Jumat, 31 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Nasional

Menag Nasaruddin Umar: Pesantren Adalah Jantung Peradaban Bangsa Indonesia

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
21 Oktober 2025
in Nasional
A A
0
Pesantren

Al Azhar International Islamic Boarding School Karanganyar Jawa Tengah

Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pesantren memiliki peran fundamental dalam membangun peradaban bangsa Indonesia. Ia menyebut, karakter bangsa yang santun dan berakhlak luhur tidak lepas dari kontribusi besar pesantren sebagai pusat spiritualitas, ilmu pengetahuan, dan keadaban.

“Pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan, tetapi jantung peradaban bangsa. Dari pesantren lahir generasi yang tidak hanya cerdas pikirannya, tetapi juga bersih hatinya,” ujar Menag dalam sambutannya pada Malam Anugerah Pesantren Award 2025 di Aula H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Senin (20/10/2025).

Acara tersebut menjadi ajang penghargaan bagi pesantren, santri, dan tokoh bangsa yang berkontribusi besar dalam penguatan pendidikan Islam dan pemberdayaan masyarakat. Turut hadir Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin, jajaran pejabat Kementerian Agama, serta tokoh-tokoh pesantren nasional.

Menag menjelaskan bahwa pesantren adalah lembaga yang mengajarkan ilmu yang bersumber dari Allah SWT, bukan sekadar dari guru semata. “Guru hanyalah perantara. Ilmu itu bukan milik manusia, melainkan milik Allah yang dititipkan kepada mereka yang menjaga kebersihan hati,” tuturnya.

Artikel Terkait

Pembunuh Pacar dengan Palu di Grogol Petamburan Ditembak di Kaki Saat Ditangkap, Polisi Ungkap Motifnya

Istana Akan Pelajari Putusan MK yang Pisahkan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan

Ketahanan Energi Sama Pentingnya dengan Ketahanan Nasional

Ia menambahkan, keberkahan ilmu tidak hanya diukur dari kecerdasan, tetapi juga dari akhlak dan penghormatan santri kepada guru. “Ilmu tidak akan masuk ke hati yang kotor. Hormat kepada guru adalah kunci keberkahan pengetahuan,” tegasnya.

Dalam penjelasannya, Menag mengaitkan tradisi pesantren dengan kisah Nabi Musa dan Khidir dalam Surah Al-Kahfi. Ia menilai pertemuan keduanya menggambarkan pertemuan antara dua sumber ilmu: nalar dan intuisi. “Di Barat, ilmu berkembang dari logika. Di Timur, ilmu tumbuh dari rasa. Pesantren adalah sintesis keduanya, tempat di mana akal dan spiritualitas berjalan seimbang,” jelasnya.

Menurut Menag, keunggulan pesantren terletak pada kemampuannya menjaga keseimbangan antara rasionalitas modern dan nilai-nilai ilahiah. Karena itu, pesantren disebutnya sebagai benteng moral di tengah tantangan globalisasi dan digitalisasi.

Lebih lanjut, Menag memaparkan perkembangan pesat ekosistem pendidikan pesantren di Indonesia. Saat ini, terdapat lebih dari 42 ribu pondok pesantren, 100 ribu madrasah, dan 12,6 juta santri yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. “Ini bukan sekadar angka statistik, melainkan kekuatan sosial dan spiritual yang luar biasa besar. Jika seluruh santri bergerak bersama, Indonesia akan menjadi bangsa yang tak hanya maju, tapi juga bermartabat,” ujar Menag.

Dalam kesempatan tersebut, Menag juga memberikan penghargaan kepada para penerima Pesantren Award 2025, yang meliputi kategori Santri Inspiratif, Pesantren Transformatif, Kepala Daerah Peduli Pesantren, hingga Lifetime Achievement.

“Mereka adalah bukti nyata bahwa pesantren tidak hanya melahirkan ulama, tetapi juga intelektual, inovator, dan penggerak kemanusiaan,” ujar Nasaruddin.

Menutup sambutannya, Menag mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga dan memuliakan tradisi pesantren. “Kesantunan publik yang kita rasakan hari ini lahir dari pesantren. Mari kita jaga tradisi itu agar cahaya pesantren tetap menerangi Indonesia dan dunia,” pungkasnya. (hai)

Topik: PesantrenPesantren Award

TerkaitBerita

Pembunuh Pacar dengan Palu di Grogol Petamburan Ditembak di Kaki Saat Ditangkap, Polisi Ungkap Motifnya
Peristiwa

Pembunuh Pacar dengan Palu di Grogol Petamburan Ditembak di Kaki Saat Ditangkap, Polisi Ungkap Motifnya

oleh Editor : Affandy
31 Juli 2026
Istana Akan Pelajari Putusan MK yang Pisahkan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan
Nasional

Istana Akan Pelajari Putusan MK yang Pisahkan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan

oleh Editor : Affandy
31 Juli 2026
Ketahanan Energi
Nasional

Ketahanan Energi Sama Pentingnya dengan Ketahanan Nasional

oleh Editor : Hairul
31 Juli 2026
TPPO Era Digital
Nasional

Hadapi TPPO Era Digital, Indonesia Perlu Perkuat Regulasi dan Sistem Deteksi Dini

oleh Editor : Hairul
31 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Haier

Haier Cup Indonesia 2026 Resmi Bergulir, Siapkan Talenta Muda Menuju Panggung Asia Tenggara

28 Juli 2026
Triumph Motorcycles Debut di GIIAS 2026, Boyong Speed Twin Café Racer Edition yang Super Langka ke Indonesia

Triumph Motorcycles Debut di GIIAS 2026, Boyong Speed Twin Café Racer Edition yang Super Langka ke Indonesia

31 Juli 2026
Pihak Ruben Onsu Tunjukkan Rekaman CCTV, Bantah Pengakuan Sarwendah

Pihak Ruben Onsu Tunjukkan Rekaman CCTV, Bantah Pengakuan Sarwendah

31 Juli 2026
Hino Connect Hadirkan Fitur Deteksi Dini Kerusakan Kendaraan, Bantu Tingkatkan Produktivitas Armada

Hino Connect Hadirkan Fitur Deteksi Dini Kerusakan Kendaraan, Bantu Tingkatkan Produktivitas Armada

31 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4136 shares
    Share 1654 Tweet 1034
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    625 shares
    Share 250 Tweet 156
  • Bocoran iPhone 18 Series Makin Lengkap, Ini Perbedaan iPhone 18, iPhone 18 Pro, dan iPhone 18 Pro Max

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Bocoran iPhone 18 Pro: Kamera Disebut Bakal Jadi yang Tercanggih Sepanjang Sejarah Apple

    329 shares
    Share 132 Tweet 82
  • Respons Tuntutan Konsumen, Marcom Modernland Siapkan Tim Legal

    326 shares
    Share 130 Tweet 82
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya