Kamis, 23 Juli 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home uncategorized

Nusantara Festival UMKM 2022 Ajang Percepat Pengembangan KUMKM Lebih Mapan

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
8 Desember 2022
in uncategorized
A A
0
KUMKM
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta. Nusantara Festival Koperasi dan UMKM 2022 yang digelar di Convention Hall Smesco Jakarta, pada 7-9 Desember 2022 menjadi ajang untuk mempercepat langkah pengembangan koperasi dan UMKM di Indonesia agar semakin mapan dan maju.

Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki dalam video sambutannya pada acara Nusantara Festival Koperasi dan UMKM 2022, secara virtual di Jakarta, Rabu (7/12), mengapresiasi digelarnya event pameran produk KUMKM dirangkai dengan business matching bagi para startup, inkubator, exhibition, dan talkshow.

MenKopUKM pada kesempatan itu menekankan perlunya percepatan pengembangan koperasi dan UMKM yang sistematis, terencana, terintegrasi, dan berkesinambungan. Tujuannya, agar KUMKM semakin kuat dalam menghadapi tantangan kompleks yang berpotensi krisis tahun depan.

“Jalan utama agar ekonomi Indonesia tetap kokoh, adalah dengan pengembangan koperasi dan UMKM yang holistik. Kita harus keluar dari jebakan pendekatan survival ke pendekatan kewirausahaan,” ujar Menteri Teten.

Artikel Terkait

Bukan Jadi Siomay, Ikan Sapu-sapu Diolah Menjadi Pakan Maggot di Jakarta Barat

Badan Pengkajian MPR Soroti Ketidaksesuaian Pelaksanaan Desentralisasi dan Otonomi Daerah

Vietnam Bongkar Sindikat Judi Piala Dunia Bernilai Rp 2,3 Triliun

Ditegaskan Teten, ekosistem usaha yang kuat, sehat, terhubung hulu-hilir yang saat ini tengah dirajut, yakini harus terus dilakukan agar KUMKM terus berkembang, naik kelas, dan kesejahteraan pelaku usaha meningkat. Tidak bisa lagi KUMKM berjalan sendiri-sendiri, harus saling berkolaborasi.

“Untuk koperasi, ekosistem terus dibangun melalui pendampingan digitalisasi, berbasis komoditas, dan akses pembiayaan. Sedangkan UMKM, ekosistem yang diperkuat mulai dari sisi produksi, kemitraan, pendanaan, hingga pemasaran,” kata MenKopUKM.

Saat ini menurutnya, beberapa model bisnis dan pemanfaatan inovasi dan teknologi melalui koperasi sedang berjalan. Mulai dari membangun kemandirian petani sawit swadaya melalui pembangunan pabrik minyak makan merah, Program Solusi Untuk Koperasi (Solusi) Nelayan, guna menjamin ketersediaan akses BBM (Bahan Bakar Minyak) Solar Bersubsidi bagi nelayan kecil, hingga pembangunan rumah produksi bersama.

“Di dalam Convention Hall Smesco ini, Bapak Ibu sudah melihat stand-stand koperasi, UMKM, dan mitra LPDB. Hal itu adalah bagian dari ekosistem yang sedang kami bangun dan dampingi. Silakan berkunjung dan pelajari model bisnisnya, sesuai dengan konsep yang saya sebutkan tadi,” kata Menteri Teten.

Ia berharap, melalui Kegiatan Nusantara Festival Koperasi dan UMKM itu, peran seluruh pihak dapat dimaksimalkan untuk mempercepat pertumbuhan ekosistem koperasi dan UMKM yang sehat, menuju Indonesia mandiri dan sejahtera.

Tercatat sepanjang 2022, transaksi dalam business matching yang dilakukan KUMKM melalui inisiasi dan fasilitasi KemenKopUKM bersama para mitra telah mencapai Rp37 miliar.

Jumlah tersebut terdiri dari kesepakatan business matching sebesar Rp23 miliar dari KUMKM di bawah koordinasi LPDB-KUMKM dan sisanya Rp14 miliar berasal dari KUMKM di bawah binaan Deputi Bidang UKM KemenKopUKM. Hingga tahun 2025 ditargetkan business matching melalui fasilitasi KemenKopUKM bisa mencapai Rp100 miliar.

Deputi Bidang Perkoperasian KemenKop UKM Ahmad Zabadi yang hadir secara offline dalam acara itu mengatakan, kegiatan Nusantara Festival Koperasi dan UMKM merupakan upaya KemenKopUKM untuk mendorong KUMKM naik kelas, sekaligus sebagai pembuktian kepada para mitra terhadap beberapa program pendampingan KUMKM di kementerian maupun unit kerja LPDB KUMKM selama setahun berjalan.

“Kami ingin menjadikan program ini sebagai sebuah festival tahunan. Menampilkan KUMKM terbaik dan pilihan dari hasil pendampingan. Ada sekitar 31 koperasi yang ditampilkan bersama 6 UMKM yang bergerak di sektor furnitur, kuliner, alat kesehatan, dan lainnya. Serta apresiasi kepada 15 lembaga inkubator bisnis mitra LPDB,” katanya.

Secara khusus kata Zabadi, Nusantara Festival ini ingin membuka pengetahuan kepada masyarakat secara umum tentang koperasi.

Ia mengatakan, banyak koperasi, khususnya koperasi di sektor riil yang sukses. Seperti Koperasi Paramaseta yang melakukan pendampingan terhadap ratusan petani pembudidaya kacang koro.

Di mana bahan kacang koro ini mampu menjadi substitusi impor kedelai yang lebih murah. Mengingat selama ini ketersediaan kedelai terbilang langka dan mahal sebagai bahan utama pembuatan tempe tahu.

“Kami juga mendorong kepada BUMN untuk melakukan pendampingan serta pembiayaan, agar koperasi memproduksi lebih banyak kacang koro untuk memenuhi kebutuhan kedelai dalam negeri,” ujar Zabadi.

Begitu juga dengan koperasi para petani sawit, yang saat ini telah dikonsolidasikan untuk hilirisasi produk sawit dalam memproduksi minyak makan merah. KemenKopUKM bersama BPDPKS dan PTPN III siap melaunching 3 pabrik piloting minyak makan merah oleh koperasi yang berlokasi di Deli Serdang, Asahan, dan Langkat, Sumatra Utara.

Senada, Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN Loto Srinaita Ginting berjanji akan semakin mempererat hubungan kerja sama serta kolaborasi antara UMKM dan BUMN. Pemerintah katanya, sangat serius mendorong UMKM maupun koperasi untuk terus maju, naik kelas bersama dengan usaha besar.

“Kementerian BUMN pada Mei 2022, memberikan apresiasi kepada mitra BUMN yang berkualitas layanannya. Ada kategori Koperasi UMKM, yakni 2 koperasi yang menerima penghargaan. Ini menujukkan bahwa kami dalam memberikan penghargaan bukan hanya kepada kelompok usaha besar, seperti BUMN atau swasta, tapi juga kelompok koperasi dan UMKM,” katanya.

Loto menegaskan, pihaknya menyambut baik kerja sama dan sinergi yang dilakukan LPDB yang memberikan pembiayaan kepada koperasi. Di mana koperasi mewadahi anggotanya yaitu UMKM. Kemudian koperasi sebagai agregator yang menghubungkan dengan usaha besar termasuk BUMN.

“Kolaborasi yang sangat baik. Karena bagi usaha besar, mereka akan terkendala kalau berhubungan langsung dengan entitas yang terlalu kecil. Sementara jika entitas tergabung dalam koperasi menjadi suatu kekuatan besar, termasuk membantu BUMN dalam mengkurasi produk UMKM sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan,” ujarnya.

Tak hanya itu, komitmen BUMN dengan UMKM kata Loto, sangatlah nyata. Sebelumnya juga telah terjalin kemitraan rantai pasok UMKM dengan 17 BUMN, tak hanya membuat BUMN sebagai offtaker yang membeli tapi juga BUMN sebagai supplier.

Di mana ada permintaan dari kelompok KUMKM terkait kebutuhan bahan baku yang diproduksi oleh BUMN, sehingga bisa difasilitasi.

“Kami memfasilitasi permintaan kayu antara kelompok industri UMKM mebel atau furnitur dengan Perhutani. Pelaku usaha komponen juga dipenuhi kebutuhannya akan ketersediaan logam atau baja oleh PT Krakatau Steel (Persero) Tbk,” kata Loto.

Termasuk pembiayaan dari BUMN baik dari sektor bank dan nonbank, serta pemasaran produk UMKM lewat Pasar Digital (PaDi).

Ia berharap, Nusantara Festival UMKM menjadi ajang bagi KUMKM untuk bisa memanfaatkan kesempatan tersebut. Karena memang saat ini, mulai dari Pemda, K/L, hingga BUMN sudah membuka diri lebih besar lagi perhatiannya, untuk berbelanja produk lokal buatan UMKM dan koperasi.

Topik: Festival UMKMKUMKMUMKM

TerkaitBerita

Bukan Jadi Siomay, Ikan Sapu-sapu Diolah Menjadi Pakan Maggot di Jakarta Barat
uncategorized

Bukan Jadi Siomay, Ikan Sapu-sapu Diolah Menjadi Pakan Maggot di Jakarta Barat

oleh Editor : Affandy
18 Juli 2026
Ketua Kelompok III Badan Pengkajian MPR RI, Hindun Anisah
uncategorized

Badan Pengkajian MPR Soroti Ketidaksesuaian Pelaksanaan Desentralisasi dan Otonomi Daerah

oleh Editor : Hairul
17 Juli 2026
SINDIKAT JUDI: Kepolisian Ho Chi Minh menangkap 85 orang terkait dengan dua sindikat taruhan berskala besar senilai total US$133 juta atau sekitar Rp 2,3 triliun. (Foto: koran-jakarta.com/CNA/Facebook/Kepolisian Ho Chi Minh)
uncategorized

Vietnam Bongkar Sindikat Judi Piala Dunia Bernilai Rp 2,3 Triliun

oleh Editor : Memoarto
8 Juli 2026
MG 07 Resmi Diproduksi, Sedan Liftback Listrik Berdaya Jelajah 650 Km Siap Ramaikan Pasar Global
uncategorized

MG 07 Resmi Diproduksi, Sedan Liftback Listrik Berdaya Jelajah 650 Km Siap Ramaikan Pasar Global

oleh Editor : Affandy
6 Juli 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Kedubes Inggris Buka Pelatihan Gratis Safe & Smart 2026, Guru SMP dan SMA Bisa Daftar

Kedubes Inggris Buka Pelatihan Gratis Safe & Smart 2026, Guru SMP dan SMA Bisa Daftar

23 Juli 2026
5 Manfaat Buah Anggur bagi Kesehatan, Kaya Antioksidan hingga Baik untuk Jantung

5 Manfaat Buah Anggur bagi Kesehatan, Kaya Antioksidan hingga Baik untuk Jantung

23 Juli 2026
IHSG Berpotensi Bergejolak, AllianzGI: Arah Kebijakan The Fed Masih Jadi Penentu

IHSG Berpotensi Bergejolak, AllianzGI: Arah Kebijakan The Fed Masih Jadi Penentu

23 Juli 2026
Harga Emas Berpotensi Terkoreksi Sehat, Dupoin Futures: Tren Bullish XAUUSD Masih Terjaga

Harga Emas Berpotensi Terkoreksi Sehat, Dupoin Futures: Tren Bullish XAUUSD Masih Terjaga

23 Juli 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    4009 shares
    Share 1604 Tweet 1002
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    580 shares
    Share 232 Tweet 145
  • Sertifikat Belum Juga Terbit, Ratusan Konsumen Tuntut Bos Modernland William Honoris Tanggung Jawab  

    328 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Lionel Messi Gagal Raih Bola Emas, Media Argentina Kritik FIFA

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Lionel Messi Berpeluang Tutup Piala Dunia Dengan 3 Penghargaan Prestisius

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya