Rabu, 24 Juni 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Opini
  • More
Home Nasional

Pemerintah Tambah 100 Lokasi Baru Sekolah Rakyat, Total Jadi 200 Titik Mulai Agustus 2025

Editor : Hairul oleh Editor : Hairul
28 Juni 2025
in Nasional
A A
0
Sekolah Rakyat
Share on FacebookShare on Twitter

koranindopos.com – Jakarta,  Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penambahan 100 lokasi baru untuk program Sekolah Rakyat (SR), yang akan mulai dibuka pada Agustus hingga September 2025. Dengan penambahan ini, total jumlah Sekolah Rakyat yang dirintis akan mencapai 200 lokasi di seluruh Indonesia.

Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Presiden dari Rusia, dan dikonfirmasi oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Robben, dalam keterangannya di Jakarta pada Sabtu (28/6). “Program Sekolah Rakyat ini adalah gagasan langsung Presiden, bukan program Kementerian Sosial, namun tentu perlu didukung oleh semua pihak,” ujarnya.

Penambahan lokasi akan memanfaatkan gedung Balai Latihan Kerja (BLK) yang dimiliki oleh Kementerian Tenaga Kerja maupun pemerintah daerah (provinsi, kabupaten, dan kota). BLK tersebut digunakan dalam tahap rintisan kedua program prioritas nasional ini.

Untuk tahap awal, sebanyak 100 titik rintisan telah ditetapkan dan mulai melaksanakan proses pembelajaran sejak Juli 2025. Pemerintah juga telah menyiapkan 100 lahan dengan luas minimal 6,3 hingga 10 hektare yang akan mulai dibangun pada Agustus.

Artikel Terkait

Kemnaker Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan

Menteri Mukhtarudin Resmikan Migrant Center Pertama di Kalimantan, Rektor ULM Sambut Strategi Baru SDM

Kementerian HAM: Dugaan Penyekapan Wanita di Bandung Penuhi Unsur Pelanggaran HAM

“Konsep Sekolah Rakyat ini mirip dengan SMA Taruna Nusantara, namun mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA, dan seluruh fasilitasnya 100 persen dibiayai oleh APBN,” jelas Robben.

Sekolah Rakyat dirancang dengan sistem boarding school (sekolah berasrama) dan menyelenggarakan pendidikan formal nasional yang dipadukan dengan penguatan karakter, literasi digital, dan pendidikan keterampilan. Tujuannya adalah membentuk generasi emas Indonesia 2045 yang tangguh dan siap menghadapi tantangan masa depan.

“Anak-anak akan dibekali tidak hanya pendidikan akademik, tapi juga keterampilan agar 20 tahun ke depan mereka menjadi bagian dari Indonesia Emas,” tambah Robben.

Selama masa rintisan, bangunan sekolah akan menggunakan skema pinjam pakai gedung selama satu tahun. Pemerintah akan merenovasi gedung tersebut, dan mengembalikannya dalam kondisi layak pakai ke pemerintah daerah. Setelah itu, sekolah-sekolah rintisan ini akan dipindahkan ke gedung permanen yang dibangun khusus oleh pemerintah pusat.

Selain menyasar siswa, program Sekolah Rakyat juga memperhatikan kesejahteraan ekonomi keluarga. Orang tua siswa akan menerima bantuan pemberdayaan ekonomi, dan rumah-rumah tidak layak huni akan diperbaiki.

Program ini merupakan respons Presiden terhadap tingginya angka anak tidak sekolah di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik:

  • Sebanyak 227 ribu anak usia SD belum atau tidak pernah sekolah

  • Sekitar 499 ribu anak usia SMP tidak sekolah

  • Tercatat 3,4 juta anak usia SMA belum atau tidak bisa bersekolah

Berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional, sebanyak 76 persen keluarga menyebut alasan ekonomi sebagai penyebab utama anak putus sekolah. Bukan biaya sekolah yang menjadi kendala utama, melainkan biaya pendukung seperti seragam dan transportasi.

Presiden Prabowo juga telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pengentasan Kemiskinan. Perpres ini memerintahkan seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk berkolaborasi dalam menyukseskan program Sekolah Rakyat dan menurunkan angka putus sekolah secara signifikan.

Hingga saat ini, sudah ada 357 provinsi, kabupaten, dan kota yang mendukung program ini. Namun, Robben menegaskan pentingnya peran semua daerah, terutama yang belum bergabung, untuk ambil bagian dalam upaya besar membangun masa depan generasi muda Indonesia. (hai)

Topik: Sekolah Rakyat

TerkaitBerita

Kemnaker Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan
Nasional

Kemnaker Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan

oleh Editor : Anggoro
24 Juni 2026
Menteri Mukhtarudin Resmikan Migrant Center Pertama di Kalimantan, Rektor ULM Sambut Strategi Baru SDM
Nasional

Menteri Mukhtarudin Resmikan Migrant Center Pertama di Kalimantan, Rektor ULM Sambut Strategi Baru SDM

oleh Editor : Doe
24 Juni 2026
Kementerian HAM: Dugaan Penyekapan Wanita di Bandung Penuhi Unsur Pelanggaran HAM
Nasional

Kementerian HAM: Dugaan Penyekapan Wanita di Bandung Penuhi Unsur Pelanggaran HAM

oleh Editor : Affandy
24 Juni 2026
Briptu Nanda Gugur Saat Selamatkan Anak yang Terseret Arus di Maluku
Peristiwa

Briptu Nanda Gugur Saat Selamatkan Anak yang Terseret Arus di Maluku

oleh Editor : Affandy
23 Juni 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Jakarta

Direkomendasikan

Kemnaker Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan

Kemnaker Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan

24 Juni 2026
Polisi Bubarkan Rencana Balap Liar di Duren Sawit, Delapan Motor Diamankan

Polisi Bubarkan Rencana Balap Liar di Duren Sawit, Delapan Motor Diamankan

24 Juni 2026
LSF RI Buka Program Magang 2026, Mahasiswa Semester 5 ke Atas Bisa Daftar

LSF RI Buka Program Magang 2026, Mahasiswa Semester 5 ke Atas Bisa Daftar

24 Juni 2026
Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah ke Level Rp17.960

Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah ke Level Rp17.960

24 Juni 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    3551 shares
    Share 1420 Tweet 888
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    441 shares
    Share 176 Tweet 110
  • Marco Bezzecchi Kena Sanksi Berat Setelah Pukul Marshal

    317 shares
    Share 127 Tweet 79
  • Swiss vs Kanada Perebutkan Puncak Klasemen Grup B

    316 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Dua Pabrik Komponen Otomotif Jepang di Jatim Dikabarkan Bakal PHK Ribuan Karyawan, Produksi Disebut Pindah ke Vietnam

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya