Koranindopos.com – Jakarta. Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya, mencatat sejarah baru dalam Pilkada serentak 2024. Dengan partisipasi lima pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati periode 2024-2029, hasil hitung cepat menunjukkan keunggulan sementara diraih paslon nomor urut 3, Thomas Ewit Marot Kofiaga dan Phiter Mambrasar (Thopi).
Paslon independen ini berhasil mengumpulkan 4.911 suara atau 26 persen dari total suara masuk. Thomas Ewit Marot Kofiaga, pun mengucapkan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan masyarakat.
“Puji Tuhan, ini pertama kalinya dalam sejarah Kabupaten Tambrauw, jalur independen keluar sebagai pemenang. Terima kasih kepada masyarakat Tambrauw, tim sukses, KPUD, KPU, aparat keamanan, dan masyarakat adat yang telah mendukung Pilkada berjalan aman dan lancar,” ungkapnya melalui keterangan resminya.
Thomas berharap hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak jauh berbeda dengan quick count. Jika resmi terpilih, dirinya bersama Phiter Mambrasar berkomitmen memprioritaskan program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. “Program pangan menjadi prioritas utama, khususnya di sektor pertanian, diikuti dengan pendidikan dan kesehatan,” tambahnya.

Pengalaman Thomas sebagai mantan pegawai Dinas Pertanian menjadi modal penting dalam memahami potensi dan tantangan di Kabupaten Tambrauw. Ia menekankan pentingnya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal agar masyarakat memiliki akses layanan pendidikan dan kesehatan berkualitas tanpa harus ke ibu kota provinsi.
“Kami ingin membangun Tambrauw yang maju dan merata,” tegasnya.
Selain sektor pertanian, Thomas juga menyoroti kekayaan alam dan budaya Kabupaten Tambrauw untuk dijaga.
“Kabupaten ini memiliki potensi besar di sektor pariwisata, seni, dan budaya. Kita harus menjaga dan mencintai alam serta adat-istiadat masyarakat Tambrauw,” ujarnya.
Hasil Quick Count Pilkada Tambrauw 2024 berdasarkan hitung cepat, berikut rincian perolehan suara kelima paslon:
1. Yebran-Petrus: 3.653 suara (19 persen)
2. Yeskel-Paulus: 4.429 suara (24 persen)
3. Thomas-Phiter: 4.911 suara (26 persen)
4. Niko-Maria: 3.204 suara (17 persen)
5. Hans-Harun: 2.617 suara (14 persen)
Dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 22.766, suara masuk mencapai 18.694 atau 82 persen, dengan suara rusak hanya 12.










