar Kemampuan Finansial
Nasional

Kemenhaj Tegaskan Kesehatan Jadi Syarat Mutlak Berangkat Haji, Bukan Sekadar Kemampuan Finansial

oleh Editor : Affandy
10 Oktober 2026
Keppres Biaya Haji 2027 Diperkirakan Terbit Pekan Depan, Jemaah Bisa Segera Lunasi
Nasional

Keppres Biaya Haji 2027 Diperkirakan Terbit Pekan Depan, Jemaah Bisa Segera Lunasi

oleh Editor : Affandy
10 Oktober 2026
Perpusnas Dorong Keterbukaan Informasi Lewat Program Kilas Perpusnas
Nasional

Perpusnas Dorong Keterbukaan Informasi Lewat Program Kilas Perpusnas

oleh Editor : Akula
9 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

9 Perusahaan Antre IPO di BEI, Tiga di Antaranya Punya Aset Jumbo

9 Perusahaan Antre IPO di BEI, Tiga di Antaranya Punya Aset Jumbo

10 Oktober 2026
Harga Emas Antam Naik Rp20.000, Sabtu 10 Oktober 2026 Tembus Rp2,592 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Rp20.000, Sabtu 10 Oktober 2026 Tembus Rp2,592 Juta per Gram

10 Oktober 2026
Samsung Galaxy S26 FE Hadir dengan Harga Promo Rp9 Jutaan, Tawarkan 47 Fitur Galaxy AI

Samsung Galaxy S26 FE Hadir dengan Harga Promo Rp9 Jutaan, Tawarkan 47 Fitur Galaxy AI

10 Oktober 2026
BYD Fang Cheng Bao Ti 9 Pamer Warna Meteorite Black, SUV Bongsor dengan Kabin 6 Kursi

BYD Fang Cheng Bao Ti 9 Pamer Warna Meteorite Black, SUV Bongsor dengan Kabin 6 Kursi

10 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4956 shares
    Share 1982 Tweet 1239
  • Laga Awal Musim Membuka Peluang AC Milan Berkembang

    343 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1024 shares
    Share 410 Tweet 256
  • Pemilahan Sampah Warga Rorotan Tembus 90 Persen, Biodigester Olah 1,2 Ton Sampah per Hari

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • BGN Ungkap Konflik Mitra Dapur dan Yayasan MBG, Ada Setoran Rp2.000 per Porsi

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya