Koranindopos.com, Jakarta – Gelaran lari lintas alam kembali hadir di Sentul, Bogor, lewat Run for Humanity Trail 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 11 Oktober 2025. Acara ini menghadirkan dua kategori, yakni 5K Trail Run untuk keluarga dan pelari pemula serta 10K Trail Run bagi peserta yang ingin menaklukkan tantangan lebih berat dengan jalur berbukit khas Sentul.
Run for Humanity Trail bukan hanya tentang olahraga, melainkan juga mengusung nilai kemanusiaan. Aktor Dimas Seto, selaku penyelenggara, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wadah solidaritas untuk membantu masyarakat Palestina sekaligus mendukung pendidikan dan kesehatan di Indonesia.
“Run for Humanity Trail 2025 bukan sekadar olahraga, tetapi sebuah event solidaritas untuk mendukung program kemanusiaan di Palestina serta pendidikan dan kesehatan di Indonesia,” ujar Dimas Seto selaku penyelenggara saat ditemui di Jakarta Selatan, Minggu (21/9/2025).
Dimas menambahkan, setiap langkah para peserta di lintasan lari akan bermakna lebih dari sekadar prestasi pribadi. Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi wujud nyata kepedulian untuk sesama. “Kami ingin setiap langkah peserta tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, melainkan juga kontribusi nyata untuk saudara-saudara kita di Palestina serta mendukung masa depan pendidikan dan kesehatan di Indonesia,” katanya.
Event ini bukan kali pertama digelar. Dimas Seto sudah memasuki tahun ketiga menyelenggarakan Run for Humanity. Pada edisi 2023, kegiatan ini berhasil menyalurkan bantuan berupa mobil tangki air bagi warga Palestina yang terdampak krisis kemanusiaan.

Memasuki 2025, target bantuan semakin diperluas. Dimas menyampaikan komitmennya untuk menyediakan sumur air tanah, kebutuhan pokok, hingga bantuan perlengkapan bayi bagi warga Palestina. “Kalau di Palestina, alhamdulillah kita sudah proses dari 2023. Awalnya memberi bantuan mobil tangki air, tapi tahun 2025 ini kita berusaha memberikan yang lebih, yaitu sumur bor dan kebutuhan pokok,” ujarnya.
Ia juga menuturkan bahwa kebutuhan pokok seperti makanan hingga popok bayi masih menjadi fokus bantuan rutin. “Terus juga kemarin nih kebutuhan pengadaan popok untuk bayi, ada ribuan yang bisa kita salurkan dan itu tidak bisa berhenti karena kebutuhannya berjalan terus,” sambungnya.
Dalam penyelenggaraan tahun ini, Bank Syariah Indonesia (BSI) hadir sebagai sponsor utama, sementara PT Paragon Technology & Innovation bersama brand Kahf dan Wardah menjadi co-sponsor. Dukungan dari mitra strategis ini diharapkan semakin memperkuat misi sosial dari Run for Humanity Trail 2025.
BSI menegaskan komitmennya untuk terus terlibat dalam kegiatan yang memberi dampak positif bagi masyarakat. Kehadirannya di ajang ini dimaknai sebagai upaya memperkuat solidaritas serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah publik.
Selain olahraga, kegiatan ini akan dikemas dengan nuansa kekeluargaan, hiburan, serta aktivitas sosial. Harapannya, Run for Humanity Trail 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi lari, tetapi juga ruang kebersamaan untuk berlari sambil berbagi energi positif.
“Run for Humanity Trail 2025 adalah ruang untuk berlari bersama dan berbagi bersama. Kami percaya kegiatan ini akan menghadirkan energi positif, kesehatan, dan kepedulian sosial yang semakin kuat,” ungkap Dimas Seto.(brg/Kul)










