Rabu, 28 Oktober 2026
  • Masuk
Indopos
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Indopos
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
Home Megapolitan

Pemkot Tangerang Bantah Klaster Sekolah

Admin oleh Admin
9 Oktober 2021
in Megapolitan, tidak kategori
A A
0
Teks

keterangan

Share on FacebookShare on Twitter

KOTA TANGERANG, koranindopos.com – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Dini Anggraeni membantah soal klaster pembelajaran tatap muka (PTM). Menurutnya, mereka tertular di luar sekolah. Hal itu diketahui dari hasil tracing para siswa yang menunjukkan interaksi di banyak tempat. ’’Maka, sekali lagi, ini bukan klaster PTM terbatas,’’ ujar Dini kepada awak media Jumat (8/10). 

Selain itu, hanya ada satu siswa yang positif Covid-19 di satu kelas atau bahkan satu sekolah. Bahkan, dari hasil tracing kontak erat hingga 2 Oktober, hanya ditemukan lima kasus. 

   ’’Tiga merupakan kontak erat keluarga dan dua kontak erat sekolah. Namun, itu semua dari alur tracing atau kontak erat yang berbeda-beda, tidak dalam satu jaringan kontak erat,” lanjutnya. 

   Karena itu, Dini mengharapkan dukungan orang tua dalam keberlangsungan pelaksanaan PTM terbatas. Prinsipnya, protokol kesehatan (prokes) harus dijaga secara ketat, baik di rumah maupun lingkungan sekitar. 

Artikel Terkait

Penggerebekan Narkoba di Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Amankan 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Tumpukan Sampah Meluber ke Jalan Raya Cilincing Koja, Diduga Akibat Dialihkan Saat TPS Kober Tutup

Dikira Suara Lemparan Batu, Kap Mobil Ford di Showroom Cibubur Penyok Dihantam Peluru Nyasar

   Dia mendorong seluruh warga sekolah untuk segera menjalani vaksinasi Covid-19. Sebab, vaksinasi bisa membuat positivity rate PTM terbatas menjadi kecil serta CT value tinggi. 

   Vaksinasi, tutur Dini, sangat mendukung program PTM dan menjaga siswa dari paparan virus Covid-19 kategori berat. ’’Mereka yang ditemukan terpapar kini hanya menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing,” katanya. 

   Sebelumnya, Dinkes Kota Tangerang melakukan skrining atau swab PCR terhadap siswa di 53 sekolah. Dari 2.638 sampel yang diambil, 69 warga sekolah dinyatakan positif Covid-19. Ke-69 pasien baru berasal dari 35 sekolah. 

   Mereka terdiri atas 2 guru, 1 petugas TU, dan 66 siswa. ’’Semua ditemukan dalam kondisi tidak bergejala dengan rata-rata CT value-nya di atas 35. Artinya, potensi penularannya sangat rendah,” katanya. 

   Dinkes akan terus melakukan tracing swab acak di sekolah yang telah menerapkan PTM terbatas. Swab bakal dilakukan hingga tahap ketiga. Tracing acak juga akan terus dilakukan secara berkala untuk pencegahan dini klaster sekolah.

   Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Tangerang Jamaluddin mengaku telah menutup sekolah yang siswanya tertular Covid-19. Meski banyak siswa yang terpapar, dia mengklaim tidak memengaruhi restu pelaksanaan PTM dari orang tua. ’’Kan kita bukan klaster dan yang positif bukan karena sekolah, tapi karena di rumahnya atau di masyarakat,’’ tuturnya. 

   Hal itu, kata Jamaluddin, terlihat dari adanya pihak keluarga atau lingkungan dari siswa yang juga terpapar Covid-19. ’’Masih ada beberapa keluarga yang ini juga (positif). Saya rasa bukan karena sekolah lah,’’ ujarnya. (ist/brg)

TerkaitBerita

Penggerebekan Narkoba di Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Amankan 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin
Megapolitan

Penggerebekan Narkoba di Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Amankan 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

oleh Editor : Affandy
28 Oktober 2026
Tumpukan Sampah Meluber ke Jalan Raya Cilincing Koja, Diduga Akibat Dialihkan Saat TPS Kober Tutup
Megapolitan

Tumpukan Sampah Meluber ke Jalan Raya Cilincing Koja, Diduga Akibat Dialihkan Saat TPS Kober Tutup

oleh Editor : Affandy
27 Oktober 2026
Dikira Suara Lemparan Batu, Kap Mobil Ford di Showroom Cibubur Penyok Dihantam Peluru Nyasar
Megapolitan

Dikira Suara Lemparan Batu, Kap Mobil Ford di Showroom Cibubur Penyok Dihantam Peluru Nyasar

oleh Editor : Affandy
27 Oktober 2026
Kepsek SMPN di Tangsel Klaim Sudah Telusuri Dugaan Perundungan 14 Siswi Sebelum Viral
Megapolitan

Kepsek SMPN di Tangsel Klaim Sudah Telusuri Dugaan Perundungan 14 Siswi Sebelum Viral

oleh Editor : Affandy
26 Oktober 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Direkomendasikan

Ari Irham Kewalahan Jalani Adegan Kesurupan Berulang Kali di Hajatan Setan

Ari Irham Kewalahan Jalani Adegan Kesurupan Berulang Kali di Hajatan Setan

28 Oktober 2026
Tantangan Terberat Taskya Namya, Menjiwai Karakter Marni di Film Horor Rambut Sewu

Tantangan Terberat Taskya Namya, Menjiwai Karakter Marni di Film Horor Rambut Sewu

28 Oktober 2026
Penggerebekan Narkoba di Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Amankan 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Penggerebekan Narkoba di Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Amankan 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

28 Oktober 2026
Pantograf Berpercikan Api di Stasiun Jakarta Kota, KAI Commuter Siapkan Rangkaian Pengganti

Pantograf Berpercikan Api di Stasiun Jakarta Kota, KAI Commuter Siapkan Rangkaian Pengganti

28 Oktober 2026

Terpopuler

  • Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    Perdana, Kemenag-LPDP Siapkan 10.000 Kuota Beasiswa Pendidikan Profesi Guru

    5109 shares
    Share 2044 Tweet 1277
  • Mayoritas Menteri Disentil Presiden, Menag Ingatkan Bawahannya Membeli Produk Dalam Negeri

    1111 shares
    Share 444 Tweet 278
  • Singapura Ancam Tutup Bisnis Tujuh Perusahaan Dalang Karhutla

    321 shares
    Share 128 Tweet 80
  • MU Hanya Dua Kali Menang, Nasib Michael Carrick di Ujung Tanduk

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Bareskrim Polri Tangkap 4 Tersangka Pengelola Situs Judi Online Boxkia.com

    313 shares
    Share 125 Tweet 78
  • Tentang Kami
  • Redaksi Indopos
  • Pedoman Media Siber
  • Sitemap
Kontak Kami : 0899 064 8218

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada Hasil
Lihat semua hasil
  • Home
  • Nasional
    • Politik
    • Peristiwa
    • Pendidikan
  • Megapolitan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Infrastruktur
    • Properti
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Elektronik
    • Gadget
  • Otomotif
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Badminton
  • Opini
  • More
    • Edukatif & Inspiratif
    • Internasional
    • Iklan
    • Seni dan Budaya
    • Religi
    • Catatan Ringan
    • Ruang Pajak
    • Kuliner
    • Traveling
    • Film dan Musik

© 2026. Indopos Menyajikan Berita Aktual dan Terpercaya