Koranindopos.com – Jakarta. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya mengantisipasi potensi kemarau karena fenomena El Nino. Terutama di daerah-daerah yang menjadi sentra produksi yang berpotensi mengalami kekeringan.
Peringatan Tito tersebut sebagai upaya untuk memastikan ketersediaan pangan tetap memadai. Dia meminta pemerintah daerah (pemda) melalui dinas pertanian melakukan upaya antisipasi. ”Misalnya dengan mempercepat proses tanam atau memperbaiki saluran-saluran irigasi agar kebutuhan air terpenuhi,” kata Tito, Senin (12/6).
Tito juga meminta bantuan dari TNI untuk modifikasi cuaca agar hujan turun di daerah-daerah yang rawan kekeringan karena akan membuat rawan pangan. Dia meminta TNI agar membantu mengidentifikasi daerah-daerah yang rawan kekeringan.
”Sebab kondisi tersebut akan membuat produksi komoditas menurun,” ujar Tito. Menurut mantan Kapolri itu, TNI memiliki kemampuan untuk membantu membangun atau memperkuat jaringan irigasi di daerah.
Dengan begitu, lanjut dia, suplai air untuk membantu produksi dapat terpenuhi. Selain itu, TNI juga dapat membantu memodifikasi cuaca sehingga curah hujan bisa terjaga di daerah-daerah rawan kekeringan.
”Ini mungkin kalau bisa tolong dibantu diidentifikasi di daerah-daerah tersebut dan mungkin bisa disampaikan ke jajaran TNI AD, AL, maupun AU,” tandas Tito.










