Rabu, 3 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home uncategorized

Pelayanan Transjakarta Kian Buruk, YLKI Buka Posko Pengaduan

Editor : Hana oleh Editor : Hana
12 Oktober 2022
in uncategorized
A A
1
Transjakarta

FOTO: TRANSJAKARTA.CO.ID TANPA SOLUSI: Armada Transjakarta melintas di jalan protokol. Penerapan sistem tap in tap out oleh PT JLI pada layanan Transportasi Jakarta masih bermasalah.

Share on FacebookShare on Twitter

Koranindopos.com, JAKARTA – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) membuka posko pengaduan konsumen Transjakarta (TJ) yang merasa dirugikan. Terutama pasca penerapan kebijakan baru sistem ticketing.

Sebagimana diberitakan sebelumnya, penerapan sistem tap in tap out oleh PT Jaklingko Indonesia (JLI) pada layanan Transportasi Jakarta sudah berlangsung selama sepekan. Namun, sistem tersebut masih bermasalah. Masih ada pengguna TJ yang menemukan kartu elektroniknya dipotong dua kali saat melakukan tap in tap out. Bukan hanya itu, penerapan sistem yang merugikan pengguna TJ saat penerapan awal sistem tersebut belum ada solusi yang memuaskan.

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi menuturkan, sejak awal sistem tersebut diterapkan banyak pengguna TJ yang dirugikan. ”Sejak diterapkan 4 Oktober lalu, sistem tap in tap out itu mempanjang antrean karena infrastruktur yang ada belum memadai tapi sudah dipaksakan tanpa ada sosialisasi. Akibatnya, penumpang yang dirugikan, baik dari segi waktu maupun dari segi uang,” katanya.

Tulus menyebutkan, ada beberapa masalah yang terjadi akibat penerapan sistem JLI pada layanan TJ tersebut. Pertama, dari segi waktu terjadi antrean saat akan masuk maupun keluar halte TJ karena tidak semua kartu bisa sukses sekalitaping. Pengguna layanan TJ memerlukan waktu yang lebih lama untuk bisa tap in tap out. ”Normalnya, taping hanya butuh waktu dua detik saja, tapi ada yang sampai 10 detik dan gagal. Kondisi seperti ini terutama terjadi pada sore hari di halte-halte yang sibuk. Konsekuensinya makin memperpanjang antrean. Kondisi yang sama juga terjadi di layanan non koridor, mereka tidak bisa sukses taping sekali, akhirnya bus berhenti lebih lama dan itu berdampak terganggunya lalu lintas di jalur tersebut,” terangnya.

Artikel Terkait

Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku

UM-PTKIN 2026 Perketat Pengawasan, Gunakan Alat Detektor dan Sistem SSE

BW Express Jakarta Hadir di Tanah Abang, Tawarkan Akses Strategis dan Promo Menarik Mei 2026

Masalah kedua, dari segi uang, banyak penumpang mengeluhkan saldonya terpotong dua kali bahkan lebih, sehingga mereka merasa dirugikan TJ. Ketika komplain kepada petugas di halte, hanya diarahkan melapor ke nomor aduan yang dipasang di halte-halte. ”Bagi penumpang ini bukan solusi, karena ketika mengadu, sudah kehilangan pulsa, tapi uang belum tentu kembali,” kata Tulus.

Dia menyebutkan, penerapan sistem yang belum matang tersebut akan merugikan TJ. Sebab, akan banyak pengguna layanan TJ yang akan meninggalkan TJ karena tidak mau antre panjang, repot taping saat masuk maupun keluar, dan saldo yang terpotong lebih dua kali.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria menuturkan, permasalahan sistem tersebut masih terus diperbaiki. ”Masalah itu terus kami perbaiki. Tujuan (sistem) itu sangat baik,  supaya kami tau dia masuk di mana dan keluar di mana. Dengan sistem terintegrasi tersebut, kita jadi tau perjalanan orang, dari mana ke mana,” katanya. Jadi, lanjutnya, tujuannya bukan supaya bayar dua kali. (wyu/mmr)

Topik: aniesbuswayDkiJAKARTAPT JLITransjakarta

TerkaitBerita

Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku
uncategorized

Ayu Azhari Bawa Nuansa Bangka dalam Film Suamiku Lukaku

oleh Editor : Akula
22 Mei 2026
UM-PTKIN 2026 Perketat Pengawasan, Gunakan Alat Detektor dan Sistem SSE
uncategorized

UM-PTKIN 2026 Perketat Pengawasan, Gunakan Alat Detektor dan Sistem SSE

oleh Editor : Affandy
13 Mei 2026
BW Express Jakarta Hadir di Tanah Abang, Tawarkan Akses Strategis dan Promo Menarik Mei 2026
Traveling

BW Express Jakarta Hadir di Tanah Abang, Tawarkan Akses Strategis dan Promo Menarik Mei 2026

oleh Editor : Doe
5 Mei 2026
Jetour X50e
uncategorized

Jetour Tunda Peluncuran Mobil Listrik X50e di Indonesia, Fokus Matangkan Ekosistem

oleh Editor : Hana
3 Mei 2026

Comments 1

  1. Barakatak says:
    4 tahun lalu

    Pengaduan doang ditanggapi engga apalalgi di bela semuanya bela pejabat takut kehilangan proyek padahal.mati ga bawa banda jadinrebutan diang

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Kebakaran Kemayoran Sisakan Puing-Puing, 304 Bangunan Musnah dan 620 Warga Mengungsi

Kebakaran Kemayoran Sisakan Puing-Puing, 304 Bangunan Musnah dan 620 Warga Mengungsi

3 Juni 2026
Marak Penipuan Haji, AMPHURI Imbau Masyarakat Jangan Tergiur Biaya Murah dan Janji Berangkat Instan

Marak Penipuan Haji, AMPHURI Imbau Masyarakat Jangan Tergiur Biaya Murah dan Janji Berangkat Instan

3 Juni 2026
PUTUS ASA: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadiri sebuah sesi sidang di parlemen Israel, Knesset, di Yerusalem, pada 17 Juli 2024. (Foto Ilustrasi: AP/Ohad Zwigenberg)

Frustrasi Dengan Trump,  Netanyahu Klaim Rezim Iran Akan Jatuh

3 Juni 2026
NOMOR SAKRAL: Nomor punggung 19 bagi Lamine Yamal sarat historis. Dia mempertahankan angka tersebut di Timnas Spanyol selama Piala Dunia 2026. (Foto Ilustrasi: REUTERS/Albert Gea)

Lamine Yamal Tak Mau Ganti Nomor Punggung 19 di Piala Dunia 2026

3 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3372 shares
    Share 1349 Tweet 843
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    392 shares
    Share 157 Tweet 98
  • Isuzu Panther Reborn 2026 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 288 Jutaan dengan Skema Kredit Fleksibel

    694 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Edukasi Komunitas Forex Bandung, Didimax Ingatkan Pentingnya Transaksi Mandiri Demi Keamanan Dana

    311 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Puluhan Warga Antusias Ikuti Cek Gula Darah Gratis

    310 shares
    Share 124 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya