koranindopos.com – Jakarta. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno memimpin rapat koordinasi yang melibatkan sejumlah menteri untuk membahas implementasi program pemeriksaan kesehatan gratis. Rapat yang berlangsung pada Kamis, 23 Januari 2025, di kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat ini juga dihadiri oleh beberapa pejabat tinggi pemerintah.
Beberapa menteri yang hadir dalam rapat ini antara lain Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji, serta Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Satryo Soemantri Brodjonegoro. Selain itu, hadir pula Kepala Kantor Staf Presiden AM Putranto, Kabarhakam Polri Irjen Pol Fadil Imran, dan Wakil Menteri Imigrasi dan Pekerja Asing Silmy Karim.
Pantauan detikcom, rapat ini berlangsung secara tertutup di ruang rapat lantai 14 Kemenko PMK. Dalam kesempatan tersebut, Menko PMK Pratikno menyampaikan bahwa program pemeriksaan kesehatan gratis merupakan salah satu dari agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto dan masuk dalam kategori quick win yang ingin segera direalisasikan.
“Pagi ini kita mengkoordinasikan pelaksanaan satu prioritas dari Pak Presiden, salah satu dari quick win Bapak Presiden, yaitu pemeriksaan kesehatan gratis,” ujar Pratikno.
Program pemeriksaan kesehatan gratis ini bertujuan untuk memastikan agar seluruh lapisan masyarakat, terutama kalangan kurang mampu, bisa mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan secara mudah dan tanpa biaya. Dengan adanya program ini, diharapkan dapat mendeteksi penyakit lebih awal dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan.
Pratikno menegaskan bahwa rapat ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memastikan berbagai kementerian terkait bisa bergerak cepat untuk merealisasikan program pemeriksaan kesehatan gratis ini. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat melalui layanan kesehatan yang lebih merata.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan para menteri lainnya yang hadir dalam rapat juga menyampaikan berbagai langkah teknis yang perlu diambil untuk memastikan kelancaran pelaksanaan program tersebut, termasuk kolaborasi dengan lembaga pendidikan, fasilitas kesehatan, serta penyuluhan ke masyarakat.
Dengan adanya program pemeriksaan kesehatan gratis, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan kesehatan yang berkualitas tanpa terbebani oleh biaya. Pemerintah juga berharap agar program ini bisa mencakup kelompok usia yang lebih luas, seperti anak-anak, remaja, hingga dewasa, agar lebih banyak orang yang mendapatkan manfaat dari pemeriksaan kesehatan ini.
Program ini, yang direncanakan untuk dilaksanakan segera, diharapkan dapat mengurangi angka penyakit yang tidak terdeteksi pada tahap awal, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.(dhil)










