Koranindopos.com, Jakarta – Industri film Indonesia kembali mendapat sorotan di kancah internasional melalui kehadiran film terbaru dari KlikFilm Studios berjudul Mimpi Keluarga Sempurna. Karya yang digarap oleh sutradara muda Bagas Satrio ini mendapat kesempatan perdana untuk diputar di ajang bergengsi Jakarta World Cinema Week (JWC) 2025, sebuah festival yang setiap tahunnya menjadi ruang temu bagi sineas dan penikmat film dari berbagai negara.
Tayangan perdananya di JWC 2025 disambut dengan apresiasi positif dari penonton festival. Film ini dinilai menghadirkan kisah yang dekat dengan keseharian, namun dibungkus dengan emosi mendalam yang membuat penonton merenungkan kembali arti sebuah keluarga. Keikutsertaan Mimpi Keluarga Sempurna dalam festival tersebut menambah daftar panjang karya-karya Indonesia yang berhasil menembus panggung internasional.
Secara garis besar, film ini menceritakan kehidupan Dere, seorang remaja yang tumbuh besar bersama ibunya, Mar. Setelah sebuah insiden perkelahian dengan teman sekelas, Dere dipindahkan oleh sang ibu ke Yogyakarta untuk memulai kehidupan baru. Mar yang membesarkan Dere seorang diri berharap bisa memberikan masa depan lebih baik, namun keputusan tersebut justru memunculkan pertanyaan dan keraguan dalam diri sang anak. Kisah sederhana ini berkembang menjadi potret kompleks hubungan antara ibu dan anak, dengan dinamika penuh pengorbanan, kesalahpahaman, dan juga cinta yang kerap tak terucapkan.
Sutradara Bagas Satrio menuturkan bahwa ide film ini datang dari pengamatannya terhadap relasi keluarga di sekitar. Menurutnya, banyak anak yang merasa hidup mereka terlalu dibatasi oleh keputusan orang tua. “Saya ingin menunjukkan bahwa cinta orang tua itu tidak selalu mudah dipahami. Ada konflik, ada luka, tapi pada akhirnya selalu ada cinta yang menyatukan. Mimpi Keluarga Sempurna adalah refleksi tentang keluarga dalam segala ketidaksempurnaannya,” jelas Bagas.

Film ini diperkuat oleh akting dua aktris utama, yakni Nurra Datau dan Della Dartyan. Nurra dipercaya memerankan tokoh Dere, karakter yang menurutnya sangat dekat dengan realitas kehidupan remaja masa kini. “Banyak anak remaja yang pernah merasakan bingung, ingin memberontak tapi tetap sayang sama orang tua. Jadi, saya benar-benar merasa relate dengan Dere. Semoga penonton bisa ikut merasakan perjalanan emosinya,” ujar Nurra.
Sementara itu, Della Dartyan menghidupkan karakter Mar, seorang ibu tunggal yang berjuang sekuat tenaga agar anaknya memiliki kehidupan lebih baik. Della mengaku peran ini bukan sekadar tantangan akting, melainkan juga pengalaman berharga yang membuatnya lebih memahami sudut pandang seorang ibu. “Menjadi seorang ibu tunggal yang berusaha terlihat kuat untuk anaknya adalah tantangan besar. Saya kagum pada sosok Mar yang penuh cinta meskipun sering disalahpahami. Saya berharap penonton bisa melihat sisi lembut sekaligus kerasnya cinta seorang ibu,” tutur Della.
Kehadiran Mimpi Keluarga Sempurna di JWC 2025 menjadi momentum penting, bukan hanya bagi KlikFilm Studios, tetapi juga bagi perfilman Indonesia secara keseluruhan. Dengan jalan cerita yang relevan dan akting yang kuat, film ini diharapkan mampu menjangkau penonton lebih luas sekaligus membuka percakapan lebih mendalam tentang arti keluarga di tengah perubahan zaman. (Brg/Kul)










