Senin, 25 Mei 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Megapolitan

Kusir Delman Monas Tuntut Solusi

Editor : Hanasa oleh Editor : Hanasa
9 Januari 2023
in Megapolitan
A A
0
Gubernur DKI Jakarta

FOTO: ANTARA/M Agung Rajasa MINTA KEADILAN: Para pelancong Monas menaiki delman melintas di depan Monas, Jakarta Pusat.

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – JAKARTA. Rencana Pemkot Jakarta Pusat melarang delman masuk ke kawasan Monumen Nasional (Monas) menuai pro dan kontra. Puluhan kusir yang biasa bekerja di kawasan Monas kompak menolak kebijakan tersebut.  ’’Kalau memang kami para kusir delman dilarang di Monumen Nasional dan HI, (kami) akan geruduk kantor gubernur DKI Jakarta. Kami akan bertemu dengan (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono,’’ ujar Koordinator Delman Monas Nanang.

Nanang mengaku kecewa atas keputusan Pemkot Jakpus yang melarang delman beroperasi di Monas dan HI. Padahal, ada 45 kusir yang menggantungkan hidupnya dengan menarik delman di kawasan tersebut. ’’Mereka kalau melarang delman di Monas sama saja menghilangkan budaya Jakarta,’’ lanjutnya.

Nanang menuding pelarangan tersebut dilakukan secara sepihak. Selama ini, puluhan kusir delman tidak pernah diajak duduk bersama untuk membahas rencana itu. Lalu, muncul keputusan akan melarang delman masuk ke area Monas.

Dia juga angkat bicara soal alasan pelarangan, yakni kotoran kuda yang dinilai mengganggu. Menurut Nanang, dirinya maupun kusir lain telah berusaha menyediakan pewangi karbol dan menyiram kencing kuda. Jadi, residu yang dihasilkan kuda tidak sampai menimbulkan polusi di area wisata. Karena itu, dia meminta pemkot mempertimbangkan kembali keputusan itu. ’’Ayolah, dari pemkot sendiri atau siapa pun, kami siap dibina, tapi tidak siap dibinasakan,’’ terangnya.

Artikel Terkait

Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini, Catat Syarat dan Biayanya

Inilah Panda Tiongkok Pertama Yang Lahir di Indonesia

Lokomotif KA Jaka Tingkir dan Gerbong KA Serayu Anjlok di Stasiun Pasar Senen

Sementara itu, Nendra, pengunjung Monas, mengaku tidak terganggu dengan keberadaan delman di area tersebut. Menurut dia, pelarangan delman di Monas sama saja dengan menghapus ikon Jakarta. ’’Delman di Monas itu kan ikon DKI Jakarta. Apalagi (lokasinya) di Monas ini. Jangan melarang, keberadaan delman justru perlu dilestarikan,’’ ucapnya. Nendra menyebutkan, dirinya justru sengaja datang ke Monas untuk berkeliling dengan naik delman.

Dengan adanya delman, dia bisa lebih mudah menikmati kawasan Monas. Terlebih, dia mengajak istri dan anak-anaknya. ’’Ini saya naik delman karena anak minta naik. Mereka malah senang naik delman dan bisa keliling Monas,’’ ucapnya.

Menanggapi pelarangan delman tersebut, Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono menyatakan bahwa delman masih bisa beroperasi setiap Sabtu dan Minggu di Monas. Nantinya pihak terkait akan membahas aturan tersebut. ”Masih bisa (beroperasi) Sabtu dan Minggu. Jadi, jangan khawatir. (Regulasinya) akan dibahas instansi terkait,” katanya.

Pelarangan itu tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Jakarta Pusat Nomor 36 Tahun 2016 tentang Pelarangan Pengoperasian Delman di Kawasan Monas. Keberadaan delman di Monas dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung dan pengguna jalan karena kotoran kuda yang berceceran. (wyu/mmr)

Topik: DelmanJAKARTAmonasWisata

TerkaitBerita

Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini, Catat Syarat dan Biayanya
Megapolitan

Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini, Catat Syarat dan Biayanya

oleh Editor : Affandy
24 Mei 2026
KELUARGA BARU: Tim dokter merawat bayi panda bernama Satrio Wiratama yang merupakan keturunan panda delegasi diplomatik dari Tiongkok, Hu Chun. (Foto: Taman Safari Indonesia)
Megapolitan

Inilah Panda Tiongkok Pertama Yang Lahir di Indonesia

oleh Editor : Memoarto
23 Mei 2026
Lokomotif KA Jaka Tingkir dan Gerbong KA Serayu Anjlok di Stasiun Pasar Senen
Megapolitan

Lokomotif KA Jaka Tingkir dan Gerbong KA Serayu Anjlok di Stasiun Pasar Senen

oleh Editor : Affandy
23 Mei 2026
Ledakan Tabung Gas 12 Kg Porak-porandakan Rumah Warga di Tambora
Megapolitan

Ledakan Tabung Gas 12 Kg Porak-porandakan Rumah Warga di Tambora

oleh Editor : Affandy
22 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

DUEL SENGIT: Christopher Nkunku mengeksekusi penalti ke gawang Genoa pada Minggu (17/5/2026) (Foto Ilustrasi: (c) AC Milan Official)

Cagliari Mati-matian Hadapi AC Milan di San Siro

24 Mei 2026
TERLIBAT KETEGANGAN: Sebuah kapal coast guard Jepang (bawah) saling semprot air dengan kapal coast guard Taiwan yang mengawal puluhan kapal nelayan Taiwan berlayar melewati perairan dekat pulau sengketa di Laut China. (Foto Ilustrasi: Reuters)

Kapal Taiwan dan China Bersitegang di Pulau Pratas

24 Mei 2026
Waspada Pola Makan Pemicu Kanker, Ini Daftar Makanan yang Perlu Dibatasi

Waspada Pola Makan Pemicu Kanker, Ini Daftar Makanan yang Perlu Dibatasi

24 Mei 2026
Harga Tiket Pesawat Naik, Industri Pariwisata Sulsel Mulai Tertekan

Harga Tiket Pesawat Naik, Industri Pariwisata Sulsel Mulai Tertekan

24 Mei 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3229 shares
    Share 1292 Tweet 807
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    372 shares
    Share 149 Tweet 93
  • Bocoran iPhone 18 Pro Max: Desain Baru, Performa Monster, dan Kamera Ala DSLR

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Bekasi Kota Beracun Kedua di Dunia, Hasilkan 6,3 Ton Emisi Metana  

    366 shares
    Share 146 Tweet 92
  • All New Honda BeAT 125 NX Resmi Meluncur, Kini Lebih Bertenaga dan Stylish

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya